
Ya....para manusia serigala itu , memakan sampai habis tubuh istri Simon.
"Haa...
ya ampun Pap , tak tersisa sedikit pun " bisik Agnes sambil menoleh ke samping nya dimana Calista berada...
"Ya...ia seperti habis pesta , makan daging manusia ihh..." Calista bergidik.
"Sudah jangan di lihat " Papa Aldi menarik kedua orang yang di sayangi nya...agar menjauh dan duduk di sofa.
Menarik nafas panjang sekaligus berfikir, bagaimana cara nya...
Dook...dook...dook..
Para manusia serigala itu memukul - mukul pintu dan kaca rumah Aldi...
Dengan wajah yang datar Tampa ekspresi para manusia serigala itu memukul kaca dan pintu rumah Aldi.
"Astaga Pap , bagaimana ini " Agnes menjerit tertahan..
"Semua nya kita berdoa " ucap Calista ,sambil melihat bibi yang tampak gemetar memeluk Mamang.
Sesaat hening...
Karena seisi rumah sedang berdoa...
Selesai berdoa , Calista melihat .
Para manusia serigala itu , terlihat berjalan satu persatu meninggalkan rumah Aldi..
Mereka seperti marah dan seperti kepanasan.
"Bagaimana jalan keluar nya , agar tidak ada korban lagi " ucap Aldi memandang Agnes, Calista, Bibi dan Mamang..
Calista terdiam seribu bahasa..
"Ya TUHAN , tolong beri kami jalan keluar , agar tak ada korban lagi ' batin Calista menunduk. berusaha untuk selalu tegar , di hadapan semua orang.
"Harus ada yang berani.maju " terdengar kembali suara Pakpe. dari jauh
"Maksudnya om ???...
"Harus ada yang berani maju dan menembak mereka , satu persatu .."ucap Pakpe.
Deg...
"Siapa diantara kalian yang berani maju ? " tanya Pakpe terdengar dengan suara yang gemetar , takut di salahkan.
Tak ada yang menjawab semua terdiam dengan usul Pakpe.
Aldi menatap Calista..sedangkan Agnes mengelengkan kepala , mengetahui tatapan mata Aldi..
"Siapa Pap ??...
Calista tak bisa menembak !!.." ucap Calis lirih
****
"No...no...no...kalian jangan ada yang keluar "Agnes melarang nya .ia mengelengkan kepala menahan air mata yang akan jatuh.
"Jika ini untuk kepentingan kita bersama ,mengapa tidak mam , biar papa yang keluar menembaki mereka " Aldi Memeluk Agnes kuat , memberi ketenangan .
"Kalau tak ada yang bertindak kita akan seperti ini terus..."menatap Calista.seperti sedang berfikir.
"Papa yang akan menembak manusia serigala itu , kalian disini saja.berdoa dan berjaga - jaga ' Aldi menelan Saliva nya dengan susah
"Tapi....
__ADS_1
"Sudah biarkan papa saja yang menembak...kamu pancing manusia serigala itu kesini dan papa akan menembak dari sana " menunjukkan sudut strategi untuk menembak.
"Apa strategi papa berhasil ???...
"Kita tak akan tahu sebelum mencoba " Aldi sedikit tegas mengatakan nya...
Jika tidak berusaha bagaimana bisa , keadaan akan kembali normal.
"HM...
begini Pap , sebelum papa keluar , lebih baik papa di berikan ini " ucap Calista menunjuk sebuah botol..
"Good idea..." seru Aldi , tak percaya dengan usul Calista..
"HM....ok deh...
akan Calis kerjakan " menatap sang mama yang terlihat ketakutan.
"Tidak nak...tidak ikh...ikh " tangis Agnes yang di tahan - tahan akhir nya meledak juga.
"Tidak apa - apa mam , berdoalah...
papa seperti ini biar kita terbebas dari manusia jadi - jadian itu " tak tega Calis melihat sang mama.
"Kenapa harus kita , kenapa !!! " jerit mama menutup mata dengan kedua tangan nya..
"Sudah takdir kita mam ....
"ucap papa sambil mengambil stock peluru di kamar.
Tiba - tiba...
Kriiiinnnnnggg.....
Kriiiiiinnnnnggggg.....
Pak Simon calling....
"Hallo...."terdengar suara Simon bergetar.
"Ya hallo pak Simon...
"Pak Aldi , apa yang anda cerita kan itu benar ???....
"Anda jangan mengarang sebuah cerita " ucap nya menahan marah...
"Jika tak percaya , saya akan mengirim video yang di buat Video saat kami di serang..
Maaf , saya turut berduka.istri anda sudah tiada...
Di serang manusia serigala itu " ucap Aldi hati - hati..
"Jika tak percaya , boleh tanya kan ke pusat ..
saya sudah melapor kesana...
Barusan mereka membalas whatsapp saya , akan mengirim pasukan..
tapi saya tak yakin " ucap Aldi panjang lebar...
"Tidak yakin ????...
"Yang kita hadapi manusia serigala , bukan sembarangan... " ucap Aldi menatap handpone nya..
"Kenapa pada nyepelehin ya " batin Aldi menarik nafas berat
"Kalau begitu , tunggu saya besok !!...
__ADS_1
"Saya juga ingin melihat makam istri saya " dengan suara serak menahan tangis disana.
****
Aldi menepuk jidat nya , ia lupa menceritakan kepada Simon , jika istri nya sudah tak berbentuk...
Tak ada , habis tak tersisa...
"HM...
Istri pak Simon ...."Aldi ragu menceritakan.
"Ada apa pak ?...
ada apa dengan istri sayaaa " jerit nya.
Hingga Aldi menjauhkan handpone nya mendengar jeritan marah pak Simon..
"Maaf pak...istri anda meningal digigit manusia serigala itu...bahkan mereka memakan jasad nya ..
"Ko bisa....apa istri saya tak tahu dan kalian tak memberitahu ?? " tanya nya marah.
"Sudah , kami sudah memberitahu door to door , melalui edaran bahkan mesjid pun memberitakan.
"Kami tidak tahu , .
Tiba - tiba terdengar suara minta tolong , berawal dari pak RT dan kedua istri anda " cerita Aldi panjang lebar..kronologis kejadian nya..
"Entah dari mana masuk nya para manusia serigala itu , hingga istri anda menjadi korban..
"Saya tak bisa mencarikan detail , jika anda tidak melihat dengan mata sendiri " Aldi mendengus. berharap Simon mau mendengar nya.
"Huufff....
baiklah saya akan datang ,...
"Jika bisa sampai disini pagi atau siang pak , sebab jalan masuk kami tutup jika jika jam menunjukkan pukul 16.00 " sekali lagi berharap Simon percaya.
"What...yang benar saja .jadi saya harus berangkat sekarang , " ucap nya seakan tak percaya.
"Saya menceritakan yang sebenar nya , jika anda tidak percaya , hubungi devisi security ' Aldi sudah tak sabar ingin menyudahi pembicaraan yang menurut nya tak bermanfaat , sebab yang di ceritakan dengan susah payah , Pak Aldi seakan tak percaya.
"Mereka datang , seperti nya bertambah banyak ..
Mengapa orang - orang tak mau mendengarkan nya. " gerutu Aldi jengkel.
"Mereka datang menjadi banyak ???
aku tak mengerti apa yang anda maksud , tolong jelaskan " tanya Simon di seberang sana .
"Berawal dari satu orang yang mengigit , jika ia mendapatkan mangsa lagi, maka bertambah menjadi dua begitu seterus nya...."sekali lagi Aldi menjelaskan..
"Berarti hidup ???...
kenapa anda bilang istri saya meninggal ??...
jelaskan lebih detail " teriak nya tak percaya ...
"Huuuuff "Aldi menarik nafas panjang berusaha untuk sabar . entah mengapa ia menjadi tidak konsentrasi , melihat kedepan semakin banyak manusia serigala.
"Setiap orang yang kena gigit , ia akan berubah menjadi manusia serigala , mereka menjadi mayat hidup dan mencari korban..." kembali memegang senjata api nya.
"Istri anda sudah di gigit , menjadi mayat hidup , ia sadar bahwa ia harus menyelesaikan dengan segera ...
Tak ingin mengikuti jejak manusia serigala itu ,ia memohon saya untuk menembak nya..
Saya tembak dan jasad nya di makan oleh manusia serigala itu " Aldi sedikit berbohong . tak ingin berkelanjutan sambil menatap Calista.
__ADS_1
"Ya ampun ..baik lah, tunggu saya.
saya akan membawa pasukan dan menghabiskan mereka " ucap nya menutup pembicaraan sepihak tak mendengarkan saran Aldi.