Indigo Diperkebunan Tebu

Indigo Diperkebunan Tebu
untuk sementara


__ADS_3

"Ma...maksudnya siapa yang datang Calis ?? " tanya Miss Tety.gemuruh jantung nya semakin cepat.


"Mahluk asral " jawab santai Calista memandang pakpe yang terlihat mulai kosentrasi.


"Miss...pejamkan mata , bila mendengar suara - suara yang menganggu , jangan dihiraukan ' ucap nya memejamkan mata mengikuti pakpe..


"Baik Calis ....


"kosentrasi , jangan kosong pikiran ..."dengan nada memerintah Pakpe berkata seperti itu , sebab melihat keraguan di diri Miss Tety...


"Baik pak...memantapkan diri mengikuti perintah pakpe .


Keheningan terjadi diruang ini.


Tiba - tiba...


Angin kencang mengelilingi pakpe , Calista dan Miss Tety.


"Berpegangan tangan " teriak nya tiba - tiba..


Calista menyambar tangan pakpe dan Miss Tety, sedang kan Miss Tety terlihat bingung.dengan cepat pakpe menyambar tangan Miss Tety...


Sebab angin itu terlihat mendekati Miss Tety...


"Ayo.kita berdoa....kuatkan hati kalian ' teriak Pakpe di tengah gemuruh angin.


Bertiga berpegangan tangan dengan erat dan gemetar melawan angin yang begitu kuat...


Tiba - tiba angin itu.berubah menjadi sosok mahkluk asral yang menyeramkan...


Tapi lain dengan Miss Tety dan Calista.


"Siapa pemuda ini , ganteng sekali " batin Miss Tety memandang takjup

__ADS_1


"Cowo ganteng..." batin Calista tersenyum sendiri ..


****


"Kalian jangan lengah , itu mahkluk asral , yang berwajah seram dan bertaring bukan pemuda ganteng " teriak Pakpe mengagetkan Miss Tety dan Calista.


Mendapat teguran Miss Tety dan Calista kembali berdoa...


Dan ternyata benar ....pemuda yang tadi Miss Tety dan Calista lihat tampan ternyata menyeramkan.


Tanpa sadar Miss Tety berdoa keras - keras sangking takut , begitu juga dengan Calista.


Mahkluk asral itu hendak mendekati tapi tidak bisa , begitu menyentuh pundak Miss Tety ia terlempar ...


Karena pakpe sudah membuat lingkaran dengan minyak urapan.


Melihat peluang sangat menguntungkan pakpe berdiri dan melempar seperti pecut yang sudah diolesi oleh minyak urapan.


"Paaannnaaaasss.....


"Siapa yang menyuruh mu " tanya pakpe dengan mulut tetap berdoa dan tangan mengengam minyak yang ia taruh ke dalam botol .


"Siapa yang menyuruh mu " kembali pakpe membentak .


"Aargg....lepaskan saya...rintihnya dengan wajah menyeramkan.


"Baik akan saya lepaskan....tapi jawab dulu pertanyaan saya ...


"Siapa yang menyuruh mu "Wajah pakpe terlihat tak sabar.


"Teman satu kantor ...


"Siapa ?? " merasa tak yakin , sebab bukan nya teman yang berusaha.menjatuhkan Aldi sudah tewas di dalam kebakaran itu ..

__ADS_1


"Sang manager Juwito...karena ia merasa terancam , sebab Aldi akan dipromosikan tahun depan ...akh...lepaskan saya..


"Oh Juwito....yang mati kebakaran itu siapa ???....pakpe penuh penekanan..


"Itu kaki tangan nya " rintih mahkluk itu..


"O begitu , saya akan melepaskan kamu , tapi kami lepaskan Aldi beserta istri dan SE isi rumah ini " tawar pakpe...


"Saya tidak bisa....Arg....panas..


"Ok...kalau kamu tidak mau , akan ku berikan ini " ucap Pakpe pura - pura hendak melempar minyak itu..


"Jangaaann....saya tidak bisa , sebab ada yang mengurung mereka bukan saya , tapi kepala raja para mahkluk asral ' ucap nya .


"Oh...seperti itu , bosan saya dengan kelicikan mu " ucap pakpe mangut - mangut.


Sambil mencipratkan minyak itu .


"Aaaakkkhhh.....tolong...


Dan mahkluk itu menjadi debu.


****


Setelah mahkluk asral itu menjadi debu .


Pakpe , Calista ,dan Miss Tety menarik nafas panjang .


"Puji syukur ...kira bisa menghadapi nya satu persatu " ucap Pakpe meminum teh yang sudah dingin.


"Amin..."ucap Syukur Calista dan Miss Tety...


terima kasih yang mau mampir dan baca

__ADS_1


__ADS_2