Indigo Diperkebunan Tebu

Indigo Diperkebunan Tebu
kembali teror 3


__ADS_3

"Ya....


Akibat santet itu , ia kesasar ke dunia lain..tapi jangan takut. adik Calista pasti akan menemukan jalan keluar " ucap Pakpe yakin...


Aldi dan Agnes saling berpandangan , tak mengerti .


"Pakpe...maksud nya apa ?? " tanya Agnes , merasa ia harus bertanya lebih dalam , takut ada apa dengan anak satu - satu nya itu..


"Santet itu penjarakan roh Calista , tapi berkat ke gigihan nya dalam berdoa , ia berhasil meloloskan diri , sekarang sedang mencari jalan keluar " sambil menutup mata berdoa..


Aldi dan Agnes walau tak mengerti mereka mengikuti pakpe berdoa...


Tiba - tiba


"Huk...huk..huk..." Calista terbatuk - batuk.


"Minum ini dik " Pakpe memberi air minum , entah dari mana Pakpe mendapatkan air itu , karena didalam kamar tidak terdapat air sedikit pun.


Karena dari kemarin , mereka terus di teror , hingga lupa untuk minum atau makan.


Gleg...gleg..


Seperti habis berlari dan berlari jauh ,


Calista minum sampai tak tersisa sedikit pun .


"Mama ...papa..." ucap Calista setelah Ia merasa lega dan sadar berada dimana.ia merentangkan kedua tangan nya ,ingin menangis di pelukan ke dua orang tua nya . kedua orang tua nya memeluk terharu , bisa mendapatkan anak nya kembali.


"Syukurlah nak , kamu selamat " ucap Agnes mengelus punggung Calista.


"Pakpe , Calis mau tanya , ada apa dengan kami...


Selama kami disini ,ko tak henti - henti nya kami mendapat teror seperti ini...padahal apa salah kami pakpe ?? " tanya Calista ..

__ADS_1


"Orang iri...ada orang yang iri dengan papa kamu , ia orang kuat di sini....


Ampuni mereka , dengan mengampuni mereka akan mendapat ganjaran nya sendiri..." ucap nya tenang..


"Tapi pakpe ...kami di teror terus ?? " tanya Calista..


"Sabar nak...angap ini cobaan yang harus kalian lalui...


maka nya jangan tinggalkan doa...


Doa adalah kekuatan dalam setiap masalah ...


"Pakpe , sekarang ingin menginap atau pulang ??? " tanya Agnes...karena ia ingin bertanya lebih siapa yang telah jahat kepada keluarga nya..


"Saya akan menginap di rumah ibu ..


"Terima kasih pak...";mama Agnes tersenyum lega merasa tenang.


Terlihat Pakpe sedang berdoa dan melemparkan sesuatu .


"Ya...mahkluk ini yang membuat seorang perawat kesurupan dan meninggal.


Bussssst..


Terlihat asap mengepul dari halaman..


"Ada apa Pakpe ? " tanya Aldi merinding.


"Ini medical , di ujung sana tempat permandian jenasah..arwah yang meninggal kecelakaan dan sebagai nya..masih disini...mereka belum mendapat kan jalan.


jadi ada orang jahat yang menyalah gunakan mereka...hingga para perawat yang shif malam kesurupan " ucap Pakpe panjang lebar.


"Ya TUHAN , jahat sekali.mereka " ucap Aldi menatap kedepan....

__ADS_1


"Sudah ...yang penting jangan banyak melamun...


****


Calista sudah di nyatakan sehat , ia pun sudah di perbolehkan pulang.


"Mari silahkan masuk pak..." mama Agnes mempersilahkan Pakpe masuk.


"HM...." tak menjawab ucapan Agnes , dengan memijingkan mata Pakpe berjalan kebelakang rumah...


"Astaga " ucap Pakpe sambil menyentuh tanah...


"Ada apa pak ??? " tanya Aldi mengangkat satu alis nya tak mengerti .


"Ambil kan saya pacul " ucap Pakpe sekali lagi mengacuhkan pertanyaan Aldi.


Merasa heran Aldi masuk kedalam gudang dan mengambil pajul...


Sreeek....sreeek..


Bunyi pacul yang diseret Pakpe...


Tangan pakpe menyentuh tanah dan berdoa...


Baru dua menit Pakpe berdoa...


Tiba - tiba..


Busssss....


Keluar semacam boneka dari kain dan kain itu berwarna putih .


like , cmnd , vote dan hadiah nya dung...biar enak tambah semangat..

__ADS_1


terima kasih cantik dan ganteng


__ADS_2