Jodoh Di Dalam Mimpi

Jodoh Di Dalam Mimpi
Namaku Nando Alfariz Syech


__ADS_3

Dikantornya, nando sangat gelisah...waktu berlalu sangat lmbat difikirannya. Ia tidak sabar ingin segera malam hari, bertemu dengan bunda denis, yang hingga kinipun masih canggung untuk menyebut namanya.


Doni melihat kegelisahan itu, lalu memecah keheningan dalam ruangan pribadi nando...


"bos, rencana pembangyunan cabang di kota C sudah mulai rampung, bulan depan sudah siap peletakan batu pertama"


"bagus, kamu urus ya don aku percaya sama kemampuanmu"


"bos ada masalah? tadi pagi karyawan udah ketakutan karna sapaan mereka gak di balas dengan senyuman seperti biasanya"


"aaahhhh masa sihhhh, kasihan sekali mereka. kamu jelasin deh sama mereka, gak usah takut, gada kesalahan "


Perusahaan dibawah kepemimpinan Nando, memang tidak jauh berbeda seperti dipimpin Alfariz syech papa nya. selalu memberikan kenyamanan kepada semua pekerjanya, disertai upah yang 2 kali lebih besar dari tempat lainnya, tidak heran perusahaan itu menjadi tujuan favorit untuk mencari pekerjaan.


tapi Lowongan pekerjaan disitu hanya tersedia bila ada yang resign atau untuk penempatan di cabang baru. tentu saja sangat jarang ada pekerja yang resign dari sana.


"don, aku nanti mau zuhur di jalan aja, km urusin smua ya. kayanya aku gak balik kantor"


"nando, kalo kamu ada masalah cerita aja, aku siap berdiri paling depan untuk mu sebagai sahabatmu" ucap doni serius, dengam memanggil nama di tempat kerja berarti saat ini doni memang memposisikan diri sebagai sahabat Nando satu satunya


"aku cuma lagi tegang aja don, aq semangat buat hari ini tapi aku jg bingung karna ini yang pertama, lihat nih jantungku aja deg degan dag berenti2"

__ADS_1


"emang kamu tegang kenapa, mau melamar anak orang?"


"kok tau, emang keliatan jelas ya?" ucap nando yang bingung sama kehebatan penerawangan doni


"km bisa juga becanda soal lamaran ya nando" lirik nando yang masih muka tegang "Ini Serius????"


Nando mengangkat alisnya lalu teruduk pasrah di kursi kerjanya


doni aja yang kerjaan nya gunta ganti pacar masih tegang kalo ngomongin lamaran gitu, apa lagi aku....


................


malam tiba, 2 mobil beriringan menuju rumah Marsya, pakde dan bude di mobilnya sendiri, sedangkan keluarga nando di mobil belakangnya.


"sudahlah, biarkan saja mereka memilih, nando sama marsya sudah besar biar memutuskan kedepan sendiri. toh mau jadi atau engga, kehidupan marsya sudah membaik sekarang, kalo dia terima lamaran ini insya Allah akan menjadi lebih baik lagi"ucap pakde sambil menyetir, membaca kegelishaan istrinya.


..............


tamu semalam yang datang lagi, sukses membuat seisi rumah terheran heran.


apalagi ada tamu baru yang tampan bak pangeran yang baru keluar dalam film bollywood. semua duduk di ruang tamu tanpa ada yg bisa berbicara satu pun

__ADS_1


hanya Marsya yang sama sekali tidak melepas pandangan nya pada Nando, bukan terpesona tapi lebih menunjukan rasa marahnya, apa harus seperti ini caranya untuk menjadi istri? kenapa gak perkenalan dari bawah dulu tanpa berlindung di ketiak orang tuanya.


jantungku bisa lompat kalo dia terus pandang aku kaya gitu, batin nando lirih


"Siapa nama kamu?"


waahh, perempuan ini berani sekali tanpa canggung langsung tanya ke intinya


"halo, namaku Nando Alfariz Syech. nama kamu siapa?"


perkenalan bodoh didepan keluarga masing masing,


"aku Marsya Ramadanti , janda beranak satu, usia 30 tahun..bukan usia yg muda untuk seorang wanita, apa kamu yakin tidak datang ke rumah yang salah?"


wahhh dia gadis yang suka basa basi, bahka berani berkata seperti itu di depan semua keluarga, oke aku ikuti cara mainmu Nona Marsya


"30 tahun, bagus juga...usiaku juga sebentar lagi 30, jadi kita seumur"


helooww tuan nando yang mendadak ingin cepat tua..


perbincangan kedua orang itu bukan seperti pasangan yang mau menikah dan saling melempar perkataan manis,

__ADS_1


lebih mirip pembicaraan 2 orang musuh yang sudah lama tidak ketemu, tapi smua keluarga sepakat memutuskan diam memperhatikan..membebaskan mereka perang sesuka hatinya.


...........


__ADS_2