
"Huu....cuma mimpi " guma Calista Bagun tidur dan mandi...
Selesai makan pagi , Aldi , Agnes berangkat ke kantor sekaligus
mengantar Calista ke sekolah...
Ciiiiitttt.....
Ditengah jalan Aldi menghentikan mobil.
Terlihat seorang pemuda duduk di tengah jalan sambil memeluk kedua kakinya.
ia seperti orang yang ketakutan.
"Kenapa orang itu duduk ditengah jalan " ucap Aldi melihat kedepan...
"Pap kasihan dia , kita tolong " Calista membuka pintu keluar .
"Kenapa nak ????....
Tak menghiraukan sang Ayah , Calista menghampiri pemuda itu.
"Kamu harus bertanggung jawab " ucap nya...dengan memegang sebuah bungkus.
"Mas....apa kesalahan orang ini , sehingga bapak meneror nya? " sentak Calista sambil melotot .
"Orang ini yang sudah menabrak saya " ucap nya tak senang melihat Calista.
"Ia menabrak saya , saat saya sedang mengantar pesanan pizza orang " dengan tatapan mata menerawang.
Rupa nya ia seorang ojek online.
"Kedua anak saya kelaparan " teriak nya..geram.
"Arrrgg.....tangung jawab "sambil setengah menangis. membawa pizza.
"Sebentar ..sebentar...pak , bisa melalui kekeluargaan pak " berusaha mengulur waktu.
"Kamu bicara apa ?? " tanya pemuda itu.
"Saya mau tanya , apa kamu menabrak seorang bapak ojek online ? " tanya Calista menatap tajam pemuda itu.
__ADS_1
"I..i....tidak " jawab nya seperti tak merasa bersalah.
"Jangan bohong...
kalau kamu tak ingin , bapak ini menganggu terus , selesaikan secara kekeluargaan mas " ucap Calist jengah.
"Kamu tau darimana ???...
"Abang ojek online ada di belakang mu , dia selalu menganggu kami bukan ???...
"I...ia , saya telah menabrak seorang ojek online " menunduk kan kepala.
"Tapi saya tidak sengaja " menunduk kan kepala.
"Ia...lalu kamu tinggalkan ia sendiri , padahal ia mpunyai keluarga yangenunggu nya." sentak Calista , membongkar kesalahan orang itu.
"Ko.kamu tahu ??? " tak percaya .
"Saya bisa melihat , sekarang di belakang kamu ada seorang bapak penuh dengan darah dan mbawa pizza 6ang hancur setelah kamu tabrK " ucap Calista mbuat wajah pemuda itu kembali memerah merasa dosa nya di telanjangi.
"Kamu datangi rumah nya dan meminta maaf serta manguburkan jasad itu yang kamu buang sembarangan..
lihat keluarga nya, kasihan anak nya masih kecil " sekali lagi Calista menggingatkan.
"Baik...."ucap nya.nerlari meninggalkan Calista sendiri .
"Dia akan menror anda terus jika , kamu menghindar dari semua ini " teriak Calista menghentikan langkah pemuda itu.
"Saya tak ingin di penjara...."menunduk ketakutan.
"Itu sudahenjafi resiko kamu ..
"menghindar terus , ia akan meneror anda terus " melihat arwah yang berlumuran darah.
Terlihat sang pemuda gemetar...
'Apa betul ku bisa melihat nya.. " senyum sinis di wajah nya.
***"
" Mau bukti ???....
__ADS_1
"Ya...saya ingin bukti , jika ku bisa melihat nya " sinis.
"Pak...coba ambil batu itu dan lemper ke dia " ucap Calista menahan marah.
Tiba -tiba..
Taaak.....
"Aduh..."jerit pemuda itu.
Ketika sebuah batu mengenai kepala nya..
"Gimana ??...
"Kamu pake trik apa ?? " tetap tak percaya.
He..he..he..
"Elo mau dibanting arwah penasaran ini " ucap Calistaenahan marah..tak suka walau pemuda ituebih tua dari nya.
Pama dan mama Calista melihat dengan heran.
"Mau....elo mau dibanting die...
Wajah sang pemuda terlihat pucat.
"Ya..kalau elo mau..gue tingal perintah arwah ini.
Terdiam....
"Pak , angkat orang tak sopan ini " Calista mulai jengah.
Aaaahhhj...
turunkan...turunkan saya.
Tubuh pemuda itu tiba -tiba melayang...
hi guys...
sekali lagi terima kasih sudah mau mampir disini
__ADS_1