Indigo Diperkebunan Tebu

Indigo Diperkebunan Tebu
benar - benar mencekam


__ADS_3

Selesai yang di kerjakan Calista...


Semua berkumpul di ruang tamu.


Baru akan berdoa...


Tiba - tiba..


Terdengar suara...


AUM..AUM...aummmm ..


suara lolongan anjing liar.


membuat bulu kuduk merinding.


"HM...


ada yang datang " ucap Calista.


Dan itu di dengar oleh se isi rumah


membuat mereka terkejut dan saling berpelukan.


"Nak apa yang kamu lihat ??? " tanya papa Aldi sambil memeluk mama Agnes yang terlihat ketakutan.


"Calis ...HM


"Ragu apa yang akan di utarakan


"Ada apa nak ???...


"Pap , akan ada korban...


Dengan segera Aldi menghubungi RT setempat agar mengingatkan warga nya .


"Perhatian - perhatian , sekali lagi perhatian ...


jangan ada yang keluar , di setiap rumah berdoa menurut kepercayaan masing - masing " teriak RT setempat dirumah melalui toak..


"Yang akan datang serigala ....jadi - jadian tak ada yang bisa menandingi nya " batin Calista...


"Ya TUHAN " teriak Calista dalam hati sambil meraup kasar wajah nya .


Aldi mengetahui kegelisahan anak tunggal nya ini..


Berfikir....fikir...


Tak ada jalan keluar akhirnya ia mengambil smarphone nya dan menghubungi seseorang...


Sambil berjalan ke kamar menjauh dari anak nya.


"Pakpe disini...


Belum selesai Aldi mengungkapkan, Pakpe sudah memotong pembicaraan.


"Ya saya sudah tahu , bahkan Calista pun sudah tau...


ada srigala jadi - jadian ...


ia akan mengambil banyak korban , jika ada yang lalai ' ucap Pakpe menarik nafas berat


"Maksud Pakpe ????....


"Jika ia dapat satu mangsa , maka korban itu akan mencari dari orang terdekat...


Disarankan , jika ia sudah terkena gigitan sang serigala.bunuh orang itu !!!' ucap Pakpe berterus terang.dengan nada berat.


Ia memang harus menerangkan ke Aldi detail nya , agar tidak ada korban..


Bahaya juga jika ada korban.


walau yang di gigit satu orang , ia akan memangsa keluarga nya , begitu seterus nya..


Trik itu sengaja di lakukan , karena mereka akan memperbanyak pengikut mereka para serigala...

__ADS_1


"SE..SE..srigala ??? " tanya Aldi gugup dengar ucapan Pakpe..


"Ya...serigala...


"Apa itu vampire ??? " sekali lagi Aldi bertanya tak percaya


"Bukan...bukan Vampire "jawab Pakpe , ia pun bingung darimana serigala - serigala itu


****


"Mengapa mereka bisa data kemari Pakpe ?? " Aldi merasa penasaran , mengapa bisa ada serigala jadi - jadian seperti ini. di sekita nya.



"Saya belum tahu pak ? " terdengar suara Pakpe yang tak tahu harus bagaimana.


"Usahakan pak Aldi bicara kan ini kepada RT setempat " ucap Pakpe mengingatkan.


"Kalau bisa sekarang " ucap Pakpe penuh penekanan...


"Untuk sementara , jangan hubungi saya dulu , saya sedang mencari jalan keluar untuk masalah ini " ucap Pakpe.


"Baik pak , .." tanpa sadar Aldi memutuskan pembicaraan nya di handpone sepihak...


drrrrtttt....


Drrttttt....


"Hallo pak RT..."suara Aldi bergetar Seperti ketakutan..


"Ya hallo pak Aldi , saya sudah memberitahu para warga ada apa ? " tanya pak RT ketus. seakan tak ingin berbicara dengan Aldi..


"Maaf pak , begini...


Tadi saya bicara dengan orang pintar ,( Aldi sengaja mengatakan orang pintar , agar pak RT percaya ).


jika ada yang kena gigitan serigala jadi - jadian , segera di bunuh pak , agar tak mengenai yang lain " ucap Aldi ragu - ragu..


Yang bener aja pak , tahu dari mana , saya tak percaya pak.


Anda jangan membuat kabar burung seperti ini...


"Ya...saya hanya memberitahu , jika pak RT tak percaya , silahkan.


tapi saya harap andai ada yang kena...kita harus menjauh...


dan orang itu pun jangan ada di housing atau perusahaan ini " ucap Aldi tak ingin ada penyesalan nanti.


"HM...


saya rasa tidak begitu pak...


andai ada yang kena , saya rasa ada obat nya " ucap nya menyepelekan. tersenyum sinis.


"Pak...ini tidak ada obat nya " Aldi memukul jidat nya mendengar penuturan pak RT yang tak percaya dan menyepelekan .


"Sudah lah pak...urus saja diri sendiri , pusing saya " ucap nya dengan mengakhiri pembicaraan sepihak.


Tut...Tut...Tut..Tut


"Haaa....


Dibilangin tidak percaya , terserah !!!..." Aldi mulai tersulut emosi nya...


"Biarkan saja Pap , jika mereka tak percaya " ucap Calista santai memandang sang papa yang sedang menahan emosi..


"Tapi nak....


"HM...paling banyak korban " Calista meletakkan bokong nya ke sofa ..dengan santai.


"Haaa....


ya jangan sampai terjadi nak , kasihan mereka " Aldi merasa merinding.


"Ya bagaimana lagi , orang nya susah di beritahu " ucap Calista..

__ADS_1


"Coba nak ..kamu WhatsApp teman - teman mu , beritahu mereka agar jangan keluar...


pokok nya beritahu seperti yang di bicarakan om Pakpe " entah mengapa Aldi tak tau harus bagaimana.


Ia merasa frustasi dengan jawaban pak RT.


bukan nya memberitahu warga , tetapi ia hanya menyalahkan nya.


"Cepat Calista..."Sentak nya melihat Calista ha ya berdiam diri tidak segera bertindak


"Iya. Pap..."bergegas mengambil handpone nya di kamar.


Terlihat Calista keluar dari kamar sambil mengetik.


Rupa nya ia sedang menghubungi teman - teman nya memakai pesan WhatsApp .


Lima belas menit kemudian, Calista selesai menghubungi teman nya.


"Sudah Pap " sambil meletakkan benda pipih pintar itu.


Dan teman - teman mengiyakan..


Mereka akan memberitahu kedua orang tua nya " ucap Calista berusaha tersenyum , agar sang papa tidak tegang.


Aldi hanya menganggukkan kepala.


"Papa mau telefon siapa ??? " tanya Calista ketika melihat sang papa hendak menghubungi seseorang.


"Manager papa " jawab nya singkat.


drttt.....drttt...


"Hallo pak , selamat siang " ucap Aldi.


"Maaf pak jika menganggu...mengengam smarpone nya .


"Siang Aldi....


ah tidak apa - apa , saya juga ingin menghubungi anda , tapi anda sudah menghubungi saya terlebih dahulu " ucap sang manager di sana.


"Ya ada apa ya pak...


"Begini...


apa betul di sana ada sesosok serigala jadian yang membuat para warga disana menjadi mencekam dan tak tenang " terdengar suara terkekeh disana.


Seakan - akan ini hanya cerita dongeng pengantar tidur..


"Anda saya bicara benar , percayakan anda ?? " tanya Aldi menahan nafas..


"Jangan kan Pak RT yang dekat..sang manager yang tinggal jauh percayakah ia ??? " batin Aldi.nulai merasa putus asa.


"Di satu sisi saya tidak percaya , tapi disisi lain perasaan saya berkata, saya ingin tahu dari anda..


ceritakan " ucap nya wibawa.


Tak ingin menunggu lama , Aldi pun menceritakan kejadian nya dan menceritakan jika ada yang kena langsung tembak mati , agar tak mengenai yang lain...


"Sudah ada korban ???...


"Ya pak sudah ada korban...


"Kemarin karyawan Mill boiler kena gigitan , saat ia sedang mencari angin di depan rumah " ucap Aldi panjang lebar...


"What...sedang mencari angin di depan rumah ???...


"Iya pak ,istri nya hanya mendengar teriak kan nya , ketika ia keluar ALM sudah tidak bernyawa.


Yang membuat saya pusing , ia di gigit leher dan bolong tapi tidak mengeluarkan darah sama sekali pa " ucap Aldi sekali 5arik nafas dalam bercerita..


"Haaa...."jerit sang manager disana..


"Bolong dan tak mengeluarkan darah " ucap nya ..


"Ya pak ..tubuhnya seperti tak berdarah , habis di sedot " Aldi yang menceritakan merinding.

__ADS_1


"Disedoott ??? ..."teriak nya tak percaya


like dan cmnd guys


__ADS_2