
"Tadi saya suntik penenang, karena Calista menjerit seperti ketakutan "ucap dokter itu memandang papa.
"Haa....ketakutan....ia melihat apa ?? " batin papa dalam hati.
"Saya boleh melihat nya dok "ucap papa dengan perasaan tak menentu.
"Boleh silahkan masuk tuan "ucap dokter sambil tersenyum dan berjalan keluar..
"Terima kasih dokter ....
Terlihat mama datang ditemani bibi dan Mamang...
"Pap...bagaimana Calista...ia tidak apa+apa kan Pap ???
"Ia masih belum sadar...kata dokter tidak apa-apa.ia shok dan lemas karena tidak makan dan minum "ucap papa panjang lebar ...
"Mama lihat kedalam ya Pap ...
"Ya , ayo papa juga belum melihat Calista...
"Calista pucat sekali Pap "ucap Mama.
"Iya...."ucap papa mendekati Calista...
"Kita berdoa saja mam ....
Seisi ruangan kembali berdoa dan memegang tangan Calista yang dingin..
Mama mengosok-gosok tangan Calista agar ia mendapat kehangatan dari mama.
"Sudah mam...tidak apa-apa....ini sudah menghangat...
"Mama istirahat saja "ucap papa..
"Pap...papa yang dari semalam belum istirahat.. lebih baik papa mandi ganti baju Pap ..saran mama ..
"Ia mam...badan papa sudah lengket sekali...Mamang dan bibi yang menemani mu , papa pulang sebentar "ucap nya berjalan keluar ....
"Hati-hati Pap....
__ADS_1
"Ya....
****
Pagi hari , sinar matahari pagi yang masuk melalui cela-celah hordeng jendela yang terbuka menyinari tubuh Calista ...
Merasa hangat nya sinar matahari....
Calista membuka mata nya perlahan..
Ia melihat mama dan papa tertidur di sofa...
Bibi tertidur disebelah Calista...dan Mamang tertidur duduk dibangku depan pintu ...
"Ma...terdengar suara Calista yang lemas.
Kaget bibi membuka mata nya...
"Non...sudah sadar ???...
"Iya Bi...
"HM...nak sudah sadar ?" tanya mama kaget mendengar Calista memanggil nya...
"Bagaimana keadaan mu nak, apa yang sakit ?? "tanya mama merasa khawatir..
"Sakit kaki ku mam...
"Bagaimana kalau panggil pakpe pap " ucap Mama menahan tangis nya...
"HM...baiklah "papa mengambil smartphone nya dan menghubungi pakpe Ternyata tak di angkat...
"Tidak di angkat mam, mungkin sedang sibuk ....
"Kalau Clista seperti ini.mama jadi khawatir Pap. takut besok nya terulang kembali ...
"Iya mam....sama dengan papa "jawab papa memandang keluar, ia bingung bagaimana menyelesaikan nya...
"Mudah-mudahan pakpe cepat melihat telefon nya....harapan kita cuma itu mam ...
__ADS_1
"Iya....mudah-mudahan Pakpe cepat melihat telefon dari papa...
"HM....
"Mama....panggil Calista memandang sekelilingnya...
"Bagaimana nak , sudah membaik ?" tanya mama lembut...menatap wajah Calista seperti kebingungan...
"Kenapa nak ???...
"Calis kok ada disini mam , ga dirumah ???.
"HM....kamu ingat tidak, habis darimana ? "tanya papa tak percaya...
****
"Calis kan tidur dirumah .lagian kenapa Calist tak sekolah ????
Mama dan papa saling berpandangan ...
"Kamu benar tidak ingat ??...
Calista hanya mengelengkan kepala tak mengerti...
"HM....papa mau tanya , kamu punya pacar , kalau iya nama nya siapa ?"tanya papa mengangkat alis nya...
"Pacar ????...
"Papa ko tanya nya begitu , Calis ga punya pacar seperti yang papa maksud ...
"Iyaaaa.....papa kan cuma tanya, mungkin dengan kamu punya pacar kamu bisa semangat "ucap papa berbohong memancing Calista berbicara...
"Calis ga punya Pap.????..
"Ya sudah , kalau ada kan kamu bisa ketemu dan cepat sembuh...ucap papa masih berbohong...mengoda Calista..
Sedangkan Calista hanya cemberut tak mengerti...
"Ya sudah nak...sarapan ya "ucap Mama memberi tanda ke papa agar diam
__ADS_1