Indigo Diperkebunan Tebu

Indigo Diperkebunan Tebu
ada apa ?


__ADS_3

Tanya Via polos kepada Pakpe .


"Berdoa nak...


sekarang juga " ucap pakpe....


Selesai berdoa kembali bayangan hitam itu menghilang.


"Huufff....


apa berakhir " batin Calista mulai putus asa.


"Jangan putus asa nak , itu takdir yang harus kamu jalani " kembali terdengar suara Pakpe .


"Ya om ...


"Sabar yang kuat ya nak " Aldi mengelus kepala anak semata wayang nya.


"Ya Pap , Calis harus semangat..


mau belajar Pap...


"Ya...belajar yang rajin nak , supaya sukses " Aldi tersenyum melihat Calista yang setengah berlari menuju kamar nya.


"Siap bos , Calista akan sukses melebihi mama dan papa " teriak nya.


"Amiiin " kedua orang tua nya mengaminkan ucapan Calista.


Malam semakin larut , waktu menunjukkan 00.02.


Ketika sebuah bayangan kembali berputar - putar di kamar Calista..


Tapi sekali lagi ia tak dapat memasuki kamar Calista.


Hingga terdengar ayam berkokok.


menandakan hari sudah mulai pagi....


"Nak bangun sekolah " pangil mama Agnes.


ketika ia melihat jam menunjukkan pukul 06.15.


"Hoaaam...


iya mam " jawab Calista dengan suara khas bangun tidur.


"Sudah jam 06.15...


"Iyaaa.....

__ADS_1


Dengan cepat Calista bangun, mempersiapkan alat sekolah nya dan mandi.


"HM...sudah cantik anak mama " mencium dahi Calista..


"Ayo cepat sarapan....


"Papa mana mam , ko ga keliatan ?? " tanya Calist ketika mata nya tak melihat sang ayah.


"Tadi pagi , papa di datangi anak buah papa ada yang meninggal " ucap Mama sambil memberikan piring berisi nasi goreng kesukaan sang anak.


"O...siapa nama nya mam ?? " sambil memasukkan nasi goreng ke mulut nya.


"Mama tidak tanya nama nya...


nanti istirahat kerja.kami akan kesana " ucap Mama


"HM...


"Sudah cepat makan nya...


Setelah sarapan.


Agnes mengantar Calista sekolah.


"Daag mam..."teriak Calista melambaikan tangan nya.


"Daag...belajar yang bener ya " pesan nya..


Agnes hanya mengelengkan kepala .


Mobil kembali mengantar Agnes kekantor.


"Calisss....teriak Anti sahabat beda bangku .


"Hai...


"Tumben Anti mau menegur Ki " batin Ccalis. sebab selama ini Anti tak pernah mau mendekatinya .


"Calis...tau ga, tetangga ku ada yang meninggal .


meninggal nya serem , ih !!...


"Serem ???....


Serem nya dimana ?? " tanya Calista penasaran sambil berjalan .


Koridor sekolah Calista panjang untuk menuju kelas nya.


Tiba - tiba ..

__ADS_1


teeng...


Calista merasakan tengkuk nya merinding.


Dengan berani ia menoleh kesebelah kanan nya.


"Ga ada siapa - siapa , apa aku salah lihat " batin Calista dalam hati.


"Calis....ih di ajak ngobrol..


nanti bilang nya aku sombong ya mau bergaul dengan ku " ucap Anti cemberut.


****


Eh sory..sory , tadi tuh aku lagi mikir.


kita ada home work ga ? " tanya Calista berbohong.


"Ga ada Calis...


"Oh..he..he


takut aja , soal nya guru baru kita kata nya galak " ucap Calista..


"Ga tau , aku juga baru kaya nya " melirik sebal...


"Tadi kamu ngomong apa ?? " tanya Calista ulang..


"Tadi tuh tetangga aku meninggal ,tapi serem..."dengan muka yang cemberut, karena mengulangi lagi kalimat yang tadi.


"Maka nya aku tanya , serem nya dimana ? " tak mau kalah.


"Serem nya , mata melotot , tapi lehernya bolong.


kaya di gigit drakula " ucap Anti bergidik.


"Drakula ???...


"Iya drakula ...


"Apa iya " Calista berfikir .


"Bolong nya gede apa kecil ? " Calista semakin penasaran.


"Sebesar kelereng " Anti mempraktekkan


tangan membentuk O.


happy reading guys

__ADS_1


terima kasih sudah mau mampir disini.


__ADS_2