Indigo Diperkebunan Tebu

Indigo Diperkebunan Tebu
hilang lagi


__ADS_3

"Kita tunggu saja Tuan "ucap Mamang yang tiba -tiba datang...


"Saran mamang betul , ...


"Ok...kita semua berkumpul diruang tamu "ucap papa.


Papa , mama , Miss Tety , bibi dan Mamang menunggu dengan tegang apa yang akan terjadi nanti....


Saat terlihat Calista duduk di atas tempat tidur .


Tiba - tiba terdengar suara angin yang sangat kencang sekali.


Membuat seisi rumah ketakutan dan saling berpelukan ...


Tetapi angin itu hanya berada diruang tamu saja.


Wuiissss.....


Wuisss.... dan angin itu berhenti...


Kami semua memandang satu dengan yang lain.


Laptop papa tak terlihat gambar lagi.


"Haa....kenapa laptop tuan tak ada gambarnya tuan " tegur Mamang yang menyadari terlebih dulu.


"Apaaa......


Papa masih bingung apa yang akan diperbuat....tiba - tiba.


Kriiing....kring...


"HM pakpe....


Ya...hallo pak....


"Gedor pintu kamar Calista sambil berdoa cepaaaat... "teriak nya...


Dengan cepat papa dan semua yang ada didalam ruang tamu berlari menghampiri kamar Calista...

__ADS_1


"Semua berdoa...


Setelah berdoa..


Tok....tok...tok.


"Calista ....Calista....Calista....buka pintu


Tak ada jawaban...


"Hallo pakpe....tidak ada jawaban "ucap papa mulai merasakan ada yang tidak beres.


"Kalian terlambat..."ucap pakpe terdengar tarikan nafas berat.dan pakpe terdiam.


"Haa...bib...kunci cadangan "teriak papa.


Dengan cepat bibi mengambil dan menyerahkan ke papa.


Dan benar , saat pintu terbuka Calista sudah tidak ada ditempat ...


Jendela kamar Calista masih tertutup.


"Tuan....nyonya tuan.."teriak bibi.


"Mam...mam...."Teriak papa yang berusaha membangunkan.


"Maaf tuan kita bawa nyonya keluar....ucap Mamang.


Papa mengendong mama keluar dan masuk kedalam kamarnya.


"bibi Carikan saya minyak kayu putih "terlihat wajah papa yang memerah menahan sedih dan marah.


"Ini tuan "ucap bibi sambil menyerahkan minyak kayu putih .


"Mam....mam bangun..."ucap Papa sambil memberikan minyak kayu putih ke hidung mama..


****


Tersadar dari pingsan Mama menangis.

__ADS_1


"Ikhs...ikhs....Calista mana Pap...


anak kita dimana Pap "tangis nya...


Papa hanya terdiam , memandang wajah sang istri ...


*Flash back *


Saat pakpe belum berangkat ke jawa.papa menghubungi nya dan berbicara empat mata.


"Pakpe...saya ingin tahu , ada apa dengan Calista , ko seperti nya ia selalu diincar mahkluk asral itu ? " tanya papa penasaran.


"Sebenarnya saya tak ingin katakan , takut and sekeluarga shok...


Karena anda sudah bertanya...baiklah "ucap nya sambil menarik nafas panjang.


"Calista anak indigo dan cantik , ia diincar para mahkluk asral...


yang mengincar bukan hanya satu...


terlebih diantara mereka ada pangeran mahkluk asral, yang selalu mengikuti Calista...ia pintar mencari kelemahan Calista "ucap pakpe memandang papa.yang terlihat terkejut.


"Haaa....papa terdiam tak tau harus bagaimana.


"Kita hanya bisa berdoa dan meminta yang di atas ...itu kekuatan kita ..


"Sama jangan biarkan Calista sendiri,ajak ia kemana Anda pergi "ucap pakpe


****


"Kita terlalu sibuk dengan urusan kita masing - masing...hingga peringatan pakpe terlewatkan oleh ku "ucap papa lemas .


"Ada apa Pap ??? tanya mama sambil menangis.


"Tidak apa - apa mam, hanya....


"Kita tau Calista anak indigo, saat ini kita lupa .... saat ia kecil kita selalu membawa nya untuk berdoa bersama - sama."ucap papa termenung...


"Hingga ia menjadi anak pemberontak ...

__ADS_1


"Tidak pak...yang menyebab kan Calista seperti itu.mahkluk asral yang telah sirep Calista "ucap pakpe diseberang sana.karena papa belum mematikan handphone nya.


__ADS_2