
"Haaa.....
Tiba - tiba Calista terbangun dari tidur nya, melihat kekanan dan kiri...
"Ternyata aku dirumah " batin nya .
"Papa...mama " teriak Calista berteriak memangil - mangil kedua orang tua nya...
"Ada apa non....mamang dan bibi tergopoh - gopoh menghampiri Calista...
"Mama mana bi ???..
"Oh mama dan papa non lagi berdoa dikamar " ucap Bibi menghapus keringat di dahi Calista.
"Mamang ambil minum ya " tanpa menunggu jawaban Calista dan bibi , Mamang setengah berlari ke dapur .
"Ini non , cepat diminum. biar kaget nya ilang ..."Ucap Mamang sambil menyerahkan segelas air.
Seperti habis berlari jauh , Calista meminum nya sampai habis sekali teguk.
"Haus non....sampai begitu minum nya "ucap bibi tersenyum.
Calista tak menjawab ucapan bibi , ia dengan segera turun dari tempat tidur menghampiri kedua orang tua nya.
"Mam, papa sudah selesai berdoakah ???.teriak Calista tak sabar.
kreeek...
Mama membuka pintu.
"Ada apa sayang " mengelus pipi Calista.
"HM.....mam. apa iya..".Calist terlihat ragu mengutarakan
****.
"Apa....apa iya apa maksud nya sih nak ???....
__ADS_1
"ga mam...ga apa - apa...
"Cerita ke mama...kamu kenapa , melihat apa ?..
"Jangan kamu pendam sendiri nak....
"Nanti mam , setelah Calista yakin...berlalu dari hadapan sang mama.
Mama hanya mengangguk dan memandang anak kesayangan nya keluar dari kamar.
"Calista kenapa mam ??...
"Mama tidak tahu Pap , ia seperti ragu mengutarakan nya , ada sesuatu yang ia pendam " memandang sang suami.
Dengan segera papa menghubungi pakpe...
kriiing.....kriiinnnngggg....
"Kenapa tak di angkat , apa beliau sedang sibuk ? " tanya papa gelisah.
Hingga panggilan yang ke 3 , pakpe belum juga mengangkat handpone nya.
"Terus jawab nya apa ?? " tanya papa merasakan ada yang tidak beres dengan anak nya.
"Tidak jawab apa - apa tuan , non berlari keluar mencari nyonya dan tuan " ucap bibi , Mamang menganggukkan kepala mengiyakan.
Mama dan papa Calista hanya saling berpandang.
****
Ke esokkan harinya...
Kriiing.....kring..
Papa melihat dilayar handpone nya pakpe menghubungi..
"Hallo pakpe...
__ADS_1
"Ya hallo , maaf kemarin anda menghubungi saya , tapi saya sedang berdoa dan puasa , jadi tak ingin di nganggu " ucap Pakpe...
"O...maaf pak ...
"Tidak apa - apa ...
"Ingin bicarakan Calista ???...
"Iya pak....lalu papa menceritakan Calista , yang bangun tidur seperti ingin menceritakan sesuatu .
"HM....
"Maaf pak , saya ingin tanya , apa bapak punya musuh ? " terdengar suara yang berat...
"Maksud nya pak ???...
"Ya...selama ini Anda apa punya musuh ? " tanya pakpe sekali lagi.
"Setahu saya tidak pak , saya baru disini.
Kami pindahan dari Jakarta kesini baru beberapa bulan " ucap papa mengangkat satu alis nya.
"Mudah - mudahan apa yang saya lihat salah " berusaha menghibur papa Calista.
"Maksudnya pak ???....
"HM...saya melihat...mahkluk asral yang mengejar - ngejar Calista masih ada.mereka masih ada hubungan nya dengan yang kemarin saya bunuh, mungkin.mereka ingin balas dendam ." ucap Pakpe.
"Tapi disisi lain ada orang yang tak senang sama anda , jadi problem anda sangat berat...
"Orang yang iri dengan anda juga mengirimkan santet nya kepada anda terutama Calista , maka nya ia ingin bertanya dengan anda tapi dik Calista ragu ..."terdengar pakpe menarik nafas berat.
"Apa salah saya pak ???...
"Iri....orang itu iri dengan anda...
terima kasih Sudi mampir disini...
__ADS_1
selamat membaca