Indigo Diperkebunan Tebu

Indigo Diperkebunan Tebu
ketemu Calista 2


__ADS_3

"Calista....nak.bangun "teriak papa menepuk - nepuk pipi Calista lembut.


"Nak....


"Hmm...hoaaamm..


Calista seakan - akan baru bangun tidur.


"Nak..bagaimana kamu...tidak apa - apa kan ???? "tanya papa merasa khawatir.


"HM...papa."ucap Calista .


"Ko ada papa disini ???


"Haaa...."papa terkejut mendengar perkataan Calista...


"Papa serta om - om yang ada disini dan pakpe mencari kamu kemana - mana sampai berhari - hari nak...apa kamu tak mengerti "ucap papa mulai putus asa.


"Kenapa cari Calis ???.


"Ya papa cari kamu lah nak....kamu kan anak papa "ucap papa merasa ada yang tak beres dengan anaknya.


"Calis itu sudah menikah dengan pangeran...dan sekarang Calista jadi ratu,mungkin sebentar lagi papa mendapat cucu ..


Deg...


Papa jatuh terduduk mendengar ucapan Calista yang bicara dengan polos nya...


"Nak....


Belum saja pakpe selesai bertanya tiba -tiba terdengar.


Datang angin yang sangat kencang sekali.seperti angin topan . aneh nya hanya di seputar gerombolan papa Calista.


Sampai - sampai yang berada disana hampir terbawa angin ,jika mereka tak berpegangan di pohon.


"Berdoa semua ...."teriak Pakpe...

__ADS_1


Dengan cepat mereka berdoa dan angin itu pun berhenti.


"Tunjukkan diri mu...."tantang pakpe.


"Siapa kamu , tunjukan diri mu....


Tiba - tiba datang seorang pangeran yang sangat ganteng di mata orang yang melihat nya. orang yang melihat nya pasti akan terpana dengan kegantengan sang pangeran .


****


m



makhluk asral 😁


"Pantas Calista mau...ganteng ,


tapi mahkluk halus "bisik - bisik mereka....


"Oh ini sang pangeran "ucap Pakpe tak takut...


Sedangkan papa hanya terbengong bagai terkena hipnotis.


"Kenapa saya harus datang menyembah mu "ucap Pakpe tak gentar.


"Karena saya pangeran dan pewaris tahta di dunia "ucap nya bangga...


"Kamu bukan Tuhan , ga perlu saya takuti "ucap Pakpe siaga...jika ada yang ingin menyerang.


Ha.ha.ha.ha.ha.ha.....tawa sang pangeran bergema...


Heran nya Calista hanya bergelantungan manja dipundak mahkluk asral itu...


Seakan Calista tak mengenal papa dan orang - orang di sekitar nya.


"Calista....nak kamu tak kangen dengan irang tua mu "pancing pakpe.

__ADS_1


Calista memandang pakpe tajam , ketika hendak berjalan menghampiri pakpe.


"Mau kemana sayang ???" sambil menarik tangan Calista mesra...


"Aku ingin tau , apa mau nya orang ini !!..."terdengar nada Calista marah.


****


"Dari kecil kamu digendong, disayang, sampai besar...sampai disinilah rada sayang mu terhadap orang tua ? ???....


Dalam hati pakpe berdoa , agar Calista terpancing dan melepaskan diri dari mahkluk asral itu...


"Iya nak mama menunggu dirumah 'ucap papa berharap...dan tidak mengetahui taktik pakpe...


"Jika ia masih mempunyai perasaan ia akan menangis , tapi jika tidak....


"Huf....mudah - mudahan saja tidak "batin pakpe memandang tajam Calista yang terlihat marah memandang nya...


"Ayo nak kemari " batin pakpe...


"Nak....kamu ingat siapa nama mu.????...


"Kamu Calista kan ???...tanya pakoe sambil berdoa..


Calista tampak linglung...


Berjalan melepaskan diri dari mahkluk asral itu...


"Sayang...pangil mahkluk asral itu.seakan tak ingin Calista menjauh.


"Sebentar...."jawab Calista santai.


"Kamu siapa ?" tanya Calista tak sopan.


"Calista ..."tarik pakpe dan mendoakan ditelinga Calista...


"Hei....itu istri ku "ucap mahkluk asral itu.sambil memberi tanda kepada pasukan nya ...

__ADS_1


"Kita jangan mau kalah , kalian jangan takut berdoa lah "ucap pakpe


__ADS_2