
"Kenapa bawa anak kecil pak ?? " tanya istri Sutan..
"Huuu...sotoy toko mas berjalan " batin Calista memandang tak suka.
"Anak kecil juga bermanfaat..."ucap Pakpe tak senang..
"Maaf maksud saya , Calista mau apa ikut masuk kedalam ?? " masih tak percaya memandang heran Calista .
"Bu...
Maaf , walau kecil , ia bisa membantu saya.
Anda bisa bantu saya ?? " tanya Pakpe balik..
Istri Pakpe yang bagai toko berjalan itu hanya melongo..tak bisa menjawab pertanyaan Pakpe.
"Jika Ibu ingin suami saya bantu , saya kedalam.
Jika tidak, kami akan pulang " terdengar Pakpe tak sabar.
"Ya sudah...saya tak butuh bantuan anda " ucap nya angkuh berjalan keluar.
"Kita pulang saja om Pakpe " ucap Calista geleng - geleng kepala.
Pakpe , Aldi dan Calista akhirnya pulang dengan kecewa karena penolakan istri Sutan...
Sebulan kemudian ...
Keluarga Aldi sedang makan siang..
Tok...tok...tok.
__ADS_1
"Biar bibi yang buka saja tuan " setengah berlari bibi menuju pintu ruang tamu.
"Oh...nyonya Sutan , ingin bertemu siapa ?? " tanya bibi sopan.
"Tuan mu ada , bilang dengan nya saya ingin bertemu " ucap nya angkuh.
"Silahkan masuk nyonya " ucap bibi karena itu adalah tamu tuan nya , ia masih harus sopan walau tamu 5ak di undang itu terlihat angkuh.
"Tidak usah disini saja " masih dengan angkuh.
"Tuan...
"Siapa bi ? " tanya Aldi melihat bibi seperti tidak senang.
"Itu tetangga kita , yang kaya toko emas berjalan " ucap Calista walau ia tidak keluar.
"Lo ko non tau ??? " bibi bertanya heran.
Calista tersenyum memamerkan gigi putih nya.
"Pagi Bu , ada apa ya " sapa Aldi sopan.
"Pak...."terlihat ragu - ragu.
"Mari silahkan masuk Bu ...
"Disini saja pak , begini...
S...saya , 8ngin meminta tolong sama bapak...
tolong suami saya pak, ia sudah seperti mayat hidup, harta kami hampir habis.tapi beliau belum sembuh juga " seperti menelan rasa malu.
__ADS_1
"Oh ada ini Sutan , mari masuk Bu " ajak Agnes , penasaran siapa tamu yang datang.
"Disini saja Bu...
"Tidak baik berdiri disitu Bu, ayo silahkan masuk " Agnes mempersilahkan, ia merasa tidak enak ..
Ada tamu tapi tidak mau masuk , seperti penagih hutang .
"Merasa Agnes menyambutnya ramah, dengan menahan malu , ia mengikuti Agnes masuk kedalam.
"Silahkan duduk...
"Ada apa Bu , apa ada yang bisa kami bantu " tanya Agnes merasa kasihan melihat nya yang terlihat lusuh.
"Bah...toko emas berjalan , sudah tidak jualan emas " batin Calista yang mendapat tatapan tajam, karena sang ayah tahu arti tatapan Calista terhadap istri Aldi.
****
"Saya ingin minta tolong kepada pak Aldi , suami saya seperti itu seperti mayat hidup.
Saya sudah pangil dukun , tapi tidak ada yang bisa , harta kami habis " ucap istri Sutan..
"Yaaa...pangil dukun, panggil sutad, jangan panggil dukun " celetuk Calista, sekali lagi ia mendapat tatapan tajam dari Aldi..
"Anak saya benar Bu , ibu pangil ustad saja untuk doa bapak supaya tenang " ucap Agnes.
"Maaf Bu , umur siapa yang tahu, anak saya benar, ibu panggilkan saja ustad untuk mendoakan Bapak, sebab ilmu kedokteran tidak bisa " ucap Aldi melihat mata istri Sutan, dengan maksud percaya lah ia dengan perkataan nya.
"Seperti itu pak ???...
Aldi menganggukkan kepala..
__ADS_1
Dengan menunduk istri Sutan pamit .
like, cmnd dung guys.supaya emak semangat