
"Dari pada mengusir hewan - hewan itu.
"kita tidak berhasil, lebih baik kita berdoa menurut kepercayaan masing - kasih " ucap Aldi melihat tetangga nya ketakutan hewan yang mereka usir tidak takut malah semakin datang banyak.
Akhir nya setiap orang mendoakan dengan kepercayaan masing - masing.
Tiba - tiba..
Wuisss.....
binatang itu menghilang , begitu juga dengan jenasah Aldi..
Hanya kain pembungkus jenasah saja yang tertinggal...
Dan...
Rumah mentereng yang Sutan tempati pun menghilang...
Haa....
"Pak ustad bagaimana ini " ucap istri Sutan sambil menangis
"Maaf Bu , rupa nya bapak bersekutu dengan jin . jadi seperti ini ' ucap pak ustad.
Lain dengan yang Calista lihat , hewan dan jenasah Sutan masih ada di halaman.
Ia melihat Sutan sudah berubah rupa menjadi separuh monyet , separuh buaya dan separuh babi...
Bayangin jadi seperti apa...
Ia terlihat duduk dan menangis, sedangkan para hewan asral itu sedang menari - nari dihadapan Sutan yang sedang menangis menyesali perbuatan nya...
Duduk jauh , anak yang sudah menjadi tumbal juga menangis melihat kejadian hari ini...
"Mama, tolong kami ' ucap anak-anak Sutan menangis juga..
__ADS_1
"Sabar ya bu, sabar " bujuk para ibu - ibu ketika menangis penuh penyesalan..
Selama ini ia tidak melarang sang suami melakukan pemuja dengan mahkluk - mahkluk itu, ia merasa senang mempunyai uang banyak dan bisa pamer ke tetangga dan teman sosialita nya , tanpa memikirkan akibat nya.
"HM...
Kasian , anak - anak korban orang tua serakah " batin Calista geleng - geleng kepala.
"Astaga...."jerit Calista tak sengaja, hingga seluruh tetangga yang masih ada disitu menatap Calista heran.
"Ada apa nak ?? " tanya Agnes.
"Eh...ga ada apa - apa mam, semut gigit kaki Calis " ucap nya berbohong.
"Hus...di gigit semut aja ko sampai menjerit gitu , malu lagi suasana duka ...."ucap Agnes sambil melotot.
"He..he..he , maaf mam, kaget " Calista berkata berbisik.
"Ada apa nak ?? " Tanya Aldi , sebab ia tahu.pasti Calista melihat sesuatu hingga.menjer8t seperti itu.
Aldi memberi tanda , jika jawab saja pertanyaan nya..
"Diatas bekas rumah yang menghilang duduk raja mahkluk asral dari para binatang " bisik Calista.
"Haa...."Aldi tersentak mendengar nya..
"Ayo kita berdoa , dalam hati " bisik Aldi .
Aldi dan Calista pun menunduk kan kepala dan berdoa.
"Arrgggg....
Teriak makhluk itu dan pergi.
"Amin..."Aldi dan Calista mengakhiri doa nya, ketika mahkluk itu sudah pergi ..
__ADS_1
****
"Hoaaa...
Calista terbangun dengan sendiri nya ketika sang mama membuka jendela rumah.
Dan sinar matahari menyilaukan mata nya.
"Bangun sayang sudah siang , sekolah tidak " ucap Mama Agnes.
"Iya mam..." berdiri dan mengambil handuk lalu membersihkan diri...
"Pagi papa ,mama " sapa Calista melihat kedua orang tua nya sudah duduk di meja makan.
"Pagi sayang, ayo sarapan " ucap Mama.
"Iya sayang cepat makan, kita bareng berangkat nya " Aldi sambil mengunyah roti di tangan nya.
"Mau nasi goreng atau roti keju ?? "tanya Agnes.
" Nasi goreng mam " sambi melihat bibi di dapur.
"Kenapa bibi wajah nya pucat " batin Calista mengambil nasi yang diserahkan sang mama.
Baru sesuap nasi goreng masuk kedalam mulut Calista.
Tiba - tiba..
Braaaak.
Bibi jatuh di dapur...
"Hi..." teriak Calista berdiri dan setengah berlari menghampiri bibi.
"Kenapa bibi seperti ini non ? " tanya Mamang..
__ADS_1
like cmnd dung biar author semangat