
"Ada apa sih Pap ???? "tanya Calista melembut.
"Kamu darimana tadi ? " tak mau kalah papa menegur nya.
"Di....di kamar...
"Ya ampun tadi ke kamar kan mau ambil buku "ucap Calista bicara sendiri , sambil berlari kembali ke kamar mengambil buku nya Yeng tertingal.
Mendengar itu kedua orang tua Calista saling berpandangan mulai curiga telah terjadi sesuatu dengan Calista.
"Cepat nak " tegur papa , tak ingin terulang kembali.
"Calista...."papa berteriak lebih kencang ..
"Ya sebentar....
Beberapa menit kemudian Calista keluar dengan membawa tas nya.
"Kenapa lama sekali nak !!...
"Ih mama...Calista cari buku....beberapa kali Calista bilang....lagi cari buku "ucap nya kasar.
"Calista....kamu sama mama begitu ?.
"Mama bicara baik-baik , kamu jawab seperti itu, apa pantas "bentak papa, melihat sang istri dibentak oleh anak kesayangan mereka.
"Abis nya...
"Stop...kemana Calista yang halus , lembut dan sopan , apa kamu kami ajarkan seperti itu "papa mulai terpancing.
"Sudah Pap....sudah....lihat matanya, seperti nya bukan Calista." bisik mama memegang papa agar tak marah berlanjut.
"Calista ayo makan nak "ucap Mama gemetar melihat tatapan mata sang anak.
"Nyuruh makan aja , pake berdebat "ucap nya....
"Cha....papa mulai emosi melihat nya...
"Pap...."ucap Mama memberi isyarat.
__ADS_1
Akhirnya papa.mengalah dan terdiam...
Bibi yang melihat itu , keluar memangil Mamang....
"Mang....
"Iya...ada apa bi....
"Mamang tak mendengar teriakan marah Tuan ???...
"Haa....tuan marah - marah ?..
"Iya non Chalita berulah...
"Saya tak mendengar BI , baru pulang beli bensin "ucap nya ..
"Oh pantas....
"Yang saya heran si non, seperti bukan non "cerita bibi...
Mamang tak menjawab cerita bibi , dengan segera ia masuk kedalam ruang tamu.
****
Terlihat kedua orang tua Chalista memandang tak berkedip...
Cara makan Chalista yang tidak biasa nya...
Ia memakan hampir 1 tempat nasi...
Lauk nya pun habis , biasa nya Chalista jika sarapan hanya sedikit.kali ini makan seperti orang yang kesurupan ...
Saat mama hendak menghampiri...papa menahan nya...
Papa berjalan dan berdiri dibelakang Chalista...berdoa sambil memegang punggung Chalista...
Dengan cepat Mamang pun mengikuti...
Arrrgggg.....argh.....
__ADS_1
Dan Chalista jatuh terkulai lemas .
"Dengan segera mama dan papa meletakkan Chalista di sofa....
"Mang pegang jempol kaki Calista..."ucap papa memegang tangan Calista.
Papa berdoa...dan Mamang memegang jempol kaki Calista sambil berdoa .
sambil berdoa dan mengurapi nya dengan minyak ...
Calista terbangun.....
Binggung melihat keadaan nya...
"Pap...Calis kenapa ? "tanya nya berusaha untuk berdiri...
"Nak....papa dan mama sudah sering bilang sama kamu, untuk jangan terlalu sering melamun.
****
"Calis tidak melamun Pap....Calis ..
Ia tak melanjutkan kalimat nya....
"Kenapa ????.....
"Calis bingung saja. ko ada orang didalam kamar Calis , dan berusaha membawa Calis ,kata nya sih bermain " ucap Calis mengagetkan kedua orang tua nya..
Dengan cepat papa dan Mamang berlari ke kamar Calista dan membuka pintu nya...
Tidak terlihat apa pun , tapi papa mencium bau seperti bunga kantil..
"Ah benar kata pakpe...anak ku diincar "batin papa..
"Pak bau bunga kantil ..."ucap Mamang sambil membuka jendela kamar Calista...
"Coba dilihat mang ,ada apa disana ???...
"Tidak ada apa-apa , tapi saya merasakan kehadiran mahkluk asral...
__ADS_1
"Mang, pakpe benar, Calista tidak boleh terlalu banyak melamun...