
"Mengapa kelinci yang imut itu berubah menjadi besar " Calista terkejut .
Mengingat pesan Pakpe , ia pun cepat - cepat berlari...
hos...hos...hos....aduh lelah sekali aku " ucap Calista mencari tempat untuk bersembunyi .
Tak menemukan tempat , akhir nya ia mendapat kan sebuah pohon dan berlubang dan Calista pun dapat masuk kedalam nya ..dan bersembunyi .
"Setelah menemukan cahaya , kamu harus berhati - hati , jika menemukan apapun itu kamu harus menutup hidung dan mulut mu , jika kamu tak menutup hidung dan mulut mu mahkluk itu akan tahu melalui pernafasan kamu " Calista mengingat pesan pakpe.
Mengingat pesan pakpe , dengan segara Calista bergegas menutup hidung dan mulut nya.
Dan benar saja kelinci raksasa itu telah berdiri di atas pohon dimana Calista bersembunyi.
Kelinci itu mencium - cium dimana keberadaan Calista...
Tiba - tiba kelinci raksasa itu berubah menjadi mahkluk asral....mahkluk asral yang menyeramkan.dengan gigi bertaring , mengeluarkan liur yang sangat bau..mata mengeluarkan belatung dan kuping seperti kuping kelinci.
Calista hampir muntah mencium bau air liur mahkluk itu.dengan menutup mulut dan hidung nya lebih rapat ia berusaha menahan ingin muntah.
Grrrr.......mahkluk itu mencari kekanan dan kiri...
Lima menit kemudian mahkluk itu pergi .
"Ho..ho....mau muntah ak " batin Calista menjulurkan kepala nya...
mahkluk itu masih terlihat...cepat - cepat Calista menutup hidung dan mulut nya , ketika mahkluk itu merasa ada orang di belakangnya...
__ADS_1
"Hpmm.....
"Ya TUHAN ia kembali lagi....kapan mahkluk ini pergi " batin Calista dalam hati dengan gemetar .
Grrr......grrr......ggrrrrrr...menatap tajam pohon itu, bahkan ia mengoyang - goyang kan batang pohon itu...
"Aku harus berpegangan yang kuat " batin Calista dalan hati dengan menahan berat badan dan tangan kiri memegang mulut lobang pohon, tangan kanan menutup hidung dan mulut nya.
Sampai mahkluk asral itu pergi .
"Ho...ho...ho..akhir nya dia pergi ..." batin Calista tak berani mengeluarkan kepala nya , ia hanya melihat ke bawa ...kaki mahluk yang di penuhi belatung itu , berjalan ke arah selatan .
"Aduh kepala ku pusing digoyang - goyang sama mahkluk asral , kaya naik rolcoster " memegang kepala nya . sambil menduduki badan nya dengan kasar.
"Huuf...aku ga boleh lemah ...
Dengan hari - hati Calista mulai berjalan perlahan , dengan tatapan mata yang tajam berhati - hati jika ada bahaya yang mengancam.
Tiba - tiba terdengar suara ..
Srek...sreek....sreeek...
Seperti suara langkah yang berat.
Bergegas Calista bersembunyi , dan menutup hidung , mulut nya.
Kembali Calista ingin muntah , terlihat mahkluk asral berjalan dengan badan yang penuh belatung...
__ADS_1
"Ihhh....menjijikan "Batin Calista sambil menunduk tak ingin melihat...
Hingga mahkluk itu melewati nya.
****
Berjalan...berjalan , sampai ia menemukan sebuah taman yang indah penuh dengan bunga.
Ia tak ingin terkelabui..waspada .
Sambil berjalan tak sadar Calista memegang kantong celana panjang nya.
"HM....apa ini ???...
"Oh iya...slayer " ucap nya senang .
"Dari pada cape menutup hidung dan mulut , lebih baik aku menutup nya memakai slayer ini " bergegas menutup hidung dan mulut nya dengan kencang sebagai masker.
"Ah lumayan , supaya mereka mahkluk - mahkluk itu tak bisa melacak ku " memegang kantong sebelah nya..
"Astaga minyak urapan ....lupa " menepuk jidat nya.
HAPPY READING.
like dan cmd dung agar author semangat.
terima kasih
__ADS_1