Indigo Diperkebunan Tebu

Indigo Diperkebunan Tebu
Abel


__ADS_3

"Baik pak " ucap papa Calista mengusap dagu nya..mendengar penjelasan pakpe.


Sementara itu...


"Nak...ikut mama belanja , tapi sebelum nya kita ke ATM dulu ya " ucap Mama , mengingat kejadian kemarin ia tak ingin meningalkan anak nya sendiri dirumah , walau ada bibi dan Mamang.


"Iya ...ikut mam " dengan senang Calista berjalan menghampiri sang mama.


"Pap ..jangan lupa mampir ATM dulu " mama mengingatkan.


"Iya..."sambil membelokkan mobil di depan ATM.


"Mam...jangan injak yang dekat para bola " teriak Calista sambil keluar dari mobil.


"Kenapa nak ???...


"Ga apa - apa , hanya jangan injak yang sebelah kiri para bola itu , mama memutar saja ...


"Ok..."mama hanya mengangkat alis nya mendengar perkataan Calista.


Terlihat Calista menghampiri yang dimaksud...


Papa melihat itu penasaran ,mematikan mesin mobil lalu menghampiri Calista.


Ia hanya diam saja melihat Calista dari belakang.


Terlihat oleh Calista bocah perempuan berumur sekitar 4 tahun.sedang duduk menangis.


"Adik kamu kenapa duduk disini " tanya Calista pada mahkluk asral...


Mahkluk asral kecil itu tak menjawab , ia memandang Calista heran.

__ADS_1


"Kakak bisa melihat ku ?...


"Iya ...


"Ha....kakak bener bisa melihat aku ? " tanya nya heran..


"Iya....


kamu disini ngapain , mana orang tua mu , kenapa kamu sendiri ? tanya Calista sekali lagi...


"HM...aku Adel...


Aku ikut mama ke ATM...tapi waktu itu ada perampokan disini " unjuk nya tepat Adel berdiri .


"Mama di rampok , sampai - sampai aku korban perampok itu " ucap Adel sedih.


Adel bercerita tanpa di minta.


"Lalu ???...


Tangan nya yang putus , di sana masih terlihat cincin yang menempel ditangan yang tertingal...


" Haaa...."teriak Calista tak sadar.


"Ada apa nak "teriak papa dan mama yang baru saja keluar dari anjungan ATM .


"Ini mam, papa ada anak kecil dan ibu nya korban perampokan di ATM ...mereka menguburkan anak kecil itu , tapi ada yang tertinggal ...tangan beserta perhiasan anak itu " ucap Calista...


"Sabar ya dik...nanti kakak usahakan mencari ibu mu " ucap Calista mengelus kepala anak kecil itu.


****

__ADS_1


Calista melihat jika sang ibu sepeninggal nya ...menjadi serba kekurangan...


sang ayah yang selalu menyalahkan nya...


membuat ia menjadi pendiam..


Hingga sang ayah meninggalkan nya tanpa memberi nya sepeser uang.


"Itu...mama Adel " teriak nya menunjuk ke seorang ibu yang berjalan ke arah ATM .


Sang ibu yang berjalan menunduk.


Terlihat wajah yang sangat sedih sekali.


Ia berjalan sambil membawa plastik kresek berisi bunga...


"Permisi nak , ibu mau menaburkan bunga dekat kaki mu " ucap nya tiba - tiba membuat Calista kaget.


"Si...silahkan Tante ..


Tanpa melihat kehadiran Calista dan kedua orang tua nya...ibu itu menaburkan bunga sambil menangis.


Disela tangis nya ia berdoa ..


Selesai berdoa...sambil mengusap air mata nya yang menetes, ia mengelus tanah ...


"Maaf Tante...yang meninggal siapa ??" tanya Calista ngiris melihat nya.


"Anak saya Adel nama nya, Tante salah membawa nya ke ATM dengan memakai perhiasan.ketika ada perampokan anak saya jadi korban...mereka membacok tangan anak saya , dan membawa entah kemana "cerita sang ibu ...


Terlihat Adel menangis sambil berkata ;" mama ini tangan Adel , masih ada perhiasan nya mam...

__ADS_1


"HM...Tan...kalau saya bilang Adel ada di kiri Tante percaya ???...


mampir dung di sini


__ADS_2