Indigo Diperkebunan Tebu

Indigo Diperkebunan Tebu
diajak mahkluk asral


__ADS_3

"Apa maksudmu tak bernyawa ???...


"Tidak apa-apa mam ,Calista menyembunyikan sesuatu...


"Nak kalau ada apa-apa , cerita sama mama ya "Ucap Mama memandang Calista intens.


"Iya mam..Calista hanya menunduk..


Papa memberi isyarat agar tak memaksa nya...dan mama terdiam ...


Calista memejamkan mata, terbayang -bayang wajah ganteng yang selalu terus tersenyum dan merayu nya...


Masih memejamkan mata Calista tersenyum..


Papa dan mama memperhatikan dalam diam...saling berpandangan...


"Ada apa ???...mama memandang papa..


Papa hanya mengangkat pundaknya...


"Hi...nanti malam kita ketemuan ya "bisik mahluk asral yang menyerupai wajah ganteng..


"Dimana ???


"Di ayunan itu ..


"Ok..._ucap Calista mengacungkan jempolnya...mama dan papa tak melepas pandangan nya ,merasa heran Calista berbicara sendiri.


"Nak ..bicara dengan siapa ? "tanya mama tak sabar melihat Calista...


"ga apa-apa mam !!!!.


"Calista lelah mau istirahat "ucap nya sambil berjalan kedalam kamar , tanpa melihat ke arah kedua orang tua nya...


"Pap ada yang tidak beres dengan Calista "ucap Mama memegang tangan papa.


"Iya...papa merasakan itu mam, ia tadi bicara dengan siapa ???...

__ADS_1


Seperti janjian dengan seseorang...


"Kita harus bagaimana Pap.???


"Harus ada yang menjaga -jaga dirumah kita , tapi papa merasa kita berhadapan dengan mahkluk asral...memandang mama.


"Papa dan Mamang akan berjaga-jaga diruang tamu, mama dikamar...agarama tidak takut, ajak bibi....


"Kita seperti ini agar tak mencurigakan Calista..."ucap papa melihat mama akan protes ...


****


Hari semakin malam...


Papa dan Mamang, bermain catur agar tak memcurigakan Calista..


Sedangkan bibi dan mama dikamar.mereka tak dapat tertidur sedikitpun...


"Nya...lebih baik kita berdoa saja, saya gelisaah sekali nyonya "ucap bibi gemetar .


"Iya Bi...saya juga gelisah ...


Bibi dan mama pun berdoa...hingga sudah pukul 01.00 pagi...


Papa dan Mamang yang tadi terdengar riuh bermain catur.


Sudah tidak terdengar suaranya...


Calista keluar dan memandang kedua orang itu...


****


Calista kembali memasuki kamarnya..


Tok...tok..


ketukan dijendela perlahan...mengagetkan Calista.

__ADS_1


Kreeek...


Calista membuka jendela nya...


"Ayo kita jalan-jalan "ucap nya...


"Keluar lewat jendela kak ???....


"Iya, maukan ?..


"Nanti aku bantu , ayo.."ucap nya setengah mendesak, sambil tersenyum menggoda.


"Hehehe..iya kak.bantu aku..


Calista akan menaiki jendela...ternyata tidak...ia melayang dengan kekuatan mahkluk asral itu...


Calista duduk di ayunan bersama cowo ganteng dalam pandangan Calista.


krik...krik...bunyi jangkrik menemani Calista dan mahkluk asral itu...mereka assik berbincang-bincang tanpa menyadari hari hampir pagi.


"Kita jalan-jalan kesana yok...kamu belum pernah kesana...disana pemandangan nya indah sekali "ucap nya..berharap Calista menyetujui nya...


"Boleh kak, ayo...ajak Calista...


Terlihat senyum licik mahkluk itu, senang .


Calista sampai disebuah pemandangan yang bagus sekali...sampai-sampai ia tak ingin pulang ..


Sebenarnya pemandangan itu, hanya pemandangan hutan biasa yang penuh dengan pepohonan dan ilalang.karena Calista sudah terbius oleh rayuan dan ajian mahkluk asral itu, hingga ia tak menyadari .ia dalam bahaya...


Esok hari pagi yang indah,matahari mulai menyinari bumi ini...


"Hoaam...papa dan Mamang terbangun..


"Mang...tidak ada yang mencurigakan ya???...


"Seperti nya tidak Tuan."ucap Mamang sambil mengucek-gucek mata nya...

__ADS_1


"Syukurlah , ayo mang kita bersih-bersih badan "ucap papa..


__ADS_2