Indigo Diperkebunan Tebu

Indigo Diperkebunan Tebu
tanda dikepala


__ADS_3

"Coba nak...kamu kosentrasi....lihat kejadian yang kemarin bisa ? tanya papa berharap sang anak mau mendengarkan.


"Jika kamu mau...pakpe bantu ....


Calista hanya terdiam ..mulai semedi.


Sambil menutup mata nya berusaha kosentrasi melihat kejadian kemarin...pakpe mengikuti Calista memejamkan mata sambil menuntun , memegang tangan Calista yang terasa dingin ....


Terlihat..Seorang pemuda ganteng yang selalu mengejar Calista dimana pun ia berada...Calista lebih kosentrasi lagi...dan melihat ternyata pemuda tampan itu , jika dilihat dengan kasat mata...akan terlihat ganteng...


Tapi tidak dengan Calista...atau orang yang bisa melihat nya... pemuda tampan itu akan terlihat jelas seorang berwajah monyet dan mempunyai ekor.


Astaga..


Dalam semedi nya Calista kaget melihat itu.


"Ya Tuhan....jerit nya...membuka mata.


Pakpe pun ikut membuka mata.


"Ada apa nak ? " tanya papa, mama dan seluruh orang yang berada di dalam kamar berbareng.


"Ternyata selama ini , Calista tertipu oleh mahkluk asral itu...mereka menyerupai manusia sempurna , ternyata mereka dari kerajaan monyet " ucap Calista menangis.


Deg...


"Aku harus melihat lagi "batin Calista sambil memejamkan mata kembali.


Terlihat Calista menikah secara mereka dan mengusap ke kepala Calista menandakan ia sudah menikah dan bagian dari.mereka....

__ADS_1


"Papa...mama...tanda dikepala Calista lihat " ucap nya menunjuk ke kepala.


"Iya ...kamu jangan takut, hanya dengan iman yang kuat...kamu bisa mengalahkan itu "ucap Pakpe.


"Berdoa...dengan khusuk , jangan memikirkan apa - apa, selain berdoa.meminta ampun dan petunjuk " ucap Pakpe memandang Calista Intens.


"Baik om...Calista mulai kembali kosentrasi berdoa...


Berdoa....dan berdoa , hingga tanda dikepala Calista bergoyang.


"Ahh....Arg.....sakit...mama...sakit "rintih Calista..


"Konsentrasi nak...berdoa.jangan putus asa "teriak Pakpe mengingatkan.


****


"Ya Tuhan....ampuni saya...tolong saya Tuhan...."teriak Calista merintih kesakitan...


"Tanda ini harus di hilangkan...jika tidak ia akan menjadi seperti mereka "ucap Pakpe .


"Tapi pak ???...


"Ibu mau....anak ibu seperti mereka "ucap Pakpe marah merasa terganggu dengan kepanikan mama Calista.


"Mam , sudah ini demi kebaikan Calista " papa menarik tangan mama.


"Kalian berdoa...jangan diam saja "pakpe terlihat marah.


"I...iya pak " ucap papa merasa tak enak.

__ADS_1


Papa mengajak mama untuk berdoa...


"Arg...Arg.....terlihat wajah Calista yang memerah...


"Kosentrasi Calista....hanya diri mu yang bisa mengalahkan pengaruh mahkluk asral itu, saya hanya membantu , kamu harus kuat" ucap Pakpe berkeringat.


Calista kembali berusaha kosentrasi.


"AGH...arrrghhh....aaaah.... terdengar Calista seperti kesakitan


"Tuhan tolong saya...."teriak Calista dan ia jatuh pingsan .


****


" Calista "teriak Mama dan papa panik.


"Kalian tetap berdoa jangan panik ...memegang kepala Calista , dan berdoa.


Walau takut melihat Calista seperti itu .papa dan mama Calista tetap berdoa.


Terlihat kepala Calista mengeluarkan asap hitam.


Dengan cepat pakpe menangkap seperti suatu benda..


Memegang dengan kuat dan berdoa hingga benda itu terbakar dan hancur lebur hingga menghilang.


"Huf...hampir saja "batin pakpe melihat Calista yang seperti tertidur dan memandang kedua orang tua Calista yang sedang ketakutan.


"Syukurlah...benda itu sudah hilang , sekarang kita tingal menunggu Calista tersadar...mudah - mudahan ia dapat melewati semua nya "ucap Pakpe sambil mengambil air minum dan meminum nya.

__ADS_1


"Anak saya tidak apa - apa kan pak ? " tanya mama menahan tangis ..


terima kasih sudah mau mampir disini


__ADS_2