Indigo Diperkebunan Tebu

Indigo Diperkebunan Tebu
mencari kembali


__ADS_3

Kembali terdiam....tak ada suara..


Dengan susah payah perlahan Calista berusaha membuka mata nya...


Sadar ia dalam bahaya...Calista berusaha konsentrasi agar ia tak termakan bujuk rayu sang nenek penganut ilmu hitam itu.


Perlahan Calista merogoh kantong nya dengan tangan yang gemetar.


"Untung masih ada " batin nya dalam hati sambil mengengam minyak itu


"Cah ayu " ucap nya ..


Saat nenek itu ingin meletakkan tangan nya di kepala Calista...


"Byuuur...


Calista melemparkan minyak itu , sambil berdoa...


"Kurang ajaaarrrr.....kamu "jari tangan nya yang panjang dan hitam menunjuk ke Calista marah.


"Panas....sakit....panasss...."jerit nenek itu.


"Lari Calista " teriak Pakpe kembali...


Seakan tenaga nya pulih kembali , Calista berdiri dan berlari sekuat yang ia mampu.


ketika ia melihat kebelakang...


Terlihat nenek itu meleleh seperti plastik yang di bakar...


Bumi berguncang seakan mengikuti lelehan sang nenek penganut ilmu hitam


Dan pepohonan ikut mengubur abu sang nenek .


"Iih...menakutkan " ucap Calista..kembali berjalan dengan terseok - Seok...


Calista tidak tau ia sedang berada dimana...

__ADS_1


Berjalan...berjalan terus....sampai ia mendapatkan pohon yang berbuah...


Buah itu terlihat merah sangat sedap dilihat .


"Ini kata orang buah cipluan ??..


"Benarkah ?? " ucap Calista ragu - ragu mengambil nya..


Karena ia sangat.lapar sekali , mengambil dan memakan nya langsung.


"HM....manis " spontan Calista meloncat dan mengambil sebanyak yang ia suka.


"Lumayan ganjal perut " ucap Calista tersenyum..


Senyum yang beberapa hari ini menghilang ...


"Aku ada dimana ini , seperti nya hari mulai malam " ucap Calista lirih...


Ia merasakan tubuh nya lemah.


Ia merasa tak kuat , sedangkan ujung mata nya sekilas melihat beberapa kuntilanak bergantungan...


"Astaga...."meraba minyak dalam kantong nya tak ada...rupa nya terjatuh saat ia berlari tadi.


"Pergi kamu , jangan melawan saya , saya berdoa bisa hancur lebur kamu " ancam Calista saat melihat kuntilanak itu mulai mendekati nya...


"Pergiiii....jauh..jauh...


Merasa terancam beberapa kuntilanak , pergi dengan cepat .


badan nya seperti tak bertulang , akhir nya Calista terjatuh dan tertidur ditanah...


Sementara itu dirumah kedua orang tua Calista ..


"Maaf pak Aldi , saya belum menemukan anak bapak. ini kasus yang sangat luar biasa ..."ucap komandan polisi itu geleng - geleng kepala


"Gimana mau bisa dapat , mahkluk asral lawan nya " batin Aldi dalam hati , menahan sedih .

__ADS_1


"Tapi kami akan berusaha pak " memberi semangat Aldi..


"Terima kasih pak " sambil menarik nafas panjang .


"Pak...saya punya usul , kalau boleh " ucap mandor pekerja.


"Silahkan pak ...


****


"Bagaimana kaya dulu , waktu kita mencari Calista , kita bawa kentongan apa lah untuk bunyi - bunyian , seperti waktu itu dik Calista kami temukan gerbang lama.


" Ini memang cara lama , mudah - mudahan berhasil dan sambil berdoa pak " ucap mandor itu menundukkan kepala.


Kembali seperti dulu mengikuti saran mandor itu , saat mencari Calista.


Beberapa karyawan dan polisi yang di sebar keseluruhan penjuru...mencari Calista sambil membunyikan kentongan.


Hari pun semakin malam , terlihat beberapa orang sudah mulai lelah mencari Calista...


"Calista....Calista...."suara beberapa orang yang mulai melemah...


Ada yang kreatif memangil dan berdoa...


Tapi tak menemukan nya...


"Om....."ucap Calista lemah ia yang melihat cahaya obor tak dapat bergerak..tubuh nya sudah lelah sekali.


"Papa....


Kring...


Kriiiiinnnngg....


"O...pakpe menghubungi ku " batin Aldi yang mengikuti mencari nya...


hai guys...

__ADS_1


terima kasih sudah mau mampir..


__ADS_2