
"Iri ????..
"Salah saya apa ? papa terus bertanya.
Pakpe hanya mengelengkan kepala, dan menepuk pundak papa Calista.
"Itulah sifat manusia....
"Itulah manusia pak ,Sudah sekarang banyak- banyak berdoa, saya akan lihat sampai dimana orang itu berbuat , saya pamit dulu " ucap nya sambil berjalan keluar.
"Terima kasih " papa menundukkan kepala....
"Pap....bagaimana ? tanya mama penasaran .
" Mam...ini mungkin cobaan buat keluarga kita , tetap berjaga - jaga dan berdoa dimana kita berada." papa memandang sang istri iba .
"Maafkan aku sayang, kamu ikut aku jadi seperti ini " batin papa menghampiri dan memeluk mama...
Setelah itu mereka kembali bekerja , papa mengantar Calista yang sudah lebih dulu masuk kedalam mobil.
"Calista sudah masuk kedalam mobil Pap , tumben ???...
"Iya.....mengangkat satu alisnya
"Nak...tumben sudah siap...
"Iya Pap...Calista harus semangat...
"Bagus , ini basi anak papa...mengacungkan jempol..
"He..he..he...senyum tampak terlihat ..yang membuat kedua orang tua nya merasa lega.
__ADS_1
Kemudian menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang.
****
"Sebelum mulai belajar atau masuk kelas, kamu " mengingat kan Calista ketika sampai di sekolah, setelah ia mencium tangan kedua orang tua nya
"Iya Pap..."Calista berjalan menghampiri teman - teman nya...
"Hati - hati nak " teriak Mama masih memandang sang anak yang terlihat ceria bersama teman - teman nya.
Calista hanya mengangkat satu tangan nya ..
"Mam...sudah kita percaya kan saja sama yang diatas , papa yakin pasti badai berlalu " ucap papa mengelus tangan sang istri yang terlihat murung.
"Iya....mama percaya itu Pap, tapi kapan ??? " menahan tangis nya..
"Sabar ya mam....
"Tadi mama lihatkan, Calista terlihat ceria "ucap papa sambil menjalankan mobil nya menuju kantor.
Sesampai di kantor , pasutri itu menuju ruangan nya masing - masing...
Tiba - tiba...
"Aaahh...terdengar jeritan mama Calista.
Mendengar jeritan teriakan Angie , seluruh karyawan menghampiri nya...
"Ada apa Bu....
"I...itu...kenapa ada baju yang berlumuran darah disini " ucap nya menunju ke bawah...dengan tangan gemetar.
__ADS_1
"Mam...kenapa " tanya Aldi saat ia baru saja duduk dan Ob memberitahukan ada keributan di ruang kerja Angie.
"Itu Pap....Angie menunjuk ke bawa dekat kaki meja.
"Siapa yang membuang baju yang penuh darah disini "teriak Aldi hendak mengambil kain yang berlumuran darah dengan tangan nya.
"Jangan dipegang Pap " mama mengingatkan sambil mengambil dua pensil untuk sebagai sumpit dalam mengambil nya.
Pencil sebagai sumpit ia angkat dan mencium nya..
"HM....darah beneran , seperti darah binatang , apa maksudnya "batin Aldi.
Mengambil paper bag dan meletakkan baku itu disana.
****
"Minum dulu mam " ucap Aldi , ketika melihat sang istri gemetar.
Sekali teguk.air itu habis.
"Apa maksud ini Pap " Angie menatap sang suami...
"Sudah istri saya tidak apa - apa , kembali ketempat kalian masing - masing " ucap Aldi membubarkan kerumunan .
"HM....aku merasakan aura negative disini "batin Aldi dalam hati.
"Kita berdoa " ucap Aldi sambil menutup pintu .
Dengan memegang tangan Angie, Aldi mengajak Angie berdoa...agar sang istri kembali tenang dan mengusir aura - aura negative yang Aldi rasakan , diruang kerja sang istri.
Setelah selesai berdoa , Aldi mengambil minyak itu memercik kan nya sambil berdoa...
__ADS_1
Terlihat seperti ada yang keluar dari baju yang berlumuran darah....cacing kecil...
like , cmnd dan gift nya dung buat author semangat...terima kasih