
"Tenang ya nak !!!..
"Ayo kita berdoa untuk kesembuhan mama "Ucap nya.
Aldi dan Calista pun menunduk dan memejamkan mata berdoa.
Selesai berdoa Aldi dan Vista duduk disebelah tempat tidur rawat inap .
"Pap , mama kenapa jadi seperti ini , perasaan waktu kita dijakarta ga seribet disini Pap " tanya Calista termenung mengingat saat - saat ia berada dijakarta.
"Sabar ya nak , ibarat sekolah kita sedang ujian , sampai dimana kita pintar dan naik kelas "ucap Aldi tak ingin menambah kesedihan sang anak menginggatkan kota kelahiran nya.
"Iya Pap "jawab Calista menundukkan kepala.
"Sudah doain.dikuping mama , supaya cepat sembuh "ucap nya seriang mungkin sambil memalingkan muka tak ingin menangis didepan anak semata wayang nya...
Tak menjawab saran sang papa , Calista mendekati telinga mama.
Dan berdoa perlahan.
Tak sangup melihat nya Aldi keluar kamar dan menangis...
****
"Tuan " panggil seseorang.
Ternyata mamang.dan bibi membawa baju ganti Agnes , Calista dan diri nya sendiri. Karena rencana mereka akan menginap di medical ini menjaga sang istri yang belum siuman.
__ADS_1
"Ini bibi bawakan makan malam Tuan dan Nona...bibi dan Mamang sudah mengunci pintu dan ada satpam yang menjaga rumah tuan , tiga orang.
Bibi mau disini ikut tuan dan Nona menjaga nyonya , ucap nya nyerocos tanpa sedikitpun memberi kesempatan Aldi bicara.
"Ya sudah kalau begitu , bibi sudah bilang ke satpam agar jaga keliling rumah "ucap Aldi sambil mengambil rantang makan malam nya ia dan Calista.
"Sudah tuan , sudah saya bilang , lagian kepala security juga setiap 3 jam datang dan ikut muter rumah "ucap nya semangat.
"Mamang juga ngapain disini ? " tanya Aldi mengangkat satu alisnya..
"Sama kaya bibi tuan , saya mau disini ikut jaga non...ucap nya.
"Ya sudah...mama sama bibi sudah makan malam ? " Aldi membuka tutup rantang ...
"Sudah tuan "ucap Mamang dan bibi serentak.
"Nak bibi sudah bawain kita makan malam...ayo kita makan "bujuk Aldi melihat buah hati nya terlihat sangat sedih.
"Iya Bi ,Calis mau mandi dulu "ucap nya mengambil tas ransel miliknya.karena kamar mandi didalam kamar inap , Aldi hanya diam menganggukkan kepala.
"Jangan cerita masalah tadi pagi ya Mamang , bibi nanti anak ku bisa stres "ucap Aldi setengah berbisik..
Mamang dan bibi hanya menganggukkan kepala.
****
Setelah Calista selesai mandi . ia membungkus pakaian kotornya dengan plastik agar bisa membedakan mana yang bersih dan mana yang kotor.
__ADS_1
itu sudah biasa Calista lakukan, karena Aldi dan Agnes selalu.mendidiknya untuk mandiri.
Tiba - tiba...
"Calista....papa."ucap Agnes lirih.
"Kamu sudah sadar mam ? "ucap Aldi senang.
"Tunggu papa panggilkan dokter ..
"Mam....Calista menjatuhkan badan memeluk sang mama .
"Nyonya "tegur Mamang dan bibi berbarengan .
"Mama ga kenapa - kenapa ? " tanya Calista sambil melihat tubuh sang mama.mana yang terluka.
"Mama ga apa - apa nak..."ucap nya sambil mengelus tubuh Calista ia menahan tangisnya.
Melihat putri semata wayangnya terlihat begitu sangat khawatir.
Lima menit kemudian papa dan dokter datang untuk memeriksa Agnes.
"Syukurlah ternyata istri bapak tidak apa - apa , walau ia sempat menghirup asap kebakaran.
"Betul dokter tidak apa - apa ?? " tanya papa tak percaya .
terima kasih sudah mau mampir.
__ADS_1
like, cmnd dung supaya author semangat..
lagi sakit menyempatkan untukmmenulis