Indigo Diperkebunan Tebu

Indigo Diperkebunan Tebu
ulah manusia


__ADS_3

"Dari pada mengusir hewan - hewan itu.


"kita tidak berhasil, lebih baik kita berdoa menurut kepercayaan masing - kasih " ucap Aldi melihat tetangga nya ketakutan hewan yang mereka usir tidak takut malah semakin datang banyak.


Akhir nya setiap orang mendoakan dengan kepercayaan masing - masing.


Tiba - tiba..


Wuisss.....


binatang itu menghilang , begitu juga dengan jenasah Aldi..


Hanya kain pembungkus jenasah saja yang tertinggal...


Dan...


Rumah mentereng yang Sutan tempati pun menghilang...


Haa....


"Pak ustad bagaimana ini " ucap istri Sutan sambil menangis


"Maaf Bu , rupa nya bapak bersekutu dengan jin . jadi seperti ini ' ucap pak ustad.


Lain dengan yang Calista lihat , hewan dan jenasah Sutan masih ada di halaman.


Ia melihat Sutan sudah berubah rupa menjadi separuh monyet , separuh buaya dan separuh babi...


Bayangin jadi seperti apa...


Ia terlihat duduk dan menangis, sedangkan para hewan asral itu sedang menari - nari dihadapan Sutan yang sedang menangis menyesali perbuatan nya...


Duduk jauh , anak yang sudah menjadi tumbal juga menangis melihat kejadian hari ini...


"Mama, tolong kami ' ucap anak-anak Sutan menangis juga..

__ADS_1


"Sabar ya bu, sabar " bujuk para ibu - ibu ketika menangis penuh penyesalan..


Selama ini ia tidak melarang sang suami melakukan pemuja dengan mahkluk - mahkluk itu, ia merasa senang mempunyai uang banyak dan bisa pamer ke tetangga dan teman sosialita nya , tanpa memikirkan akibat nya.


"HM...


Kasian , anak - anak korban orang tua serakah " batin Calista geleng - geleng kepala.


"Astaga...."jerit Calista tak sengaja, hingga seluruh tetangga yang masih ada disitu menatap Calista heran.


"Ada apa nak ?? " tanya Agnes.


"Eh...ga ada apa - apa mam, semut gigit kaki Calis " ucap nya berbohong.


"Hus...di gigit semut aja ko sampai menjerit gitu , malu lagi suasana duka ...."ucap Agnes sambil melotot.


"He..he..he , maaf mam, kaget " Calista berkata berbisik.


"Ada apa nak ?? " Tanya Aldi , sebab ia tahu.pasti Calista melihat sesuatu hingga.menjer8t seperti itu.


Aldi memberi tanda , jika jawab saja pertanyaan nya..


"Diatas bekas rumah yang menghilang duduk raja mahkluk asral dari para binatang " bisik Calista.


"Haa...."Aldi tersentak mendengar nya..


"Ayo kita berdoa , dalam hati " bisik Aldi .


Aldi dan Calista pun menunduk kan kepala dan berdoa.


"Arrgggg....


Teriak makhluk itu dan pergi.


"Amin..."Aldi dan Calista mengakhiri doa nya, ketika mahkluk itu sudah pergi ..

__ADS_1


****


"Hoaaa...


Calista terbangun dengan sendiri nya ketika sang mama membuka jendela rumah.


Dan sinar matahari menyilaukan mata nya.


"Bangun sayang sudah siang , sekolah tidak " ucap Mama Agnes.


"Iya mam..." berdiri dan mengambil handuk lalu membersihkan diri...


"Pagi papa ,mama " sapa Calista melihat kedua orang tua nya sudah duduk di meja makan.


"Pagi sayang, ayo sarapan " ucap Mama.


"Iya sayang cepat makan, kita bareng berangkat nya " Aldi sambil mengunyah roti di tangan nya.


"Mau nasi goreng atau roti keju ?? "tanya Agnes.


" Nasi goreng mam " sambi melihat bibi di dapur.


"Kenapa bibi wajah nya pucat " batin Calista mengambil nasi yang diserahkan sang mama.


Baru sesuap nasi goreng masuk kedalam mulut Calista.


Tiba - tiba..


Braaaak.


Bibi jatuh di dapur...


"Hi..." teriak Calista berdiri dan setengah berlari menghampiri bibi.


"Kenapa bibi seperti ini non ? " tanya Mamang..

__ADS_1


like cmnd dung biar author semangat


__ADS_2