
Setelah Aldo mengusap minyak itu , beberapa menit kemudian Agnes siuman.
"Mam...apa yang sakit "tanya Aldi khawatir sambiil membantu sang istri bangkit .
"Kenapa kepala ku pusing pap ..."memegang kepala nya yang sakit .
"Ah...tadi...tadi ada seperti nenek - nenek ..itu...
"Sudah , mama sudah aman , kenapa mama tidak berdoa dan bisa kesurupan seperti ini.
"Mama ga tahu Pap , yang mama tau ada seorang nenek - nenek berbadan bongkok menghampiri mama.
"Ia minta tolong sama mama , ketika mama mendekat ia berubah dan menjadi seperti hantu yang memasuki badan mama " cerita Agnes ketakutan.
"Memang mama sedang apa ? " tanya Aldi memandang sang istri lebih intens.
"Mama tadi mau pangil ob.,mau minta tolong fotocopy berkas buat meeting nanti ...memandang kekanan dan kiri , merasa merinding.
"Minum lah mam "ucap Aldi menyerahkan segelas air putih.
Agnes meminum sekali teguk , habis.
"Kita memang harus waspada mam , dimana kita berada " Aldi mulai merasa setiap hari di awasi
"Iya Pap , tapi yang nama nya kita sedang assik bekerja, tak siap lah Pap menghadapi serangan ini..."ucap Agnes sambil memijat kepala nya yang terasa pening.
"Dalam hati mam kita berdoa , dalam tiap gerakan kita , itu harus kita lakukan, seperti nya ia selalu mengawasi tiap gerak gerik kita..
"Huf...Calista baru saja kita temukan , kenapa sekarang kita seperti di ujung tanduk Pap " tanya Agnes menahan sedih.
"Apa kita resign aja Pap dari sini , dan kembali ke Jakarta "ucap Agnes...
__ADS_1
"Papa pikirkan itu "ucap nya..
"Ya sudah mama kembali keruangan "memandang Aldi yang tampak serius mendengar permintaan nya..
"Ya mam , hati - hati...memandang sang istri yang berjalan keluar dari ruangan nya.
Aldi mengambil smarphone nya , menghubungi seseorang.
Krriiiing....
"Hallo...
"Ya hallo , sabar pak...orang ini luar biasa jahat nya, demi jabatan dan kekayaan menjadikan nya ia serakah." ucap Pakpe.
"Maksud pakpe ???.
"Orang yang sedang memanipulasi keuangan perusahaan yang sedang anda selidiki itu, berniat untuk menghilangkan jejak dengan seperti ini . meneror anda sekeluarga " ucap Pakpe terdengar suara yang berat.
"Lalu saya harus bagaimana pak ???...
Sesuai perintah pakpe , tiap sudut ruangan diam - diam ia doakan dan ciprati dengan minyak itu.
Ketika ia hendak keruangan sang istri.
Ia melihat bayangan hitam tinggi besar hendak memasuki ruangan Agnes.
Bergegas ia berlari ke ruangan Agnes.
"Mam....
Aldi melihat mahkluk itu sudah siap mencekik leher Agnes.
__ADS_1
"Mam berdoa...teriak nya.
Tanpa pikir dua kali Agnes menundukkan kepala berdoa..
Aldi dengan cepat mencipratkan minyak itu sambil berdoa...
Terdengar suara ..
"Arrgg.....Arg...dan menghilang.
"Ada apa Pap ???.
"Ada mahkluk asral tinggi besar yang akan mencekik leher mama "ucap nya.
"Sekarang ayo , kita berdia dan mencipratkan ruangan mama.
Dengan segera Aldi melaksananak perintah pakpe...berdoa dan mencipratkan kesetiap sudut ruangan dan pintu untuk ke amanan sang istri dan diri nya.
Blaaammm....
Terdengar suara seperti barang jatuh dan meledak.
Ting...
Sebuah kain putih yang membungkus sesuatu.perlahan Aldi mengambilnya dan membuka...ternyata disitu ada batu seperti batu akik yang berwarna merah.
"Ciprati batu itu "teriak seseorang disana.
Mendapat perintah dari pakpe , Aldi segera menciprati nya.dan batu itu keluar asap...
Aldi dan Agnes saling berpandangan , ketika mendengar keributan diluar .
__ADS_1
terima kasih sudah mampir.
like , cmnt dan vote nya dung biar author semangay