
Sambil menutup mata dan hidung serta mulut nya.Calista bersembunyi .
Terlihat burung gagak memutar kesana kemari , seperti sedang mencari sesuatu.
Benar saja , burung itu menemukan persembunyian Calista...
Tapi ia tak mengetahui Calista ada di sebelah nya , karena Calista sudah menutup hidung dan mulut nya.agar burung gagak itu tak mengetahui keberadaan nya.
Eak....eak...eak..
Merasa tak mendapatkan mangsa nya.
Akhirnya burung gagak itu pergi ...terbang dengan mata masih mencari -cari keberadaaan Calista.
"Huff....akhir nya burung itu pergi ." menghapus keringat di dahi nya.
"Ada apa sebenarnya ??.
"Kenapa burung gagak itu seperti mengincar ku " batin Calista dalam hati , tetap menutup mulut dan hidung nya.
Dengan badan Calista yang penuh dengan luka , ia berjalan mencari jalan pulang .
Ia tak sadar jika , sudah berjalan memasuki hutan belantara.
"Aduh....lelah sekali " ucap nya sambil menjatuhkan badan . setengah berbaring.
Karena terlalu lelah akhirnya Calista tertidur.
Hingga pagi tiba...
Matahari menyinari wajah Calista yang penuh dengan luka...
Calista masih tertidur , hingga tak menyadari harimau menghampiri nya.
Sangat menyeramkan , sang harimau itu mengendus - endus tubuh Calista.
__ADS_1
Meyakinkan apa tubuh Calista masih hidup atau sudah mati...agar ia bisa menyantap dengan santai
Harimau itu terus mengendus tubuh Calista dan membolak balikkan tubuh nya yang lemah
Alangkah terkejut nya Calista ketika ia.membuka mata , ada harimau di samping nya .
"Ya Tuhan....yang membangunkan aku harimau " batin Calista perlahan pura - pura menutup mata.
Seperti ada yang menyuruh nya harimau itu duduk di sebelah Calista.
"Aku harus bagaimana ??? " batin Calista dalam hati.
Calista melirik dan menelusuri tiap inci tubuh harimau.
"Harimau itu mulai menjilat - jilat tubuh Calista.
"ya Tuhan , tolong aku "jerit Calista dalam hati .
Auuum....
Kembali menjilat tubuh Calista.
"Caliats , kamu dengar suara saya nak ??? " terdengar suara seseorang dari jauh .
"Seperti suara Pakpe " batin Calista , tak berani membuka mata...
"Ya ini Pakpe " yang ternyata suara Pakpe
****
"Tolong saya pakpe ' suara Calista yang mulai putus asa.
"Berdoa , jangan takut....cepat sebelum harimau itu memakan mu "perintah pakpe.
Calista berdoa meminta pertolongan dari sang maha pencipta .
__ADS_1
Entah mengapa , seperti ada yang mengusir nya.perlahan harimau itu berdiri dan berjalan meninggalkan Calista...
"Terima kasih TUHAN ," doa Calista sambil memegang dada nya yang berdebar .
"Terima kasih Pakpe " ucap Calista melihat kekanan dan kiri.
"Sama - sama...
kamu berjalan ke arah kiri , jangan lurus.
jika lurus kamu tak akan bisa kembali
putar arah nak , jangan sampai kamu tersesat ...
cepat ke arah kiri , sampai kamu menemukan sebuah patok dari besi " perintah pakpe bergetar.
Cepat cepat berdiri dan putar arah , Calista berlari...
berlari....berlari ...dan berlari menurut petunjuk dari Pakpe.
Sementara itu .
Mama dan papa Calista yang sudah diperbolehkan pulang kerumah.
Mereka melamun sedih.
Anak semata wayang nya hilang entah kemana..
"Tuan , Nyonya...sekarang waktu nya makan .." ucap Mamang sambil melirik bibi yang tak dapat bicara melihat sang tuan rumah bersedih.
"Jika tuan dan nyonya tak mau makan , jika sakit bagaimana , "bujuk Mamang kembali.
"Saya tak napsu makan mang " ucap Aldi lemas.
"Tapi harus Tuan...nanti kalau non Calista datang dan mendapatkan tuan dan nyonya sakit bagaimana " Mamang memberi pengharapan .
__ADS_1
terima kasih Sudi mampir disini.
selamat hari raya idul fitri