Indigo Diperkebunan Tebu

Indigo Diperkebunan Tebu
seisi rumah hilang


__ADS_3

Pagi adalah kata yang indah.


Karena pagi adalah sebuah awal kehidupan.


Matahari terlihat cantik memancarkan sinar nya...


"Hoaaam.....ternyata.


"Aku semalam bermimpi , ada angin begitu kencang...untung saja angin itu reda , apa arti nya ya " batin Calista sambil memijat kening yang terasa pusing.


Bangun dari tempat tidur nya , Calista melirik jam dinding.


"Ah sudah jam 06.00 pagi " batin nya sambil mengambil handuk lalu mandi.


Selesai mandi , Calista menyiapkan buku pelajaran hari ini dan memasukkan nya kedalam tas..


Setelah selesai Calista keluar dan berjalan mencari kedua orang tua nya.


"Mam...."teriak Calista berjalan keruang makan.


"Ko ga ada orang "batin Calista..


"Pa...Papa.....


"Ada apa ini "Calista mulai merasakan jantung nya berdebar kencang .


"MAMA...PAPA...kalian ada dimana ?? " teriak Calista, tidak seperti biasa nya.jika pagi ia selalu melihat kedua orang tua nya di meja makan, tapi hari ini ia tak menemukan siapapun .


Buuug...

__ADS_1


Tas sekolah Calista merosot dengan perlahan.


"BIBI, MAMANG.."teriak Calista mulai panik .


MAMA , PAPA , BIBI , MAMANG . KALIAN ADA DIMANA " teriak Calist Panik mencari kedua orang tua nya ke dalam kamar.


Tok...tok...tok....tak ada jawaban


Kreeek....Calista membuka pintu kamar yang tak terkunci.


Tapi ia tak mendapatkan nya....dengan pucat Calista berbalik badan , mencari bibi dan Mamang ke belakang......tapi tetap tak mendapatkan nya...


"MAMA ...PAPA , kalian ada dimana , jangan membuat aku takut " teriak Calista panik, wajah nya mulai memerah dan menangis.


Berlari mencari bibi dan Mamang ke dapur dan ke kamar Mamang dan bibi , tetapi tetap tidak menemukan nya .


Dengan putus asa Calista.menjatuhkan badan nya...


"Calista....jangan takut nak, pusatkan dirimu....konsentrasi, jangan lemah, ada saya yang membantu mu " ucap seseorang disana menguatkan


"Dengan siapa Calis bicara ....


"Kamu pasti mengenal suara saya .... "Om pakpe ???...


"Ya...sudah cepat masuk keruang tamu " perintah nya.


****


Dengan tergesa-gesa , calist berjalan memasuki ruang tamu.

__ADS_1


Menuruti perintah pakpe , Calista duduk di sofa menahan tangis nya.


"Tenang....kamu tenang dulu...tarik nafas pelan - pelan lalu buang " ucap Pakpe diseberang sana.


Walau hanya mendengar suara nya ,Calista menuruti perintah pakpe .


Ia menarik nafas pelan - pelan dan menghembuskan nya..


"Sudah tenang , jika sudah tenang.Berdoalah "perintah nya.


"Saya mau minum dulu om "ucap nya berdiri dan mengambil air minum di dispenser ...


Merasa lehernya tidak kering lagi , ia kembali ke ruang tamu duduk dan mulai konsentrasi.


"Kosentrasi....lebih dalam lagi , pelan....kosentrasi " perintah pakpe disana...


"Aaahhh....teriak Calista..kaget dan berdiri tak percaya yang dilihat nya.


"Apa yang kamu lihat ? " tanya pakpe....


****


"Saya melihat papa, mama, bibi dan Mamang seperti dihadang dengan awan gelap , hingga mereka tak dapat melihat dan keluar " ucap Calista ..


"HM....ada yang berusaha menutupi kedua orang tua mu. agar mereka tak dapat beraktifitas dan melaporkan kejadian kebakaran kemarin "ucap Pakpe dengan nada menahan marah.


"Jadi saya harus bagaimana om ? " tanya Calista menggenggam kedua tangan nya .


"Kamu sekolah dulu , biar om cari jalan keluar nya...

__ADS_1


"Tapi saya tak dapat belajar om, saya tak tenang " ucap Calista menunduk kan kepala


__ADS_2