
"Calista....pakpe bilang pergi ..
cepat pergi nak...kasihan kedua orang tua mu " pancing Pakpe..ketika melihat Calista seperti tak ingin meninggalkan makanan mahkluk asral itu.
Wuuiisssshh..
Nenek itu seperti melempar sesuatu , yang Calista tak sempat melihat nya.
"Jangan nganggu dia " teriak Pakpe marah...dengan suara yang mengelegar.
Ctaaaarrr....
Buuuummm.....
Bunyi sesuatu yang nenek itu lempar dan dilawan oleh Pakpe dari jauh.
"Apa itu...."batin Calista melongo melihat keatas...terlihat seperti bom meledak di udara.
Nenek tua itu berhasil menghindari lemparan Pakpe
"Calista lari....Calista...ayo Calista lariii......"jerit Pakpe mengema.
"Ih...ih...ih...ih..., kamu sudah berada disini....
tak akan bisa lepas dari ku " seringai nenek itu.sambil berjalan menghampiri Calista...
"Ah....mengapa kaki ku tak dapat di gerak kan " batin Calista berusaha menggerakkan kedua kaki nya .
"Ih...ih..ih...cah ayu....kemari nak !! " ucap dengan mengerakkan ujung jari telunjuk nya.
Diseberang sana terlihat Pakpe mulai panik...
Didalam kepanikan nya , ia sadar agar ia harus cepat - cepat berdoa , meminta pertolongan pada sang pencipta .
__ADS_1
"Aaahh....kenapa aku tak dapat mengerakkan kaki ku " jerit Calista mulai panik...
"Nek...jangan makan aku nek. , daging ku pait ga enak " Calista panik dan berbicara asal.
"He..he..he...cah ayu...kemari , nenek tidak akan memakan mu , nenek hanya mengelus mu dengan ini " ucap nya memperlihatkan sebuah golok...
"He..he..he.."seringai nenek jahat itu.
"Ampun nek , nenek Uda tua , jangan jahat - jahat , nanti kalau mati masuk neraka " cerocos Calista gemetar.
"Ih...ih...ih..., kemari cah ayu...
jika kamu takut , nenek tak akan mengelus mu dengan ini , sambil melemparkan golok itu .
Dan kembali membawa semacam mangkok dari tempurung kelapa.
Tempat itu berisi ramuan...jika Calista meminum nya ia tak akan bisa kembali.
"Itu apa ??? batin Calista dalam hati memandang mangkok yang dari tempurung kelapa itu..
"Stooop....
jangan mendekat " jerit Calista sambil mengangkat tangan nya .ngeri mendengar kata sesuatu yang akan membuat mu senang...
"Ada apa nduk ???...tersenyum memperlihatkan gigi yang hitam...
"Nek....
"Calista berdoa " bisik suara Pakpe ditelinga Calista perlahan ...
"Hmm....
Jangan menganggu kesenangan ku " memandang ke atas , kembali melempar sesuatu yang Calista tidak tahu itu apa .
__ADS_1
Ctaaaar....
Buuuummm.....
Sekali lagi Pakpe melawan dan menghempaskan kiriman dari nenek tua itu...
Dan nenek itu berhasil menghindar senjata yang dikirim pakpe...
"Aku tak dapat mengerakkan kaki ku Pakpe " jerit Calista sudah putus asa.
"Saya bilang berdoa , kenpa kamu jadi putus asa seperti ini " teriak Pakpe mulai marah...
"C A L I S T A berdosa " teriak Pakpe kembali saat ia melihat Calista seperti ingin pingsan...
"Pakpe... a...aku..." Calista mulai lemah.
"He..he..he....tidurlah nak , tidurlah sayang..tidur lah " menghampiri Calista yang terlihat mulai tertidur...
Dengan yakin nenek itu mendekat .
Saat ia akan menyentuh Calista.
"Nak...jangan takut berdoa , ayo nak berdoa " suara lembut memberi nya semangat...
"Seperti suara mama " batin Calista berusaha membuka mata nya..
Mata yang seakan berat untuk di buka .
"Siapa itu...jangan dikira saya tak mendengar " ucap nenek itu marah...
sambil melotot melihat kekanan, kekiri dan keatas.
terima kasih masih mau mampir disini ..
__ADS_1
maafkan keterlambatan author..