Indigo Diperkebunan Tebu

Indigo Diperkebunan Tebu
datang


__ADS_3

"Kenapa bawa anak kecil pak ?? " tanya istri Sutan..


"Huuu...sotoy toko mas berjalan " batin Calista memandang tak suka.


"Anak kecil juga bermanfaat..."ucap Pakpe tak senang..


"Maaf maksud saya , Calista mau apa ikut masuk kedalam ?? " masih tak percaya memandang heran Calista .


"Bu...


Maaf , walau kecil , ia bisa membantu saya.


Anda bisa bantu saya ?? " tanya Pakpe balik..


Istri Pakpe yang bagai toko berjalan itu hanya melongo..tak bisa menjawab pertanyaan Pakpe.


"Jika Ibu ingin suami saya bantu , saya kedalam.


Jika tidak, kami akan pulang " terdengar Pakpe tak sabar.


"Ya sudah...saya tak butuh bantuan anda " ucap nya angkuh berjalan keluar.


"Kita pulang saja om Pakpe " ucap Calista geleng - geleng kepala.


Pakpe , Aldi dan Calista akhirnya pulang dengan kecewa karena penolakan istri Sutan...


Sebulan kemudian ...


Keluarga Aldi sedang makan siang..


Tok...tok...tok.

__ADS_1


"Biar bibi yang buka saja tuan " setengah berlari bibi menuju pintu ruang tamu.


"Oh...nyonya Sutan , ingin bertemu siapa ?? " tanya bibi sopan.


"Tuan mu ada , bilang dengan nya saya ingin bertemu " ucap nya angkuh.


"Silahkan masuk nyonya " ucap bibi karena itu adalah tamu tuan nya , ia masih harus sopan walau tamu 5ak di undang itu terlihat angkuh.


"Tidak usah disini saja " masih dengan angkuh.


"Tuan...


"Siapa bi ? " tanya Aldi melihat bibi seperti tidak senang.


"Itu tetangga kita , yang kaya toko emas berjalan " ucap Calista walau ia tidak keluar.


"Lo ko non tau ??? " bibi bertanya heran.


Calista tersenyum memamerkan gigi putih nya.


"Pagi Bu , ada apa ya " sapa Aldi sopan.


"Pak...."terlihat ragu - ragu.


"Mari silahkan masuk Bu ...


"Disini saja pak , begini...


S...saya , 8ngin meminta tolong sama bapak...


tolong suami saya pak, ia sudah seperti mayat hidup, harta kami hampir habis.tapi beliau belum sembuh juga " seperti menelan rasa malu.

__ADS_1


"Oh ada ini Sutan , mari masuk Bu " ajak Agnes , penasaran siapa tamu yang datang.


"Disini saja Bu...


"Tidak baik berdiri disitu Bu, ayo silahkan masuk " Agnes mempersilahkan, ia merasa tidak enak ..


Ada tamu tapi tidak mau masuk , seperti penagih hutang .


"Merasa Agnes menyambutnya ramah, dengan menahan malu , ia mengikuti Agnes masuk kedalam.


"Silahkan duduk...


"Ada apa Bu , apa ada yang bisa kami bantu " tanya Agnes merasa kasihan melihat nya yang terlihat lusuh.


"Bah...toko emas berjalan , sudah tidak jualan emas " batin Calista yang mendapat tatapan tajam, karena sang ayah tahu arti tatapan Calista terhadap istri Aldi.


****


"Saya ingin minta tolong kepada pak Aldi , suami saya seperti itu seperti mayat hidup.


Saya sudah pangil dukun , tapi tidak ada yang bisa , harta kami habis " ucap istri Sutan..


"Yaaa...pangil dukun, panggil sutad, jangan panggil dukun " celetuk Calista, sekali lagi ia mendapat tatapan tajam dari Aldi..


"Anak saya benar Bu , ibu pangil ustad saja untuk doa bapak supaya tenang " ucap Agnes.


"Maaf Bu , umur siapa yang tahu, anak saya benar, ibu panggilkan saja ustad untuk mendoakan Bapak, sebab ilmu kedokteran tidak bisa " ucap Aldi melihat mata istri Sutan, dengan maksud percaya lah ia dengan perkataan nya.


"Seperti itu pak ???...


Aldi menganggukkan kepala..

__ADS_1


Dengan menunduk istri Sutan pamit .


like, cmnd dung guys.supaya emak semangat


__ADS_2