
"Ada mahkluk asral yang menganggu Mr "ucap Calista santai.
Mendengar itu , Mr Joko bergidik ia merasa bulu kuduknya berdiri.
"Kita keluar Mr , saya tak ingin teman - teman tahu ,nanti mereka ketakutan.."ucap nya.
Dengan santai Calista keluar .
"Apa benar yang kamu katakan tadi...
"Iya Mr ....masa saya bohong , itu lagi gelayutan dikaki Mr...mereka sedang tertawa - tawa loncat sana loncat sini itu menyebabkan Mr jalan terseok - Seok dan mereka menjadi senang.melihat Mr Joko sakit.
"Ha....teriak Mr Joko , tak sadar ia mengangkat kaki kiri dan kanan bergantian seperti anak kecil yang sedang berloncatan .
"Kamu bisa melihat , tolong usir mereka, tolong nak "ucap nya memohon.
Calista mengangguk dan berjongkok.
"Dik....kamu kenapa , bergelayutan di kaki orang ,kasihan sudah....sudah jangan nganggu guru saya " ucap nya menatap mahkluk asral yang terlihat masih kanak - kanak dengan nada marah.
"Hi...hi ..hi....kami tidak punya mainan "sangat nakal sekali.
"Tapi bukan berarti mainan di kaki orang , bulan dusini tempat nya dan kamu mau saya usir secara halus apa kasar ???...
"Mau kamu saya doa kan ?..
"Kembali ke tempat asal mu ....
Mendapat bentakan dan ancaman.
Tanpa perlawanan dua mahkluk asral itu pergi menghilang begitu saja......
__ADS_1
Setelah menghilang , Mr Joko merasakan kaki nya sangat enteng.dan dapat berjalan seperti biasa.
"Terima kasih , terima kasih Calista " ucap nya...bergetar...merasa senang dan merinding mendengar pembicaraan Calista dengan mahkluk asral itu.
"Yes Mr...."Calista tersenyum.
Mr Joko berjalan memasuki kelas.
Pelajaran dimulai....anak - anak yang dari tadi ribut kembali ko tenang.
Sedang assik menatap ke papan tulis .
Calista seperti melihat bayangan yang dikenal nya.
Sreeet...
"Ko menghilang " batin Calista celinguk ke depan...
"Calista ada apa ? " Mr Joko mengangkat satu alis nya.
"Aneh anak ini , apa yang dilihat nya ?" batin Mr Joko dalam hati.
****
Break time...anak- anak berbondong - bondong masuk kedalam kafe .
Sebelum memakan camilan seperti biasa mereka berbaris antri satu demi satu untuk mengambil camilan mereka.
"Calista...sudah melihat ? "tanya Miss Tety yang tiba - tiba datang.
"Oh....tidak ada Miss " jawab Calista yang mengetahui maksud pertanyaan sang guru.
__ADS_1
"Ok....selamat makan camilan "ucap nya sambil berjalan kedepan mengatur murid - murid nya yang bercanda sambil memegang gelas.
"Calistaaa... terdengar ada yang memanggil...
"HM...bulu kuduk ku berdiri " batin Calista sambil mengusap tengkuk nya.
"Calistaaa....
"Siapa ? " tanya Calista.melalui batin nya.
"He..he..he....
"Calista....
"Kamu siapa ??? " Calista terlihat marah...
"Calista...hei Calista " tegur sita teman sekelas nya...
"Haa....apaan sih ?" jawab Calista ketus.
"Ye...udah jalan kenapa berhenti " ucap Sita tak mau kalah.
"He...iya...iya "Berjalan maju .
"Ih...siapa sih yang mangil - mangil , suara nya seperti kenal " batin Calista sambil mengambil roti , tapi mata Calista memandang ke arah jendela .
"Calista cepat ambil nya, kenapa diam ? " tanya Mr Joe .
"Yes sir "ucap Calista cepat - cepat mengambil roti isi coklat dan air miner Lalu berjalan menuju bangku yang di sediakan.
"Kamu melihat apa ? " tanya Miss Tety menghampiri Calista.
__ADS_1
Ia merasa ada yang tidak beres dengan anak didik nya ini.
"Calista tak melihat apa - apa , hanya mendengar ada yang memangil Miss ? " ucap Calista menengadah wajah melihat sang guru