
"Aku harus bertanya dengan pakpe " batin papa memandang Calista intens.
"Mam...sudah belanja nya .? mengedipkan mata agar cepat belanja..
"I...iya sudah Pap...kayanya sudah lengkap " mama menatap papa.
"Nak...kamu sudah belanja nya, mana belanjaan mu , mama tidak melihat ? " mama bertanya , sebab tidak menemukan barang belanjaan Calista.
Calista hanya terdiam saja.
"Sudah berdoa belum ? " tanya papa sambil menepuk pundak Calista.
papa ..mengingat saran pakpe , jika mendapatkan Calista seperti itu.
"I...iya Pap...dengan cepat Calista berdoa dalam hati...
Setelah merasa tenang , Calista mengangkat kepala nya...
"Mam...Calista sudah tak mood lagi untuk belanja , besok aja mam hari Sabtu "ucap Calista melorotkan bahu nya.
"O...ok kalau begitu , Pap ayo kita pulang , besok pagi aja belanja nya...ini sudah malam " melirik Calista ...
"Ya..ya..ya....ayo kita pulang " mengandeng sang istri dan anak semata wayang nya...
"Huf.....Pap...apa mau mereka ya .
ko selalu menganggu Calista ? " Calista merasa heran dengan para mahkluk asral.
"HM....papa bingung menjawabnya.
__ADS_1
"Karena kamu di mata mereka istimewa "ucap papa mengaruk kepala nya yang tak gatal.
"Calista tak merasa istimewa Pap...istimewa dalam hal apa ?? " meremas tangan nya sambil menatap sang papa bingung
"Papa tidak tahu , mungkin istimewa di mata mahkluk asral itu .
"Tapi kamu memang selalu, istimewa buat kami " mama memeluk Calista dari belakang.
"Tapi mengapa harus aku yang mereka pilih " ucap Calista dengan tatapan dingin.
Kedua orang tua Calista saling berpandangan...
Papa.memberi syarat ke mama untuk mengjibur anak nya..
Dengan lembut mama mengelus kepala Calista sambil tidur dipangkuan nya dan berdoa di telinga Calista.
Perlahan Calista memejam kan mata dan tertidur.
****
"Pap...bagaimana ini "ucap Mama khawatir menahan tangis nya.
"Tenang dulu mam , pasti ada jalan keluar "papa berusaha menenangkan istri nya.
"Mama ga tenang pap , Calista tadi seperti tak tenang ...
"Papa hubungi pakpe dulu " mengambil handpone .
"Hallo...selamat malam pak..
__ADS_1
"Ya hallo malam, ada kejadian apa pak ? " tanya pakpe seperti mengerti.
Lalu papa menceritakan kejadian di toko serba ada itu dan perkataan Calista yang terdengar seperti putus asa...
"Pak....Calista indigo. bisa tidak dihapuskan.agar ia tenang seperti anak - anak se usia nya...?"tanya papa ragu - ragu.
"Dalam kasus Calista ini , akan saya coba...
tapi pak percuma saja , sebab mereka sudah menyukai Calista..
"Kata pakpe sudah terbakar habis ??? tanya papa merasa heran..
"Iya....saat yang terbakar , mahkluk asral yang datang ke rumah anda saja yang terbakar. " pakpe mengingatkan.
"Yang lain masih ada , makanya kata saya.bapak dan keluarga jangan sampai meninggalkan doa bersama.apalagi setelah magrib , saat mahkluk asral keluar semua " ucap Pakpe mengingatkan.
****
"Baik pak....akan kami laksanakan...
"Mam..letakkan dahulu belanjaan mu di meja , ayo kita berdoa...
"Mamang dan bibi...berdoa ya...menurut kepercayaan kalian " ucap papa mengaja mama membersihkan diri, kemudian masuk kamar dan berdoa ...
Mama dan bibi pun melaksanakan ibadah mereka...
Tanpa mereka ketahui...sosok yang Calista lihat tadi.sudah berdiri di halaman rumah dinas orang tua Calista...
Mendengar mereka sedang berdoa...mahkluk itu menjauh
__ADS_1
mampir dung disini...
terima kasih