Indigo Diperkebunan Tebu

Indigo Diperkebunan Tebu
sadar kembali


__ADS_3

"Semoga tidak apa - apa dan pasti tidak ada apa - apa sebab tangan Tuhan menolong kita . "ucap nya masih memegang kepala Calista tetap berdoa dan memberi semangat kepada orang tua Calista.


"Amin..."ucap papa dan mama berbarengan.saling berpandangan.


"Kami pamit , esok kami kembali melihat keadaan adik Calista , kalian juga tiap malam jangan lupa berdoa"ucap Pakpe mengulurkan tangan sambil keluar dengan kedua teman nya...


Jam menunjukkan pukul 05.00, saat mama terbangun dan bersih - bersih kemudian berdoa...


Berdoa meminta ampun dan pertolongan dari sang maha pencipta agar Calista bisa bangun dan menjadi Calista seperti dulu ,periang dan ramah...


Anak yang pandai dan selalu menjadi anak kebanggaan nya..


Sambil meminta mama tak kuasa menahan tangis nya.....


"Mam....tiba - tiba Calista tersadar dan memanggil sang mama sangat lemah...


"Puji sukur....kamu sudah siuman , Pap...Calista sudah sadar "teriak Mama senang.


"Nak....bagaimana perasaan mu , ada yang sakit tidak ? " tanya papa tak sabar .


'Badan Calis sakit semua Pap "ucap nya lirih ...


****


"Sebentar papa pangil dokter ....berlari keluar.

__ADS_1


Beberapa menit kemudian papa datang bersama dokter...


"Mohon keluar sebentar ibu dan bapak kami ingin memeriksa Calista ...


Papa dan mama pun keluar dengan harap - harap cemas.


Beberapa menit kemudian , Setelah dokter memeriksa mama dan papa diperbolehkan masuk..


"Bagaimana pak...anak saya..??.


"Secara keseluruhan bagus...tidak ada yang mengawatirkan " ucap dokter itu .


"HM....bagaimana dengan alat vital nya dok ? " papa bertanya ragu - ragu...mengingat kejadian yang membuat nya merasa gagal sebagai orang tua .


"Tidak apa - apa dengan alat vital Calista ...ada apa ya pak ??? " dokter balik bertanya.


"Oh masih.....jangan khawatir pak...adik Calista masih perawan "ucap dokter itu mengangkat satu alis nya , merasa heran dengan pertanyaan papa.


"Tapi tadi Calista mengeluh badan nya sakit semua " ucap papa menatap sang dokter tak percaya ...


"Oh...itu mungkin dik Calista lelah jadi badan nya sakit semua...nanti saya beri obat untuk menghilangkan rasa sakit nya ...


'Ha....apa iya "batin papa memandang mama tak percaya ...


"Terima kasih dok...giliran mama yang bicara ...ketika mendapat tatapan aneh dari sang dokter.

__ADS_1


"Sama - sama "ucap dokter sambil berlalu dari ruang rawat inap itu...


"Pap...aku tak percaya mendengar nya "bisik mama perlahan...


"Ya....papa juga...nanti papa tanyakan ke pakpe...


****


Mama hanya menganggukkan kepala mendengar ucapan sang suami...ia juga merasa ragu dengan diagnosa dokter itu , secara Calista sudah menikah dengan pangeran mahkluk asral...


"Hal yang mustahil " batin nya..


"Sabar ya mam...sabar...kita lebih banyak - banyak berdoa "ucap papa memeluk mama yang terlihat Manahan tangis .


"Iks...iks...aku takut Pap...bagaimana dengan masa depan anak kita satu - satu nya..."Akhirnya pecah juga tangis mama yang selalu ia tahan..


"Kita hanya bisa berdoa meminta tolong pada NYA mam, hanya itu " ucap papa bergetar.ia juga berusaha menahan air mata nya didepan sang istri.


"Ya Tuhan apa salahku " batin papa memegang dada nya .


"pagi " ucap Pakpe dan kedua teman nya..


"Pagi pak..."papa dan mama menjawab dengan penuh harap.


"Bagaimana keadaan dik Calista ???...

__ADS_1


"Tadi sudah siuman pak , tapi saat ini tertidur lagi karena pengaruh obat ..


mampir ya guys disini


__ADS_2