
Saya akan ke sana " ucap Pakpe ..
"Baik pak , terima kasih...."Aldi menarik nafas panjang .
Setelah para dokter dan perawat mengurus , perawat yang meninggal..
Dengan diagnosa sakit jantung..
Medical yang tadi ramai karena kejadian perawat meningal ditempat ,kembali sepi .
"Mam...kita jangan melamun...otak kita harus berfikir...jangan sampai kosong..
atau menyanyi mam , walau dalam hati...
"Iya Pap...ko ngeri ya ,...
"Ada apa sih Pap , mama bingung jadi nya..ko beruntun kejadian nya ".menatap Aldi , merasa ada yang di tutupi nya...
"Huuuf....papa tidak tahu mam....
"Sudahlah , ..yang penting sekarang kita harus banyak - banyak berdoa dan jangan melamun...
jika salah satu dari kita , ada yang melamun...kita harus saling mengingatkan " ucap Aldi memeluk sang istri...ia tak ingin membuat sang istri terlalu banyak pikiran.
Mendengar ucapan Aldi , Agnes hanya menganggukkan kepala .
Ia tak tahu harus bagaimana , selain berdoa. meminta petunjuk yang di Atas untuk memberi nya kekuatan.
" Mam...."Pangil Calista lirih..
"Nak...akhirnya kamu siuman...
"Puji syukur Tuhan " ucap Aldi dan Agnes menengadahkan tangan mengucap syukur .
"Dokter...dokter " Aldi tanpa di suruh berlari mencari dokter..
__ADS_1
"Ada apa pak ??..." sang dokter terkejut mendengar teriakkan Aldi.mengingat tadi ada perawat yang meninggal.
"Anak saya....a..anak saya siuman " ucap Aldi terbata - bata..
Tanpa bicara dua kali , dokter dan perawat itu berlari mengikuti Aldi menuju kamar inap , dimana Calista berada.
"Tolong bapak dan ibu keluar sebentar..kami akan memeriksa adik Calista " usir dokter.
Berharap - harap cemas Aldi dan Agnes berpelukan menanti hasil pemeriksaan dokter....
lima menit kemudian...
keluar dokter itu...
"Bagaimana anak saya dok ??? " tanya Aldi dan Agnes berbareng.
"Saya heran , menurut hasil diagnosa saya. anak bapak dan ibu tidak apa - apa ia hanya kelelahan dan dehidrasu...
"Saya bingung kelelahan ko bisa tidur tak bangun - bangun , beberapa hari " ucap nya memandang Aldi .
"Bagaimana tak terlihat diagnosa dokter , ini hasil santet " batin Aldi dalam hati masih memandang dokter yang sedang kebingungan...
"Boleh kami masuk kedalam dok ???....
"Silahkan " ucap nya sambil berjalan kembali ke ruang kerja...
"Nak kamu tidak apa - apa " tanya Agnes melihat keseluruh tubuh Calista.
"Tidak apa - apa mam , Calista hanya lelah " ucap nya seperti ingin memejamkan kan mata.
.Aldi dan Agnes saling berpandangan.
"Ya sudah istirahat lah nak , tapi jangan lupa berdoa ya " ucap Aldi memancing Calista akan menjawab apa .
"Iya Pap..." ucap Calista seperti sedang berdoa..
__ADS_1
"Syukurlah , ia tidak apa " apa " memegang telapak kaki Calista.
****
"Kenapa kaki Calista dingin mam ???...
"Nak...sayang ..Calista "pangil Aldi..
Calista hanya terdiam...
Menyebabkan Agnes mundur kebelakang punggung Aldi ketakutan...
Tiba - tiba ...
Calista membuka mata , pandangan mata yang memerah menatap Aldi dan Agnes tajam...
"Ya TUHAN...ada apa dengan anak ku " jerit Agnes....
"Mam...jangan takut , kita berdoa ,
ya...kita berdoa sekarang " suara Aldi terdengar seperti susah menelan kaliva nya...
"Grrrr....
Kepala Calista miring ke kiri dan kanan..
Dengan memberanikan diri , Agnes mendekat.
"Nak sadar...sadar nak..." meraup wajah Calista sambil berdoa .
Sedangkan Aldi terlihat berdoa dengan khusuk...
"Aaahhhhhh.......
Dan Calista kejang - kejang...
__ADS_1
"Mam pegang kepala Calista sambil berdoa , papa memegang jempol kaki Calista sambil berdoa juga " Aldi bergegas meremas jempol kaki sekuat tenaga nya...