
"Mama....papa "Teriak Calista ketika ia melihat kedua orang tua nya seperti mengecil , seperti tertindih oleh bayangan hitam dan putih campur menjadi satu.
"Non Calista...." teriak bibi dan Mamang...mereka sama seperti kedua orang tua nya...
Mamaaaaanng ....bibi....."Calista mulai menangis.
Dan tangan - tangan besar , hitam mengangkat kedua orang tua nya beserta bibi.ada sebuah tangan , dengan hanya kepala tanpa badan, menatap Calista tajam. tangan kiri menunjuk ke arah Calista. dengan wajah mengeluarkan air liur yang sangat bau.
Membuat setiap orang yang melihat nya gemetar.
"Calista....Calista...."Miss Tety membangunkan nya...
"Haa....ah...Miss ..
"Kamu bermimpi ??...
"Tidak Miss , ini nyata " ucap Calista yang sudah berkeringat dingin...melihat kekanan dan kiri.dan jam di dinding kamar nya...
Jam menunjukkan pukul 03.00...
"Biar kamu tenang , ayo kita berdoa " ucap Miss Tety...sebab ia merasa ada yang tidak beres pagi ini.
"Sebentar mis " turun dari tempat tidur.
Berjalan mengambil air minum yang berada dikamar nya...dengan sekali teguk ia menghabiskan nya ..
"Sudah minum nya , ayo kita berdoa " ucap kiss Tety tak sabar...
Sebelum berdoa terlihat Calista melotot ke arah jendela kamar.
"Jangan dihiraukan , ayo kita berdoa " ucap nya mulai berkeringat dingin.
Miss Tety dan Calista berdoa...
Terdengar suara....
__ADS_1
"Aaarrrrrrggg........
"Jangan hiraukan....berdoa terus " tiba - tiba suara Pakpe terdengar kembali diseberang sana.
Calista dan Miss Tety ..berdoa...berdoa...dan berdoa...menghalangi mahkluk asral tak berbadan agar tak masuk kedalam kamar atau rumah Calista.
"Sudah mereka sudah pergi " ucap Calista membuka mata dan melihat ke jendela kamar nya...
"Benar Sudah pergi Calista ?? " tanya Miss Tety tak yakin...
"Sudah Miss.....
"Syukurlah kalau begitu , ayo kita tidur lagi " ucap Calista sambil menarik tangan nya.
****
Keesok kan hari nya...
Tok...tok...tok...
merasa heran siapa pagi - pagi sudah bertamu.
Miss Tety berjalan keruang tamu di ikuti Calista...
Kreek....
"Oh...om pakpe " ucap Calista lega.
"Mari masuk pak..."Miss Tety.mempersilahkan pakpe masuk.
"Kamu tidak apa - apa Calista ? " tanya nya....
"Tidak apa - apa om , hanya shok saja melihat mereka terancam oleh mahkluk asral itu " ucap Calista menunduk.
"Bagus....yang penting kamu berani dan pikiran mu tidak kosong ...
__ADS_1
"Begitu juga dengan Miss Tety " ucap Pakpe...
"Kalau Miss Tety mau pulang tidak apa - apa , sudah ada om pakpe disini " ucap Calista.
"Percuma...Miss Tety sudah menjadi incaran mereka juga " ucap Pakpe...
"Haa....yang benar pakpe " ucap Calista kaget.
"Ya...jadi percuma Miss pulang , saya justru merasa takut kalau Miss Tety pulang , mereka akan mengikuti anda sampai rumah , mungkin mereka juga akan menangkap Miss , seperti kedua orang tua Calista peserta mama dan bibi " ucap nya.mengejutkan .
"Ha...jadi saya harus bagaimana pakpe ?? " tanya Miss Tety gemetar.
"Anda harus berani , dan oikiran anda jangan kosong ' ucap Pakpe sambil memejamkan mata .
"I..iya pak...
"HM....apa bapak perlu kopi atau teh ? " tanya Miss Tety...
"Tidak saya puasa ....
****
magrib pun tiba...
"Jangan berhenti berdoa " pakpe mengingatkan...
"Calista mau makan atau....
tak meneruskan kalimat nya melihat Calista mengeleng kan kepala.
"Oh...ya sudah " ucap nya kembali mengikuti pakpe dan Calista yang sedang berdoa..
"Miss jangan takut bilang ada yang datang " ucap nya...
selamat membaca
__ADS_1