
Tanya Via polos kepada Pakpe .
"Berdoa nak...
sekarang juga " ucap pakpe....
Selesai berdoa kembali bayangan hitam itu menghilang.
"Huufff....
apa berakhir " batin Calista mulai putus asa.
"Jangan putus asa nak , itu takdir yang harus kamu jalani " kembali terdengar suara Pakpe .
"Ya om ...
"Sabar yang kuat ya nak " Aldi mengelus kepala anak semata wayang nya.
"Ya Pap , Calis harus semangat..
mau belajar Pap...
"Ya...belajar yang rajin nak , supaya sukses " Aldi tersenyum melihat Calista yang setengah berlari menuju kamar nya.
"Siap bos , Calista akan sukses melebihi mama dan papa " teriak nya.
"Amiiin " kedua orang tua nya mengaminkan ucapan Calista.
Malam semakin larut , waktu menunjukkan 00.02.
Ketika sebuah bayangan kembali berputar - putar di kamar Calista..
Tapi sekali lagi ia tak dapat memasuki kamar Calista.
Hingga terdengar ayam berkokok.
menandakan hari sudah mulai pagi....
"Nak bangun sekolah " pangil mama Agnes.
ketika ia melihat jam menunjukkan pukul 06.15.
"Hoaaam...
iya mam " jawab Calista dengan suara khas bangun tidur.
"Sudah jam 06.15...
"Iyaaa.....
__ADS_1
Dengan cepat Calista bangun, mempersiapkan alat sekolah nya dan mandi.
"HM...sudah cantik anak mama " mencium dahi Calista..
"Ayo cepat sarapan....
"Papa mana mam , ko ga keliatan ?? " tanya Calist ketika mata nya tak melihat sang ayah.
"Tadi pagi , papa di datangi anak buah papa ada yang meninggal " ucap Mama sambil memberikan piring berisi nasi goreng kesukaan sang anak.
"O...siapa nama nya mam ?? " sambil memasukkan nasi goreng ke mulut nya.
"Mama tidak tanya nama nya...
nanti istirahat kerja.kami akan kesana " ucap Mama
"HM...
"Sudah cepat makan nya...
Setelah sarapan.
Agnes mengantar Calista sekolah.
"Daag mam..."teriak Calista melambaikan tangan nya.
"Daag...belajar yang bener ya " pesan nya..
Agnes hanya mengelengkan kepala .
Mobil kembali mengantar Agnes kekantor.
"Calisss....teriak Anti sahabat beda bangku .
"Hai...
"Tumben Anti mau menegur Ki " batin Ccalis. sebab selama ini Anti tak pernah mau mendekatinya .
"Calis...tau ga, tetangga ku ada yang meninggal .
meninggal nya serem , ih !!...
"Serem ???....
Serem nya dimana ?? " tanya Calista penasaran sambil berjalan .
Koridor sekolah Calista panjang untuk menuju kelas nya.
Tiba - tiba ..
__ADS_1
teeng...
Calista merasakan tengkuk nya merinding.
Dengan berani ia menoleh kesebelah kanan nya.
"Ga ada siapa - siapa , apa aku salah lihat " batin Calista dalam hati.
"Calis....ih di ajak ngobrol..
nanti bilang nya aku sombong ya mau bergaul dengan ku " ucap Anti cemberut.
****
Eh sory..sory , tadi tuh aku lagi mikir.
kita ada home work ga ? " tanya Calista berbohong.
"Ga ada Calis...
"Oh..he..he
takut aja , soal nya guru baru kita kata nya galak " ucap Calista..
"Ga tau , aku juga baru kaya nya " melirik sebal...
"Tadi kamu ngomong apa ?? " tanya Calista ulang..
"Tadi tuh tetangga aku meninggal ,tapi serem..."dengan muka yang cemberut, karena mengulangi lagi kalimat yang tadi.
"Maka nya aku tanya , serem nya dimana ? " tak mau kalah.
"Serem nya , mata melotot , tapi lehernya bolong.
kaya di gigit drakula " ucap Anti bergidik.
"Drakula ???...
"Iya drakula ...
"Apa iya " Calista berfikir .
"Bolong nya gede apa kecil ? " Calista semakin penasaran.
"Sebesar kelereng " Anti mempraktekkan
tangan membentuk O.
happy reading guys
__ADS_1
terima kasih sudah mau mampir disini.