
"Sudah percaya belum ???
Calista tersenyum melihat pemuda itu pucat bagai kapas.
"I..i..ya , saya percaya .. "menjawab dengan wajah pucat.
"Terus apa tindakan mu " ucap Calista galak..
Aldi dan Agnes hanya geleng - geleng kepala melihat Calista begitu galak.
menghadapi seorang pemuda.
"Maksud kamu ????..
Calista menepok jidat mendengar penuturan sang pemuda yang terlihat bodoh.
Menurut nya..
"Kamu sudah tabrak lari Abang ojol , terus tindakan kamu apa ?? " jengkel Calista berteriak.
"Tangung jawab dong....
"Saya takut dipenjara " ucap nya sambil menunduk ketakutan.
"Ya itu resiko kamu ....
"Tolong saya " ucap nya...
Calista melihat arwah itu.
"Saya ingin pemuda ini kerumah dan melihat anak saya yang sendiri ' menangis.
"Ibu nya kemana ?? " tanya Calis heran.
"Istri saya sudah meninggal saat melahirkan nya....
Haa...
"Kalau kamu tidak menolong nya keterlaluan " bentak Calista memandang pemuda itu.
"Iya saya mau menolong nya ' tatapan mata yang tak dapat Calista arti kan
"Pap...ayo kita kesana, kasihan Pap...
"Meminta papa nya menyetujui
"Kamu pergi sama Mamang , biar papa telefon supir kantor , agar menjemput papa..
__ADS_1
nanti sekolah papa minta ijin wali mu, cepat jalan " ucap papa panjang lebar .
"Mam , papa ,Calis pamit " ucap nya segera menarik pemuda itu dan naik ke mobil diikuti Mamang.
Melihat itu mama hanya geleng - geleng kepala
'Resiko punya anak indigo mam " papa mengaruk kepala yang tak gatal.
"Iya.....
"Cepet mang " sambil melihat keblakang arwah ojol itu masih mengikuti.
Dengan kecepatan penuh Mamang melajukan mobil nya.
Tiba di sebuah perkampungan .
Sebuah rumah gubuk.
Tok...tok..tok
"Anak ku " ucap nya lirih
Tak ada jawaban.
Dengan segera Calis masuk ke dalam.
Terlihat seorang anak sedang tidur sendiri dengan memegang perut nya..
"Dik...bangun " Calista membangunkan perlahan...
"Panas....badan nya panas " ucap Calis panik menatap pemuda dan arwah Abang ojol itu.
Abang ojol meneteskan air mata
"Anakku kasihan kamu nak , pasti kamu kelaparan " ucap nya.
"Ayo kita bawa kerumah sakit ' pemuda itu dengan cepat mengendong anak Abang ojol.
Bergegas , Calista , Mamang dan pemuda itu menuju mobil.
"Cepat mang " suara Calista gemetar.
"Tenang non , jangan takut . pasti sampai " Mamang melirik Calista .
Kembali dengan kecepatan penuh Mamang membawa mobil menuju kerumah sakit terdekat.
****
__ADS_1
Sesampai di rumah sakit.
"Tolong.....tolong adik saya " teriak pemuda itu .
Beberapa perawat dan dokter menghampiri nya..
"Tolong adik saya dok ...
"Akan kami tolong , silahkan keluar dulu " pinta dokter.
Calista , Mamang dan pemuda yang menabrak Abang ojol itu duduk dengan gelisah .
"O ya...kita belum kenalan , aku dion " ucap nya mengulurkan tangan.
"Calista " jawab Calista acuh.
"Cantik ..." batin Dion memandang Calista tak berkedip.
"Sejak kapan kamu bisa melihat mahkluk asral..
"Bawaan...
"O....
Hanya itu yang keluar dari bibir kedua anak muda ..
Terlihat arwah Abang ojol bolak balik seperti setrikaan.
Ia begitu gelisah mendapatkan sang anak semata wayang sendiri dirumah dalam keadaan sakit.
Tak lama kemudian...
"Bagaimana dok ? " tanya Calista dan Dion berbarengan.
"Adik berdua ini siapa nya , wali keluarga ?? " tanya dokter.
"Iya .."ucap Dion cepat.
"Adik kamu kena tipes dan tidak makan .
mungkin tiga hari ia tak makan..
Untuk sementara ia harus di opname, tolong diurus administrasi nya " ucap dokter.
"Baik dok " ucap Dion...
Ia berjalan mengurus nya.
__ADS_1
like cmnd ku tunggu thanks