Jaka Umbara; Sang Pendekar Angin

Jaka Umbara; Sang Pendekar Angin
Pengenalan tokoh-tokoh


__ADS_3

...Profil Singkat 1...


Nama : Jaka Umbara


Kelamin : Laki-laki


Usia : 25 Tahun


Tanggal lahir : 10 – Agustus


Makanan Kesukaan : Sayur-sayuran


Jurus Andalan : Puser Angin dan Tempur Angin


Jaka Umbara merupakan putra dari Puteri Baginda Raja Baskara Nara Diningrat, yang bernama Sri Ratih. Ayah dan ibunya sudah tiada begitu dia dilahirkan. Orang yang membesarkannya adalah seorang dayang istana yang bekerja pada kedua orang tuanya hingga usianya sepuluh tahun.


Saat lahir, ia tak diterima keberadaannya oleh kakeknya sendiri, bahkan orang-orang sering kali menggunjingkannya. Sewaktu dilahirkan, Baginda Raja yang tak lain adalah kakeknya sendiri bahkan memberikan titah agar Jaka Umbara yang baru dilahirkan dibuang jauh keluar dari istana kerajaan.


Ia melakukan perjalanan untuk mencari keberadaan keluarganya yang tak pernah diketahuinya, bersama Dewi Mayasari dan Dinda Kirana Larasati hingga sampai ke Gua Batu di Bukit Tinggling.


Di bawah bimbingan Mpu Anggar Maya dan Ki Ageng Sukmo, ia melatih ajiannya hingga tingkat tertinggi. Dan dikemudian hari berkat ajian yang dipelajarinya itu, ia diangkat sebagai pengganti pamannya, Raden Galuh Banaspati.


...****************...


...Profil Singkat 2...


Nama : Dewi Mayasari


Kelamin : Perempuan


Usia : 23 Tahun


Tanggal lahir : 21 – September


Makanan Kesukaan : Nasi putih + Ikan


Jurus Andalan : Kembang Seroja dan Kemuning Surga


Dewi Mayasari adalah murid seperguruan Jaka Umbara, sekaligus putri dari Raden Surya Wisesa atau yang dikenal sebagai Mpu Anggar Maya.

__ADS_1


Ia bertemu Jaka Umbara untuk pertama kalinya setelah diperkenalkan ayahnya dan mengalami insiden memalukan yang berakhir dengan menjalankan hukuman mencari tanaman obat bersama Jaka Umbara di bukit belakang padepokan.


Semenjak itu Jaka mulai berlatih bersama Dewi Mayasari di bawah bimbingan Mpu Anggar Maya dan tinggal di padepokan di bukit Darmalaya.


Setelah kematian ayahnya, Dewi Mayasari memutuskan untuk pergi mengembara dan meninggalkan padepokan, di dalam masa pengembaraannya itu ia bertemu dengan Ki Pucung dan Nyi Pucung yang merupakan murid satu perguruan dengan ayahnya. Keduanya pun ikut membantu Dewi Mayasari berlatih.


Dan setelah mengembara selama setahun, ia akhirnya kembali ke padepokan dengan di temani Ki Pucung dan Nyi Pucung. Ia juga memiliki nama panggilan Nyi Dewi.


Dewi Mayasari membantu Jaka Umbara melakukan pencarian akan keberadaan adik perempuan Jaka Umbara, Dinda Kirana Larasati, yang sempat diculik oleh kelompok Kuda Hitam.


Dewi Mayasari akhirnya diperistri oleh Jaka Umbara setelah mengalahkan pamannya, Raden Galuh Banaspati, karena pada masa kekuasaannya banyak rakyat yang tertindas dan mati kelaparan.


...****************...


...Profil Singkat 3...


Nama : Raden Surya Wisesa


Kelamin : Laki-laki


Usia : 60 Tahun


Tanggal lahir : Mei


Makanan Kesukaan : ???


Jurus Andalan : -----


Ia adalah Guru dari Jaka Umbara yang juga merupakan ayahanda dari Dewi Mayasari.


Bermula dari ketidaksengajaan saat ikut bermalam di gubuk milik Jaka Umbara, kemudian menolong Jaka saat ditindas oleh sekumpulan anak-anak sekembalinya dari mencari buah-buahan di hutan, yang akhirnya Jaka Umbara diangkat menjadi murid setelah melewati tahap percobaan yang diberikan oleh Mpu Anggar Maya pada saat mereka bertemu untuk kedua kalinya.


Mpu Anggar Maya wafat akibat sakit keras yang dideritanya, dan memberikan padepokan tempat ia mendidik Jaka Umbara dan Dewi Mayasari kepada Jaka Umbara untuk dijaganya.


...****************...


...Profil Singkat 4...


Nama : Baskara Nara Diningrat

__ADS_1


Kelamin : Laki-laki


Usia : 80 Tahun


Tanggal lahir : Agustus


Makanan Kesukaan : ???


Jurus Andalan : -----


Ia adalah kakek dari Jaka Umbara yang merupakan Baginda Raja dari kerajaan Suryalaya di bukit Darmalaya yang bergelar Prabu Pamanahan Baskara Nara Diningrat.


Ia pernah bertitah untuk membuang cucunya, Jaka Umbara, hingga keluar istana kerajaan. Namun, setelah beberapa waktu berselang, keduanya kembali bertemu.


Baginda Raja wafat karena sakit setelah adanya gerakan pemberontakan yang dilakukan oleh keponakannya, sepupu dari ibunda Jaka Umbara, yang menggantikan kepemimpinan Baginda Raja Baskara Nara Diningrat, bergelar Prabu Panembahan Raden Galuh Banaspati.


...****************...


...Profil Singkat 5...


Nama : Dinda Kirana Larasati


Kelamin : Perempuan


Usia : 15 Tahun


Tanggal lahir : 15 – September


Makanan Kesukaan : Daging kelinci


Jurus Andalan : Tari Angin tingkat dasar


Laras (Dinda Kirana Larasati) adalah anak perempuan dari seorang pria paruh baya yang pernah Jaka tolong sepulang dari istana kerajaan Suryalaya.


Pria paruh baya itu menitipkan Laras pada Jaka untuk dijaganya tak lama setelah ia menghembuskan napas terakhirnya.


Laras pernah diculik oleh kelompok Kuda Hitam di bawah pimpinan Ledonggowo dibantu oleh sekutunya Sri Ambarwati, pemimpin dari sekte Lentera Malam, pada saat Jaka Umbara pergi berburu ke hutan. Namun akhirnya ia diselamatkan oleh Jaka Umbara dan Dewi Mayasari serta bantuan dari Ki Pucung dan Nyi Pucung.


Atas terjadinya peristiwa penculikan yang menimpa dirinya, Laras kemudian belajar ilmu Kanuragan dan jurus-jurus ajian yang mudah kepada Dewi Mayasari dan Nyi Pucung.

__ADS_1


Laras ikut memasuki alam kesadaran menemani Jaka Umbara dan Dewi Mayasari dalam perjalanan mencari keberadaan keluarga Jaka dengan bantuan seseorang di Gua Batu, di Bukit Tinggling.


Pada saat Dewi Mayasari terkena ajian Selubar Mata yang membuatnya tidak mengenali Jaka dan Laras, Jaka membawa Laras ke istana kerajaan Suryalaya untuk meminta bantuan kepada kakeknya, Baginda Raja Baskara Nara Diningrat.


__ADS_2