Indigo Diperkebunan Tebu

Indigo Diperkebunan Tebu
Dimedical


__ADS_3

Dengan setengah berlari, sang Mama mencari keberadaan suami dan anak nya...


"Pap...menghampiri nya setelah mendapatkan dimana anak dan suami nya berada...


"Calis tidak apa - apa ma, hanya kelelahan dan tidak makan " ucap sambil mengusap pundak Faldi menenangkan sang istri yang terlihat akan menangis....


"Calis , papa ketemukan dimana ? ucap Agnes memegang tangan anaknya....


"Ditengah-tengah tebu, papa heran ko Calista bisa sampai disana ? tanya Faldi bingung...


"Apa Pap....ditengah pertebuan ?...


"Ko bisa ???


"Iya, papa heran...rumah terkunci semua.kamar Calis juga waktunoita ketuk dalam keadaan terkunci.jendela kamar Calis tertutup


tidak ada terlihat dibuka paksa " ucap Faldi...


"Iya Pap , bahkan pintu ruang tamu pun dalam keadaan terkunci " ucap Agnes....


"Ada apa ya Pap sama Calis ? tanya Agnes...


Faldi hanya mengangkat pundak nya, tak mengerti....


****


Tak lama kemudian Calista membuka mata nya...

__ADS_1


"Mam...ucap nya lemah...


"Nak..bagaimana apa yang kamu rasa kan...? tanya Mama merasa cemas...


""Badan Calis cape mam...memperlihatkan tangan dan kaki nya yang terkena duri.outri.malu dan daun tebu...


"Ya Tuhan...kamu kenapa bisa ada disana nak ?...


"Calis ga tau mam, bangun-bamgun Calis ada ditengah-tengah tebu gitu....jika Calis tak berjalan...ga akan ketemu orang dan papa " ucao Calista menangis....


"Sudah nak disini ada mama dan papa sudah jangan menangis " ucap Agnes memandang sang suami yang terlihat berfikir mendengar ucapan sang anak...


"Calis baru disini,ia belum mengenal areal sini, kenapa bisa ada ditengah tebu seperti itu " ucap Faldi berbicara dalam hati...sambil melihat anaknya yang sedang menangis....


"Nak waktu kamu terbangun...ada siapa saja disana ? tanya Faldi masih penasaran ...


"Waktu pangil Calis, Calis takut Pap...Calis merinding....terlihat gemetar....


"Kamu tak melihat siapa yang memangil kamu sayang " pancing Faldi ia masih penasaran siapa yang coba-coba berani dengan anak nya..


"Ga ada siapa-siapa Pap..."ucao Calis menegaskan...


****


"Jangan-jangan " batin Faldi dalam hati tak berani mengutarakan...


Berjalan keluar kamar Faldi memandang dikejauhan...

__ADS_1


"Anak ku Indigo, ia tak melihat yang memangilnya siapa ? batin Faldi.


"Siapa yang berani seperti ini,masalah nya aku yakin, anak ku belum kenal dengan siapa-siapa disini...teman SMA nya pun mungkin masih sedikit " ucap Faldi monohok...tak mengetahui ada yang memperhatikan nya...


"Pak Faldi...siapa yang sakit ? tanya teman satu departemen nya...


"Calista ???


"Sudah diketemukan ? tanya nya bertubi - tubi...


"Iya pak...tadi menjelang magrib " ucap nya...


"Main kemana Calis, siapa yang ajak ? ko ajak main jauh-jauh " ucapnya banyak tanya....


Faldi tak menjawab, ia hanya mengaruk kepala yang tak gatal...


"Pak Faldi harus menjaga anaknya,supaya tak main jauh " ucapnya asal bicara...


"Maaf pak saya mau ambil obat,sudah dipangil " alasan Faldi karena ia malas meladeni nya...


"Ga tau apa-apa nyerocos aja,apa orang disini seperti ini? " batin Faldi marah....


Setelah dokter menyatakan Calista boleh pulang dan Faldi sudah mengambil obat ,mereka lalu pulang...


Sesampai nya dirumah,Calista gemetar...


"Ada apa nak " tanya Agnes...

__ADS_1


"Apa Kunti yang diayunan itu yang membawa Calis papa "ucap jya


__ADS_2