
"Puji sukur...adik Calista sudah siuman "ucap Pakpe memandang Calista yang masih tertidur pulas.
"Pak...tadi saya bertanya ke dokter yang memeriksa Calista...katanya Calista masih....papa tak dapat meneruskan kalimat nya...
"HM...
"Saya harus bicara apa ya , ...
"HM....angap saja Calista masih perawan untuk ukuran manusia..." menarik nafas panjang tak tahu harus bicara apa.
"Pak....maksudnya bagaimana ??? " papa Calista tak mengerti.
"HM...untuk ukuran manusia ia perawan ...
"Yang saya pikir kan...agar Calista tak mengingat kejadian waktu ia berada di istana mahkluk asral itu "ucap Pakpe ...
"Maksud pakpe ???...
"Nama nya juga mahkluk asral....ia ada dimana - mana , jika Calista mengingat nya....saya takut ia akan tertarik ingin kesana dan mencari ayah dari anak nya " memandang papa Calista tak tega...
Deg....
"Sewaktu Calista siuman....anda bertanya kah kepada Calista ??...
"Ia pak , saya tanya...apa yang kamu rasakan...
"Calista hanya menjawab...seluruh badan nya sakit , apa maksudnya pak ? " tanya papa memandang pakpe intens.
"Hanya ia yang tahu , mungkin dokter benar ...karena lelah Calista merasa seluruh tubuh nya sakit "ucap Pakpe ...
"Untuk itu ibu dan bapak jangan lengah...tetap berdoa...dan berdoa " nasehat pakpe memandang pasutri yang sedang terlihat bingung.
__ADS_1
"Sudah tak usah bingung...kita pasrahkan sama yang di atas...
pakpe , beserta kedua teman.papa dan mama kembali berdoa ...
Mereka berdoa selama sepuluh menit...
"Hoaaammmm...." Calista terbangun dari tidur nya...
****
"Selamat pagi Pap , mam "ucap Calista ceria seperti tidak terjadi apa - apa.
"Pa...pagi nak " ucap Mama dan papa heran . kedua orang tua Calista memandang satu dengan yang lain.
Pakpe memberi tanda , agar ia yang bicara .
"Apa kabar nak "ucap Pakpe mengulurkan tangan...
"Baik om "Calista membalas uluran tangan pakpe .
"Tidak om , badan Calista tidak ada yang sakit, memang ada apa ?..."tanya Calista seperti tidak terjadi apa - apa.
"Puji Tuhan....kalau kamu tidak sakit " ucap Pakpe sambil memegang kepala Calista..
"Ayo kita berdoa....
Seisi ruang kembali berdoa untuk pemulihan Calista...
Dalam berdoa pakpe memegang kepala Calista , ia ingin tahu . Apakah Calista masih dalam pengaruh mahkluk asral itu.
Setelah pakpe merasa cukup...akhirnya ia meng Amin kan doa nya .
__ADS_1
"Cepat sembuh ya nak , om ingin berpesan , agar kamu di biasakan jika melihat sesuatu...kamu cepat - cepat berdoa ya..."ucap Pakpe memandang Calista intens.
"Calista mau tanya boleh om ?..
"Ya...tanya nak..ada apa ? ".tanya pakpe.
"Calista disini kenapa om ?..
"Pesan om akan saya ingat "ucap Calista.
"Kamu anak indigo , yang sangat diincar mahkluk asral nak...jadi kamu harus kuat ..kuat iman dan kuat menghadapi mereka " ucap Pakpe..
"O...iya pakpe , terima kasih" ucap Calista memandang kedua orang tua nya.
****
"Pak ...bisa bicara sebentar "ucap Pakpe kepada papa.
Setelah sampai diluar dekat parkir mobil..
"Selalu ingatkan Calista , agar selalu berdoa...kejadian kemarin membuat Calista semakin sensitiv terhadap mahklu - mahkluk asral..."ucap Pakpe.
Papa temangu mendengar penjelasan pakpe.
Calista sudah diperbolehkan pulang .
Ia kembali sekolah.
"Hallo Calista selama datang , selamat belajar kembali " ucap teman - teman sekelas nya...
"He..he...terima kasih teman - teman " ia tertawa seperti tak terjadi apa - apa..
__ADS_1
Itu menjadi perhatian Miss Tety...
terima kasih sudah mampir disini