Indigo Diperkebunan Tebu

Indigo Diperkebunan Tebu
kembali di teror 2


__ADS_3

Aldi sampai berkeringat ..


"Jangan kalian takut dan goyah...


terus berdoa." terdengar suara Pakpe dari jauh...


Aldi menjawab hanya anggukkan kepala saja.


"Usap perut Calista sambil berdoa , lalu tekan , saya hitung mundur 3...."perintah pakpe..


Walau bingung Aldi mendekat dan meletakkan tangan nya ke perut Calista.


"Cepat Elus " sekali lagi Pakpe memerintah dengan intonasi suara mendesak...


Aldi mengelus perut Calista dan....


"321.....tekan " teriak Pakpe..


Dengan perintah Pakpe , Aldi menekan perut Calista , tapi ia ragu - ragu , kenapa harus menekan nya.


"Aldi jangan ragu - ragu " sekali lagi Pakpe berteriak...


Tak mengira Pakpe membentak Aldi dengan menyebut nama nya..


"Cepat .."teriak Pakpe terdengar tak sabar.


Gugup Aldi menekan perut Calista...


Dan....


Apa yang terjadi ...


"Hoeeek


Calista memuntahkan isi perutnya .


"Haa....darah..."jerit Aldi dan Agnes...


Ya Calista mengeluarkan isi perut nya...


darah segar dan paku...yang sudah berkarat.

__ADS_1


"Ya T U H A N..." Agnes menjerit sambil menutup mulut dengan kedua tangan nya..


Aldi hingga terbelalak melihat itu sampai terduduk lemas di lantai.....


"Kembali tekan perut Calista , ulangi hingga dua kali ,agar ia.memuntahkan semua isi perut nya .


supaya bersih juga , jangan sampai ada yang tertinggal ,nanti menyebabkan penyakit " perintah pakpe sekali lagi.


Dengan segera Aldi menekan Calista yang kembali memejamkan mata.


"Ya TUHAN....tolong kami " Jerit Aldi dan Agnes meminta pertolongan dari TUHAN.


"Ayo mam kita harus kuat , berdoa " ajak Aldi melirik sang istri yang sudah menangis..


Dan....


Hoeeek....hoeek..


kembali Calista memuntahkan darah segar dan beberapa paku...


Karena Pakpe memerintahkan untuk menekan perut Calista hingga dua kali..


Aldi pun melaksanakan...


Kembali menekan..


Calista kembali memuntahkan dara , tapi darah yang tidak seperti pertama kali.


Darah yang keluar pertama kali berwarna merah kehitaman.


Calista memuntahkan untuk yang ketiga kali , tapi sudah tidak ada paku.


"Sudah...Calista sudah bersih dari pengaruh santet..."ucap Pakpe terdengar suara nya lega melihat kejadian tadi..


"Puji TUHAN..." ucapan syukur Aldi dan Agnes ucapkan.


"Pak dan ibu ada apa ini " ucap dokter yang mendengar ada keributan...


"Aldi dan Agnes terdiam tak tahu harus bicara apa.


"Ha....apa ini , kenpa banyak sekali darah segar...???

__ADS_1


dan apa ini ???..


Paku ??? " tanya dokter terheran - heran.


"Pak....saya tidak mengerti , ada apa ini ? " tanya dokter heran tak percaya .


"Maaf dok...jangan tanya dulu.ciba anda periksa anak saya " ucap Aldi ...


"Ah ya..." ucap nya bergegas memeriksa Calista...


****


Setelah melalui berbagai cek kesehatan dari ronsen dan tes darah .


Calista di nyatakan sehat , karena darah banyak yang keluar , ia hanya butuh obat penambah darah , vitamin dan istirahat.


Keesokan hari Pakpe datang , tak menunggu lama .


Ia langsung mendatangi keluarga Aldi.


Di medical...


Tok...tok...tok.


"Masuk " ucap Agnes ..


Terlihat Aldi dan Agnes yang duduk di pinggir tempat tidur .


mata yang memerah dan mata seperti panda....bertanda mereka tidak tidur semalam.


"Selamat pagi...."Sapa pakpe mengagetkan.


"Pagi pak..." Aldi dan Agnes memutar kepala nya ,melihat siapa yang datang.


"Pakpe " ucap Aldi dan Agen senang .


"Senang hati saya ,melihat kalian sudah bisa tersenyum " ucap Pakpe berjalan menghampiri Calista..


"Bagaimana nih pak , Calista belum membuka mata nya ' ucap Agnes sedih..


maaf keun keterlambatan saya.

__ADS_1


terima kasih sudah mau mampir disini


__ADS_2