Indigo Diperkebunan Tebu

Indigo Diperkebunan Tebu
penasaran


__ADS_3

Jam sekolah telah usai, Calista berjalan dengan teman-teman nya menuju parkir mobil.


"Calista tunggu " teriak Susi.


Mendengar pangilan Susi , Calista memutar kan badan nya.


"Nanti malam , kita kerjakan homework bersama Ya " ucap Susi.


"HM...baiklah...nanti aku kesana.jam 07.00 ya " ucap Calista merasa senang, sebab ia ingin menanyakan siapa pria yang waktu itu berdiri didepan rumah Susi, dekat ayunan rumah Susi.


"Ok..aku tunggu ya "ucap Susi...


"Iya by..by.tapi aku ijin orang tua ku dulu ya "ucap Calista.mengingat kejadian semalam.


"Ok..kalau kamu ga bisa kerumah ku, aku yang akan ke tempat mu "ucap Susi yakin.


"Baiklah, akan aku hubungi kamu,jika aku tak boleh keluar oleh Mama dan papa..


Dan mereka pun berpisah..


Menuju mobil masing-masing.


Sesampai dirumah, Calista mencari kedua orang tua nya ...


"Mam,Pap...Calista mau buat pr dirumah Susi, bolehkah ? tanya Calista memohon .saat melihat kedua orang tua nya sedang di meja makan.


"HM....mama melirik papa meminta pertimbangan suami nya...


"Boleh tapi kamu harus di antar papa "ucap papa tegas, tak ingin di bantah.


"Iya Pap " jawab Calista perlahan ...berjalan masuk kedalam kamar


"Pap..

__ADS_1


"Aku tak ingin terjadi apa-apa dengan anak kita mam,apalagi Calista harus keluar malam,masih trauma papa dengan kejadian semalam . sudah mama jangan protes...ucap papa tak ingin dibantah.


Mama hanya menganggukkan kepala.


****


Jam 07.00, Calista dengan di antar oleh papa, menuju rumah Susi...sesampai didepan pintu Calista melihat kekanan dan kiri .melihat tidak ada Pria yang kemarin


Tok....tok...tok..


"Ya...terdengar suara mama Susi...


"Oh Calista ,mari silahkan masuk.. kamu di antar papa? tanya nya...


"Pap, ada papa nya Calista "ucap Mama Susi.


"Pak silahkan masuk...


Papa Calista masuk dan berbincang-bincang dengan kedua orang tua Susi..


"Calis...aku ga ngerti Lo, yang nomor 2 matimatika "ucap nya..


"O...masih ingat rumus nya ga ? "ucap Calista .


Ia merasa ada yang menyentuh pundak nya...Calista mengangkat kepala nya.


Ternyata sang cowo yang di ingat nya beberapa malam ini.


"Hai...ucap seseorang.


"Hai...Calista melirik Susi yang terlihat diam saja.


"Kamu disini ????

__ADS_1


"Iya "ucap Calista menunduk kan kepala.


"Lagi kerjain pr ...


Sekali lagi Calista hanya menganggukkan kepala merasa malu...


"Silahkan diterus kan..ycap seseorang itu.


Calista hanya tersenyum.


"Calis ..Calis...hei...ko senyam senyum sendiri...aku tanya nomor 4...malah cuma senyum-senyum sendiri "ucap Susi.jengkel plus merasa heran melihat tingkah Calista..


****


"Sus...itu siapa ? " tanya Calista...


"Siapa ???


"Tadi ada cowo ganteng...negur aku,siapa ?


"Kakak kamu Sus...


"Ah...aku tanya no 4...aku ga bisa nomor 4, malah tanya cowo ganteng "ucal Susi jengkel...


"Eh...iya...nomor 4..begini..."Calista menjelaskan pelajaran matimatika itu.kepada Susi....


"Ngerti ga sekarang???..


"Oh iya...ngerti...ya..ya.."ucap nya sambil menulis apa yang dijelaskan Calista ..


Sampai Calista dan Susi selesai mengerjakan pekerjaan rumah mereka, pria ganteng itu tak menampakkan batang hidung nya...


"Lebih baik besok ku tanyakan ke Susi "ucap Calista dalam hati saat berpamitan Dangan Susi dan kedua orang tua nya.

__ADS_1


Saat papa.hendak.membelokka mobil keluar dari halaman rumah Susi...


__ADS_2