
Cleantha menurut pada Raja untuk memeriksakan diri ke dokter. Meskipun di dalam hati, ia yakin jika dirinya tidak hamil karena rutin meminum obat pencegah kehamilan.
"Apa Ibu sudah melakukan tes kehamilan?" tanya dokter yang memeriksa Cleantha.
"Belum, Dok. Saya langsung kesini untuk memastikan apakah saya hamil atau tidak."
"Baiklah, kalau begitu kita akan melakukan USG transvaginal."
Cleantha berbaring di ranjang pasien dengan dibantu oleh perawat yang bertugas. Baginya ini sudah pengalaman yang ketiga kali, jadi ia tidak mencemaskan apapun.
"Tahan sebentar, Bu."
Jantung Raja berdebar-debar ketika melihat dokter melakukan pemeriksaan. Ia sungguh berharap impiannya kali ini akan menjadi kenyataan.
Tak lama, ia melihat sekilas senyuman yang tercetak di bibir sang dokter.
"Selamat, Ibu dan Bapak. Usia kandungan ibu sudah empat minggu. Ini letak kantung kehamilannya," kata dokter itu menunjukkan hasil USG di layar monitor besar.
Cleantha terhenyak. Mungkinkah obat yang diminumnya tidak berefek sama sekali sehingga ia hamil secepat ini? Meskipun bingung, Cleantha tidak mengatakan apa-apa kepada dokter hingga pemeriksaan kehamilannya selesai dilakukan.
Di dalam mobil, Raja mengecup dahi istrinya dengan sayang. Ia sangat bersyukur karena Cleantha akan memberinya seorang anak.
"Sayang, kamu harus menjaga kehamilanmu baik-baik. Jangan bekerja apapun mulai sekarang. Aku juga akan bicara dengan anak-anak supaya mereka tidak membuatmu sibuk terus menerus."
Cleantha menyandarkan kepalanya di bahu Raja.
"Kamu terlalu berlebihan, Sayang. Aku sedang hamil, bukan sakit parah. Aku masih bisa melakukan aktivitas ringan seperti mengantar anak-anak ke sekolah atau mendampingi mereka belajar."
"Tapi aku heran kenapa aku bisa hamil. Apa obat itu tidak berfungsi sama sekali?" tanya Cleantha mengerutkan alisnya.
Raja terkekeh melihat ekspresi menggemaskan yang ditunjukkan oleh istrinya.
"Bukan obatnya yang salah tapi aku. Selama ini kamu meminum suplemen kesehatan bukan obat pencegah kehamilan. Aku yang menggantinya," kata Raja menyeringai.
__ADS_1
"Sejak kapan kamu melakukannya? Kamu benar-benar mengerjaiku, Sayang. Anehnya aku tidak menyadari perbedaan obat itu."
"Aku menggantinya saat kita berbulan madu. Kamu tidak akan menyadarinya karena aku mencari yang warna dan bentuknya sangat mirip."
Cleantha mencubit pelan pinggang Raja karena merasa dipermainkan oleh suaminya itu.
"Kamu harus bertanggung jawab atas masalah ini."
"Tentu, Sayang. Tanggung jawab seperti apa yang kamu inginkan? Ingin kunikahi untuk ketiga kalinya?" goda Raja.
"Aku mau kamu tidak pulang malam lagi dari kantor. Berikanlah waktu lebih banyak untuk Almero dan Ivyna."
Raja mempererat pelukannya kepada Cleantha.
"Aku akan mematuhi semua perintahmu, Nyonya. Aku akan selalu menjadi ayah dan suami siaga. Kalian adalah prioritas utama dalam hidupku," ucap Raja berjanji.
Hati Cleantha menghangat. Dia tidak menyangka akan mendapatkan kebahagiaan yang sempurna seperti saat ini.
...****************...
"Grandma, Grandpa, where is My Mommy?" tanya Almero ikut gelisah.
"Be patient, Almero. Mommy sedang di dalam bersama dokter. You will get a little brother," sahut Ny. Marina.
"Mommy dan Daddy lama sekali. Aku sudah tidak sabar melihat adik bayi," keluh Ivyna.
Baru saja Ivyna berhenti bicara, Raja keluar dari ruangan bersama dokter. Wajahnya terlihat sangat bahagia dengan mata berbinar.
"Anakmu sudah lahir Raja?"
"Sudah, Pa. Akhirnya aku punya anak laki-laki," ucap Raja memeluk Tuan Bayu dengan haru.
"Selamat, Raja. Papa ikut bahagia."
__ADS_1
"Bagaimana dengan Cleantha? Dia sehat kan?" sambung Ny. Marina.
"Cleantha baik-baik saja, Ma. Dia sedang melakukan inisiasi menyusui dini. Setelah itu kita bisa menjenguknya."
Almero dan Ivyna menghambur ke pelukan Raja. Mereka ingin segera bertemu Cleantha dan adik kecil mereka yang sudah terlahir ke dunia.
"Daddy, siapa nama adikku?" tanya Ivyna bersemangat.
"Namanya adalah...Alarick Adhiyaksa," jawab Raja dengan bangga.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
PENGUMUMAN NOVEL BARU
Halo my lovely Readers, pertengahan Juni ini Author akan launching sekuel dari Novel Istri Bayaran Milik Tuan Raja, yang berjudul "CEO MAGANG dan MAMA PERAWAN."
Novel ini akan menceritakan kisah cinta ketiga anak Cleantha dan Raja, yaitu Alarick, Almero, dan Ivyna.
Alarick : Menyamar menjadi orang biasa dan melamar pekerjaan sebagai staf di perusahaan swasta. Tak disangka dia bertemu dengan seorang wanita aneh bernama Ravella yang menjadi atasannya di kantor. Walaupun masih muda, Ravella sudah memiliki sepasang anak kembar. Dan tiba-tiba saja dia memberikan tawaran kepada Alarick untuk menjadi suami kontraknya.
"Kumohon menikahlah denganku, Rick. Aku akan membayarmu untuk itu. Aku membutuhkan suami untuk sementara waktu supaya kedua anakku tidak diambil oleh ayahnya," ucap Ravella dengan sorot mata memohon.
Almero : CEO Adhiyaksa Group yang tampan dan digilai banyak wanita. Namun hatinya beku setelah kematian Marion, wanita yang akan menjadi calon istrinya. Siapa sangka sebelum meninggal, Marion mendonorkan jantungnya pada seorang gadis muda bernama Aura yang bercita-cita menjadi reporter.
"Selamat siang, Om. Maaf telah mengganggu waktunya. Boleh saya melakukan wawancara sekarang?" tanya Aura polos.
"Jangan sembarang bicara! Usiaku baru tiga puluh tahun dan kamu memanggilku, Om," hardik Almero kesal.
Ivyna : Seorang desainer gaun pengantin sekaligus pemilik bridal yang terkenal. Namun karena terlalu mencintai pekerjaannya, Ivyna tidak berminat untuk menikah. Dia bahkan menolak ketika Raja dan Cleantha akan menjodohkannya dengan putra dari seorang pengusaha kaya. Hingga suatu hari Ivyna bertemu seorang lelaki stress yang memaksanya untuk menjadi pengantinnya.
"Calon istriku mengkhianatiku dengan menikahi pria lain. Kamu yang merancang gaunnya juga meriasnya di hari pernikahan. Sekarang kamu harus bertanggung jawab! Gantikan posisinya dengan menjadi pengantinku!
Berikut cover novelnya :
__ADS_1
Jangan lupa follow author "ICHA Lauren" agar tidak ketinggalan update novel terbaru