
Keesokan hari nya,Miss Tety mencari Calista....
"Calista...kamu kemarin melarang saya untuk melewati jalan yang ada lapangan basket , itu sebab by ? tanya Miss Tety setelah ia mendengar ada pembunuhan disana , korban dibunuh dan kendaraan nya di ambil...memang jalan itu ,jika menjelang magrib sangat sepi ..
Calista hanya menganggukkan kepala...
"Ya Tuhan andai aku tak mendengar ucapan Calista.....ucap nya Miss Tety dalam hati memandang Calista intens ...
Yang dipandang hanya diam saja...
"Umur hanya di tangan Tuhan Miss, tapi kejahatan bisa kita bungkam bila kita mengetahui nya "ucap Calista bijaksana...
"Sangat disayang kan orang yang dibunuh itu tidak percaya ucapan ku " ucap Calista terlihat sedih.
"Maksud kamu ???...
*Flashback*
Saat Calista sedang berjalan pulang dengan teman-teman nya, sebab ia terlambat dijemput .
Calista melihat seorang laki-laki paruh baya yang sedang memperbaiki motor nya, ia terlihat tergesah-gesah...
"Maaf pak kenapa , mogok ?
"Apa perlu kita dorong pak ? "ucap Santo teman sekelas Calista menawarkan....
"Ya boleh nak, sampai ujung yang itu saja, nanti anak saya yang akan menjemput " ucap nya...Dimata Calista ia terlihat pucat.
Teman-teman Calista yang laki-laki menolong mendorong motor itu hingga ujung gang...
__ADS_1
"Maaf pak, kalau sudah magrib bapak nanti sore berangkat kerja jangan lewat sini pak' ucap Calista memandang.
"Kenapa nak ,apa jalan ditutup ? tanya nya...
"Tidak tapi....
"Ah kalau tidak ditutup mah lebih baik bapak lewat jalan sini, lebih dekat " ucap nya...
"Tapi pak,kalau magrib, jalan ini sangat berbahaya "Calista mengingatkan ...
"Ah tidak....setiap hari bapak lewat sini...ucap nya tak mau mendengar.
"Tapi pak, saya dengar disini ada perampok " ucap Calista.
"Darimana , setiap sore saya lewat sini tidak ada, kamu ini anak baru dari sini,tidak tahu apa-apa" ucap nya berterima kasih dengan teman Calista yang menolong dan berjalan menghampiri sang anak yang sudah menjemput nya ..
****
"Oh begitu ,makan nya kamu melarang Miss lewat jalan itu ?...
"Iya...benarkan bapak itu terbunuh oleh perampok dan membawa kabur motor nya yang baru " ucap Calista...
"Sudahlah nak, kadang orang tua tak mau di nasehati " ucap Miss Tety.
"HM....ucap Calista...dengan tatapan mata kedepan....
Tiba-tiba...
Calista ....Calista ...Calista....suara itu lagi memangil nya ....
__ADS_1
Calista menutup telinga nya....
"Aaahhhh....siapa kamu....
"Pergi ....pergi....."Calista berteriak dengan kencang hingga orang yang melewati menganggap Calista itu sudah tidak waras ..
"Sssttt Calista berdoa...berdoa nak...malu dilihat orang " ucap Miss Tety menginggatkan...
****
Calista mengelengkan kepala sambil menutup telinga nya...
"Calista ingat berdoa ..."sekali lagi Miss Tety menginggatkan...
Tapi Calista seperti tidak mendengar teriak kan Miss Tety, putus asa Miss Tety menampar pipi Calista...
Paggg.....
"Sadar Calista " teriak nya, teman-teman Calista sudah berkumpul dan menanyakan ada apa ....
"Sudah semua nya ke kelas masing-masing,pelajaran sudah mulai.. "perintah Miss Tety..
Anak-anak berjalan memasuki kelas nya, dan bertanya-tanya ada apa dengan Calista...
Seperti bangun dari tidur Calista terhentak dan memegang pipi nya yang sakit .
"Kenapa Miss menampar saya ??? tanya Calista memegang pipinya.
"Kamu kenapa seperti kesurupan , hayo.Miss bilang berdoa.cepat berdoa " perintah Miss tegas.
__ADS_1
Sadar ada yang tidak beres dengan nya ..
Calista berdoa.