Indigo Diperkebunan Tebu

Indigo Diperkebunan Tebu
Alam bawah sadar


__ADS_3

Hari mulai malam....


"Kamu akan memasuki alam bawah sadar , berjalan terus..


Apa pun yang terjadi jangan kamu hiraukan....


Jika kamu hiraukan , kamu tak akan kembali , saya akan membantu mu " ucap Pakpe tegas tak ingin main - main..


"Apa kamu siap ?? " tanya pakpe memandang Calista intens.


"Jika kamu tak siap , kita akan mencari jalan keluar yang lain....ucap nya beruntun..


"Siap om , apa pun yang terjadi , saya harus siap menjemput kedua orang tua saya , bibi dan Mamang...kasihan mereka kena imbas nya karena saya...


Pakpe menatap Calista tak percaya.


"Apa maksud kamu bicara seperti itu .???


Apa kamu ingin menyerahkan diri mu ??..


"Jika ia bagaimana om ?? " tanya Calista seperti putus asa.


"Kamu menyerahkan diri mu , tetap saja kedua orang tua mu akan di sandera mereka...mahkluk asral itu licik nak ...ucap nya penuh penekanan .


"Saat ini saja mama kamu akan di jadikan istri juga oleh mereka..."memandang Calista..


"Jadi kalau kamu masih bimbang , sudah tidak usah " ucap Pakpe ingin berdiri...


"Tidak om....saya tidak bimbang...baik.saya tidak menyerahkan diri....tapi menjemput orang tua saya , bibi dan Mamang..."ucap nya menunduk.


"Benar , kamu sudah siap ???....

__ADS_1


"Siap om....saya siap " ucap Calista .


Pakpe memandang wajah Calista, ia ingin melihat keseriusan Calista menangani masalah ini.


"Baik , kalau kamu sudah siap ..


kosentrasi...kosongkan pikiran mu , ingat apa pun yang kamu lihat , itu hanya halusinasi untuk mengerjai kamu.jika kamu mengikuti nya mahkluk asral itu akan semakin meraja rela.


kosongkan pikiran mu....bagus..


"ucap nya ketika melihat Calista sudah memasuki alam bawah sadar nya...


****


Terlihat gelap , tak ada penerangan sedikitpun.


Calista berjalan sambil meraba..


"Diujung jalan ada cahaya , itu berarti arwa kamu sudah keluar dari badan mu.."ucap Pakpe disana.


"Iya om...


Benar saja terlihat cahaya ,di ujung sana .


Dengan berdebar Calista sambil berjalan meraba - raba mempercepat gerakan kaki nya.


"Akhirnya ...ucap Calista melihat kekanan dan kiri...


"Jangan melihat kanan dan kiri , terus berjalan , ingat apa pun yang terjadi jangan hiraukan " ucapan pakpe terdengar kembali...


Dengan sedikit gemetar , Calista berjalan terus...sementara ia belum melihat apap pun....hanya jalan yang sepi.

__ADS_1


Baru beberapa menit Calista melangkah ada seorang yang menghadang nya..


" Berdoa Calista...jika perlu berkelahi...hadapi..


"Hallo cantik...kamu semakin cantik , ikut saya "ucap nya . tadi Calista melihat mahkluk itu sangat jelek , tapi tiba - tiba menjadi wajah yang sangat ganteng sekali...seperti artis Korea lie Ming ho.


Dengan acuh Calista melewati nya .


Merasa di acuhkan , mahkluk itu menarik tangan Calista.


Sambil berdoa Calista mengerakkan tangan nya , dan sekali hentak mahkluk itu terhempas..


Baru beberapa langkah , ia bertemu mahkluk asral menyerupai Miss Tety...


"Nak...ayo kita sekolah " ucap nya sambil mengandeng tangan Calista.


Ketika hendak menjawab.


"Jangan jawab pertanyaan siapa pun " ucap Pakpe tegas .


Diam dan berjalan terus tak memperdulikan mahkluk asral yang menyerupai Miss Tety...


"Calista kamu harus sekolah "teriak mahkluk itu...berusaha menghalangi Calista..


Tetap sambil berdoa , Calista menghentakkan tangan nya dan berjalan menjauhi...


Tiba - tiba....


"Nak...cucu Oma " menyerupai Oma nya yang sudah tiada ...


"O...Oma....

__ADS_1


"Jangan bicara ...itu bukan Oma kamu " teriak Pakpe...


SELAMAT MEMBACA


__ADS_2