
Sesampai di rumah mama dan papa Agnes yang sudah menunggu lama .
"Bagaimana dengan kejadian tadi nak ? " tanya Aldi penasaran...
"Biarkan Calista mandi dulu Pap " tegur Agnes..melihat sang anak terlihat lelah.
"Papa sampai lupa , karena penasaran..
Setelah mandi dan berganti pakaian .
Calista duduk di meja makan.
Karena sudah jam makan malam yang tertunda , ia memakan hidangan di meja dengan lahap.
Kedua orang tua nya menatap melihat sang anak makan dengan lahap , tidak seperti biasa nya..
"Kamu tidak apa - apa nak, ko makan kaya kesurupan " tanya mama
"Lapar mam, dari tadi siang ga sempat makan.
tanya aja Mamang .
Mamang juga ga sempat makan " ucap Calista dengan mulut penuh .
"Astaga " Agnes menepuk jidat nya , sampai begitu sibuk mengurus orang , hingga tak sempat makan siang.
Selesai makan Calista minum.
"Aaah kenyaaang "tersenyum memamerkan giginya nya putih .
"Sini duduk dan ceritakan kejadian tadi " ucap Aaldi sambil menepuk sofa, agar Calista duduk di sebelah nya.
Calista lalu menceritakan kejadian dari A sampai selesai.
__ADS_1
"O ..anak nya di rawat , syukur deh..
kasihan kalau tidak di rawat..."ucap Mama .
"Rencana Calis jika tidak ada yang merawat nya , akan di masukkan ke rumah yatim piatu " memandang kedua orang tua nya
Aldi hendak membuka mulut nya tak jadi ketika melihat Calista memandang keluar .
"Ya bang ..."Calista bangkit dan berjalan keluar .
"Terima kasih non pertolongan nya, sekarang saya tenang, anak saya ada yang merawat... " ucap nya tersenyum masih memegang pizza yang akan di antar nya.
"Sama - sama bang , Abang tenang ya disana..kalau kangen sama putri nya.lihat saja dari jauh , saya juga masih memantau keluarga itu .
apa mereka masih memperlakukan anak Abang dengan baik
tenang ya bang " ucap Calista panjang lebar..
"Ada apa nak ??.."mama mengusap tengkuknya yang merinding .
"Tadi si Abang ojol datang, ucapin terima kasih " ucap Calista santai.
"HM pantas ..."guma Agnes.
Kedua orang tua nya geleng - geleng kepala...
"Anak Abang ojol itu di angkat sama orang tua Dion ??..
"Mereka sudah melapor secara resmi belum mengangkat anak ? " tanya papa Aldi .
"Sudah Pap , di saksikan RT,RW, polisi dan lain lain " Calista menjatuhkan kepala nya di pangkuan sang mama
"Kenapa nak " Aldi menatap Calista heran.
__ADS_1
"Calista bersyukur dilahirkan oleh papa dan mama, lengkap dan tidak kekurangan " ucap nya manja
"Ya nak...bersyukurlah , di luar sana banyak anak - anak yang kurang beruntung " ucap Aldi sambil mengelus kepala Calista , yang mengerti Calista anak yang sensitive jika melihat kejadian seperti adik angkat Dion.
****
Matahari pagi memancarkan sinar nya.
menyinari bumi Pertiwi dengan sangat indah....
Hoaaam....
Calista terbangun dengan kicauan burung dan sinar matahari yang masuk melalui sela hordeng.
"Pagi yang indah " sambil merenggangkan otot nya.
"Nak sudah bangun, sekolah ? " tanya mama Agnes.
"Iya mam " ucap Calista dengan suara khas bangun tidur
"Cepat nanti kesiangan ...
"Iya " bergegas turun dan masuk kamar mandi...
"Pagi papa , mama " sapa Calista ceria..
"Pagi nak, ceria sekali anak papa " mengusap kepala Calista lembut.
"Ayo cepat sarapan nanti terlambat ke sekolah " ucap Agnes sambil mengambilkan nasi goreng ke piring Aldi
Sesampai di sekolah , kembali Calista seperti anak - anak yang lain
like and comend dung
__ADS_1