Indigo Diperkebunan Tebu

Indigo Diperkebunan Tebu
terpancing


__ADS_3

"Kalau anak yang baik pasti ingat papa dan mama "pancing pakpe...


Calista berjalan mendekati pakpe...


Dibalik itu pakpe sudah bersiap - siap berdoa...begitupun papa dan orang yang mengikuti mencari Calista.


*Flashback *


Sesaat sebelum mencari Calista , pakpe membicarakan rencana nya.


"Saya mau bicara sebentar sebelum kita mencari Calista...


"Ini mahkluk yang luar biasa ,sangat jahat dan keji , mungkin kita akan diserbu...tapi dengan kekuatan doa...pasti kita menang, saya ingin memancing mereka keluar...


Pada saat mereka keluar , saya ingin Calista mendekat .setelah ia mendekat .saya pegang Calista jika nanti saya mengangkat tangan...dan kita mulai berdoa masing - masing...kalau perlu yang memegang toak berdoa di depan toak sekencang - kencang nya....biar mereka pergi dan tak menganggu lagi "ucap Pakpe panjang lebar ...


"Baik pak "teriak mereka sepakat.


Terlihat Calista mendekat dengan tatapan mata yang memerah marah.


"Kamu ga kasihan melihat kedua orang tua mu, anak durhaka ?? " ucap Pakpe memanas manasi ...dengan harapan bisa membujuk..


"Apa urusan nya dengan kamu "ucap nya tapi belum mendekati pakpe...


"Kamu lihat itu nak...menunjuk ke arah papa Calista.


Saat Calista ingin maju.


"Diam " bentak pangeran mahkluk asral itu , sambil memegang tangan Calista seperti melarang Calista untuk maju.


"Calista....lihat papa mu " tak menggubris bentakkan mahkluk itu ...


"Ah anak durhaka....ucap Pakpe sedikit memberi tanda agar siap - siap.


"Apa urusan kamuuu...."bentak Calista.


"Lihat.papa , kamu cantik kenapa ikut mahkluk seperti itu....

__ADS_1


"Anda bilang mahkluk ????...


"Iya , mau saya perlihatkan ???...


"Ini suami saya , pangeran yang sangat ganteng. anda bilang ????


"Mau saya perlihatkan ??? " tantang pakpe ..


Calista semakin maju , dengan tatapan mata tak senang...


****


Terlihat dengan marah Calista maju , ingin mencekik leher pakpe.


"Arrggg...kamu menghina saya..."ucap Calista marah.


Dengan cepat pakpe menarik tangan Calista dan mengangkat tangan agar mereka segera berdoa...


"Grrrr.....tiba tiba gerombolan mahkluk asral datang...


Dan menghampiri pakpe dan lain - lain.


"Aaggggh....teriak mereka memegang kepala nya kesakitan.


Pangeran mahkluk asral itu pun memegang kepalanya.


Yang memegang toak pun berdoa tak henti - hentinya...


Sampai mereka akhirnya menjadi debu ...


Dan Calista pun jatuh pingsan .


Dengan segera , Papa menangkap Calista agar tak jatuh ke tanah.


"Cepat kita pulang " ucap Pakpe sambil memegang kepala Calista dan berdoa.


Didalam perjalanan pun pakpe tak lepas memegang kepala Calista sambil berdoa.

__ADS_1


Calista terlihat sangat pucat...


"Ya Tuhan anak ku kenapa sangat pucat sekali..


"Pakpe...kenapa anak saya ?? " tanya papa sangat khawatir...


"Itu karena ia sudah menikah...mudah - mudahan ia tidak apa - apa "ucap Pakpe.


Sambil menatap Calista menari nafas panjang...


Berdoa...berdoa...dan berdoa .


Sesampai di rumah ..


"Calista...Calista...nak "ucap Mama sambil menangis.


"Anakku kenapa Pap, kenapa terlihat sangat pucat sekali.."mama menepuk - nepuk pipi Calista...


"Calistaaa...


Calista dibawa kemedical...


Keesokan hari nya,pakpe ,mama dan papa yang masih menunggu Calista di medical.


Calista belum siuman .


Hari demi hari , Calista belum siuman juga...ia seperti mayat hidup.


Tiba - tiba mata Calista terbuka .


"Nak....kamu sudah bangun...


Syukurlah....Pap.Calista sudah bangun "teriak Mama .


Dengan segera papa masuk kedalam ruang inap dan menghampiri Calista.


"Nak...bagaimana perasaan mu ? " tanya papa memandang Calista.

__ADS_1


Calista tak menjawab pertanyaan papa,ia hanya membuka mata nya saja.


__ADS_2