Indigo Diperkebunan Tebu

Indigo Diperkebunan Tebu
terkejut


__ADS_3

"Aduh mam sakit " teriak Calista ketika tangan Agnes menjewer kuping Calista , sambil mengelus - Elus kuping nya yang berada panas.


"Walau yang datang orang nya sombong , tapi kamu harus sopan, ia lebih tua dari kamu , ingat itu " ucap Agnes marah dengan ucapan Calista tadi.


Walaupun Calista mempunyai Indra ke enam , ia tetap Calista kecil yang selalu di gendong dan di tegur bila ia salah.


"Ia mam..


"Tapi mam , seperti nya om Sutan itu , sebentar lagi meninggal , dan harta mereka habis " ucap Calista melihat ke atas.terlihay burung gagak memutar di atas rumah Sutan..


eak...eak..kaaaag.


Suara burung gagak yang memutari runah Sutan..


"HM...doa kan saja dengan kesalahan nya terhadap kita " ucap Aldi.


"Tapi bumi tak mau menerima Pap , ia akan berubah jadi manusia seoaruh monyet , separuh buaya ,


" banyak sekali yang ia ikuti rupa - rupa mahkluk asral "geleng - geleng kepala ketika ia melihat monyet , buaya dan babi ngepet...


Entah darimana mhkluk itu , Terlihat mengitari rumah Sutan


"Kalau tidak diterima di bumi bagaimana Cali ?? " tanya Aldi penasaran


"Ngeri ah...masuk kedalam rumah..


tak ingin melihat , yang di lihat di rumah Sutan.


"Kamu yang liat ngeri , bagaimana dengan papa ??

__ADS_1


"Tak sanggup aku " batin Aldi ,berjalan menuju rumah Sutan.


Mau tak mau sebagai teman satu bagian , ia harus membantu dan mengucapkan turut berduka cita.


"Pap ikut..."teriak Calista dari dalam .


"Kira papa kamu tidak mau ikut " tersenyum dengan tingkah sang anak yang kembali terlihat lincah.


"Calis kira mama di dalam " ucap nya mengikuti langkah sang papa.


Terlihat di rumah Sutan terjadi keributan , ada yang ketakutan melihat para binatang datang , ada yang berusaha mengusir nya.


Monyet , buaya dan babi ngepet itu seperti ingin merebut jenasah Sutan.


Sebagian orang tak kuat mereka berlarian pulang..


"Bapak - bapak mau kemana , tolong saya " ucap istri Sutan.


Dan ke empat anak itu korban tumbal sang ayah...


Jahat sekali , demi harta kekayaan mengorbankan anak nya..


Keempat anak nya yang sudah berubah menjadi , ada yang menjadi monyet, ada yang babi dan ada yang buaya itu berdiri sambil menangis berteriak minta tolong agar mereka di bebaskan , tidak menyerupai binatang.


"Kasihan sekali " ucap Calista dan itu didengar Aldi.


"Ada apa nak ???


"Rupa - rupa nya demi harta , keempat anak om Sutan menjadi korban tumbal ayah nya ...

__ADS_1


Mereka menangis di depan pintu , meminta agar wujud mereka menjadi seperti semula.


"Jasad Om Aldi pun jadi rebutan binatang - binatang itu " Calista menunjuk ke arah binatang yang terlihat ribut melihat kedatangan jenasah.


****


"Kita harus bagaimana nak ? " tanya Aldi bergidik melihat kerumunan binatang.


"Berdoa , juga berdoa untuk anak - amak nya , kasihan , pangil om ustad itu Pap.


Papa cerita kan ke om ustad itu " ucap Calista menunjuk sang ustad yang baru tiba.


"Ustad maaf , saya ingin memberitahu " ucap Aldi memegang tangan sang ustad.


"Ada apa ya pak ? " tanya beliau heran.


"Aldi menceritakan penglihatan sang anak yang mempunyai Indra ke enam.


"Astafiluloh " ucap nya terkejut.


"Baik pak akan saya doa kan...


"Mari kita masuk " ajak sang ustad..


Sang ustad berbicara dengan istri Sutan.


Sambil menangis , ia mengiyakan anjuran Ustad.


like dan comend dung...

__ADS_1


terima kasih sudah Sudi mampir disini


__ADS_2