
Hari demi hari..waktu demi waaktu.....tidak ada perubahan dalam diri Calista ia masih dirawat di medical...sudah sepuluh hari lama nya...ia seperti robot hidup.
Hanya memandang kedepan , tak ada kehidupan dalam diri Calista.
"Pap...bagaimana dengan Calis..hiks..hiks "tangis mama terdengar.
"Dia seperti....mama tak dapat melanjutkan kalimat nya...
Dengan cepat ia berlari keluar.dan menangis di dalam toilet wanita...
Tak tega papa menyusul sang istri...
Setelah mama keluar , papa memeluk mama yang baru saja selesai menangis.
"Mama tak tega melihat Calista Pap, anak kita....tau jika kejadian nya begini.Calista tak akan aku ajak ikut dengan kita Pap "ucap Mama menyesali keputusannya.
"Sudahlah mam, buat apa disesali.sudah terjadi seperti ini "ucap papa menghapus airmata mama yang mengalir dengan derasnya.....
"Ikh......iks.mama harus bagaimana.pap "ucap nya bingung memeluk papa.
"Berdoa ....ucap Pakpe singkat yang tiba - tiba datang memandang pasangan suami istri itu.
"Kita berdoa terus...terus dan terus...sampai Tuhan mendengar doa kita "ucap Pakpe memandang mama intens.
"Kalian sedang di coba...sampai dimana kalian kuat 'ucap pakpen sekali lagi...
__ADS_1
Papa memandang mama yang sedang menangis.
****
"Sabar ya....
"Baik pak "ucap papa dan mama berbarengan...papa mengelus mama yang terlihat menunduk memberi kekuatan...
"Saya mau melihat Calista "ucap nya sambil berjalan...memasuki kamar inap Calista.
"HM....ada yang telah mengikat diri nya sehingga ia seperti ini "ucap Pakpe membuat kaget kedua orang tua Calista.
"Maksud pakpe ????...
"Ikatan perkawinan ....
"Apaaa....teriak papa dan mama terkejut.
mama pun jatuh pingsan tak kuat mendengar semua ini.
"Itu mungkin yang menyebab kan nya menjadi seperti ini.walau sang pangeran sudah menjadi abu "pakpe memandang Calista intens...
Tangan pakpe memegang perut Calista...
"HM....mudah - mudahan apa yang saya pikirkan tak terbukti "batin nya dalam hati meneliti perut Calista dengan sambil berdoa.
__ADS_1
"Aaah..."tak sengaja pakpe berteriak kaget mengatahui apa yang sedang di lihat nya.membuat papa yang sedang melihat mama ,yang sedang disadarkan oleh perawat menoleh ke arah pakpe.
"Ada apa pak ????.,."tanya papa penasaran
****
"Rupa nya Calista sedang mengandung.mungkin ia stres...sang pujaan hati menjadi abu...ia sedang mengandung anak mahkluk asral...
"Ia tak menyadari hingga saat ini , jika sang pujaan hati seorang mahkluk asral " ucap Pakpe panjang lebar.
"Ya Tuhan "jerit papa memegang dahi nya,sambil memegang ujung lemari medical karena papa hampir terjatuh kebelakang .
"Kenapa cobaan seperti ini ku alami "ucap papa sedih tak terasa air mata nya menetes dipipi.
"Yang sabar pak..saat ini kita harus berdoa, dalam sehari 10 x, terutama malam hari . sebab sang raja sudah mengetahui..bahwa sang anak sudah menjadi abu ...dan ia sangat marah sekali...
"ia Juga mengetahui jika anak mantu nya sedang mengandung...dan ia menginginkan nya...
Dan tak ingin melepaskan mantu dan calon cucu nya...( ibarat manusia seperti itu ) " ucap Pakpe menarik nafas panjang .
"Malam hari ia akan datang mengunjungi Calista dan calon bayi nya.
"Kita harus kuat pak "ucap Pakpe memeluk papa memberi kekuatan.
"Iya pak...
__ADS_1
"Kapan mereka akan datang ?? " tanya papa