Indigo Diperkebunan Tebu

Indigo Diperkebunan Tebu
berusaha


__ADS_3

Dengan tak gentar pakpe dan ke dua teman nya menarik tangan papa dan mama Calista menuju tempat tidur Calista.


Berdoa....meminta bantuan kepada sang pencipta ...


"Argh....Arg...itu anak dan istri saya "ucap nya ingin mendekat...tetapi tak bisa...karena pakpe sudah memagari dengan doa...


"Manusia kurang ajar..."teriak mahkluk asral itu merasa di tipu .


Pakpe dan dua orang teman nya semakin bersemangat berdoa dan melemparkan garam dan minyak urapan ke arah (sebagai fasilitas aja cuy ,tapi tetap kita minta yang di atas) mahkluk asral itu..


"Akkhhh....gggrrrrr.....panas..panas..dan mahkluk beserta seluruh pengawal nya menjadi debu .


"Syukurlah...semoga cepat berlalu " ucap Pakpe sambil menghapus keringat nya.


"Iya pak...mereka sangat jahat...menganggu anak - anak yang tak mengerti " ucap teman pakpe.


"Tapi pak mengapa mahkluk itu berkata jika dik Calista itu istri nya...katanya ia istri dari anak pangeran mahkluk asral " tanya teman pakpe merasa heran.


"Mahkluk iblis ya begitu....setelah anaknya mati...anak mantu nya dibuat jadi istri...mereka seperti itu untuk menambah keturunan mereka " ucap Pakpe...


"O..."jawab nya...


"Sekarang tugas kita....bagaimana melenyapkan anak dalam tubuh Calista.


"Pak ,...dik Calista sudah hamil ??? "tanya nya.


"Ya...hamil oleh pangeran iblis itu "ucap Pakpe menatap tajam.

__ADS_1


Menatap tajam perut Calista yang sudah terlihat membuncit.


"Ah....ini anak manusia atau " batin pakpe.


"Baru saja empat bulan menurut hitungan manusia kenapa sudah membuncit seperti ini "batin pakpe meraba perut Calista....


"Astaga....."jerit pakpe.


"Ada apa pak ?? tanya papa , mama dan kedua teman pakpe..


****


Terlihat wajah pakpe memucat .


"Besok kami kembali "Ucap pakpe kepada papa dan mama Calista. kemudian beliau memberi tanda kepada teman nya untuk keluar...


"Tetap berdoa pak...jika anda kuat sampai pagi..."ucap Pakpe sambil berjalan keluar kamar inap.


"Haaa....."teriak kedua teman nya..


"Lebih baik besok kita puasa ...cari petunjuk ...kita mengejar waktu. ....dengan bayi yang di dalam perut Calista..."ucap Pakpe memandang kedua sahabatnya..


Dan mereka hanya menganggukkan kepala mengerti pasti ada sesuatu dengan baik itu...


"Sangat mengerikan jika ia hidup "batin Dion dalam hati sambil menjalankan kendaraan nya....


****

__ADS_1


Beberapa hari pakpe hanya mengirimkan pesan ke kedua orang tua Calista.


Ia dan kedua teman nya sedang berpuasa.untuk mencari jalan keluar.


"Pakpe tidak datang ia hanya mengirim pesan untuk selalu berdoa dan berpuasa...tapi ko ga datang kesini ?" tanya mama Calista.


"Iya....mungkin ia sedang mencari jalan keluar dari permasalahan ini "ucap papa sambil memandang sang putri yang seperti robot hidup.


Tiba - tiba...


Kriiing....kriiing..


Handphone papa berbunyi.


"Hallo pakpe...


"Saya masih berpuasa , bapak saat ini.berdoa dan pegang perut Calista "ucap Pakpe dari kejauhan...


"Setelah itu apa pak ?? " tanya papa.


"Terlihat ada gerakan tidak ?...


"Baik "ucap papa memutuskan pembicaraan nya.


Sebelum memegang perut Calista , papa dan mama berdoa terlebih dahulu.berdoa dengan segenap hati sampai - sampai papa dan mama menitik kan air mata.


Saat papa memegang perut Calista .

__ADS_1


Tetap tak ada gerakan...


like ,cmnd vote nya dung biar author semangat 😁


__ADS_2