
marsya menghampori calon mertuanya sambil mencium tangan,
"apa kabar om, tante?"
"udh mau nikah, masih manggil gitu aja sih..mulai sekarang panggil mama sama papa ya" kata mama nadia
"eehh iyaa maa, maaf belum terbiasa" jawab marsya sambil melirik nando
nando hanya menatap nya tanpa ekspresi, mungkin berharap di peluk kali yaa...hahaa
doni maju sambil mengulurkan tangan "kenalkan aku doni, sekertaris sekaligus teman nando satu satu nya"
sebelum marsya menjawab, tangan itu di tepis nando "kenalan aja, gausah pake salaman segala!"
fiuufhh...marsya menjawab "halo doni, aku marsya, ayo kita masuk"
begitu di dalam gallery, semua menatap tamu agung sambil bergumam dalam hati "ini kan pria yang waktu itu datang, aku beliin nasi padang, tu kan emang ada yang aneh soalnya bu marsya gak pernah ajak tamu nya makan dalam ruangan" batin yani
"waahh ganteng banget calon nya bu marsya, kayanya orang kaya, penampilannya beda banget" batin karyawan yang lain
mama dan papa melihat lihat koleksi kebaya yang terpasang di patung,
"koleksimu bagus bagus ya marsya"
"makasih ma, memang harus update terus soalnya, kalo gak nanti ketinggalan jaman"
Dan mereka duduk di meja bulat tempat marsya biasa memberika konsultasinya,
bu ina turun membawakan sepasang kebaya dan beskap untuk orang tua nando..
nando bertanya, "kenapa warna nya putih, emang yang mau nikah mama sama papa?"
bu ina menjawab "iya mas, tema nya white wedding, semua serba putih, kesukaan nya mbak marsya"
__ADS_1
nando melirik marsya lalu bertanya "mobil mu merah, kenapa warna kesukaan mu jadi putih?"
"aku indonesia, merah putih" jawab marsya malas menjelaskan
"kenapa gak sekalian cat gallery mu jadi merah putih"
"oohh, ide bagus...setelah pernikahan aku renovasi jadi merah putih, puass?"
mama memotong perdebatan gak penting dua orang yang duduk di depan nya "kalian itu setiap ketemu berantem mulu, udah cukup mama mau cobain kebaya"
doni yang duduk di sofa ikut menimpali "biarin aja tante, siapa tau kalo mereka diranjang berantemnya lebih seru"
nando tercengah dengan kefulgaran doni, tapi tidak bisa menjawab apa2, dia sungguh malu sedangkan marsya menutup mukanya dengan tangan "siapa sihh si doni itu? baru pertama ketemu aja ngomongin ranjang, depan orang banyak pula"
melihat reaksi kedua calon mempelai itu, semua orang tertawa lepas....termasuk papa yang tidak banyak berbicara ikut tertawa
seseorang tolong usir mahluk mesum itu.....aahhh
...........
"punyaku mana?" tanya nando
bu ina menjawab "ada mas, sebentar saya ambilkan"
marsya berbisik pada nando "katanya gak perlu repot,mau pake baju sendiri aja"
nando tidak menjawab kata provokasi itu, mungkin takut menjadi bahan ledekan doni lagi
bu ina membawa beskap nando, lalu nando masuk ke fitting room
begitu dia keluar, marsya tersihir oleh aura yang di keluarkan nando "biarpun pake baju pribumi, mukamu tetap gak bisa di kondisikan yaa juragan" batin marsya
"wihhh anak mama paling ganteng, okee bungkuss..." kebiasaan mama kalo lagi shopping ini sih...hahahaa
__ADS_1
"oiya marsya, setelah ini kalian pingitan dulu yaa, gausah ketemu...nanti ketemu hari H aja" ucap mama lagi
"mama kuno, apaan sih, gak mauu" nando protes begitu keluar dari ruang ganti
"itu kan budaya nya marsya, hargainlah " kata papa
"betul tuh, malah dulu sampe sebulan, kalian cuma 3hari masa gak bisa?" jawab mama lagi
aku bisa ma bisa banget, ayolah nando iya in aja, repot amat sih
"ma, marsya ini kemaren weekend 2 hari ngilang, aku baru ketemu hari ini, trus mama minta aku gak ketemu lagi."
"ciyee ciyee.........ada yang gak mau di pisahin nihhh" doni nimbrung lagi
tukan, dia ikut ikutan lagi, jawab iya aja sih biar cepet dan ga malu lagi
"doni jangan ikut campur, dasar gilaaa..pokonya aku gak mau!" jawab nando kekeuh
"yaa mama sih terserah, cuma katanya, biar makin kangen gitu"
"aku bisa ma, ga apa2" jawab marsya akhirnya bersuara, udah geregetan banget soalnya gak beres beres
"ko, kamu malah ngedukung mama sih, bukannya aku?"
"biar kangen" jawab marsya cuek
mendengar kata kangen, seolah mendengar pernyataan cinta, ada yang ke ge'er an, sampe gak sadar menyetujui ucapan mama nya gausah ketemu sampe hari H
............
pembicaraan panjang seputar hari H berlanjut, dan itu dijelaskan oleh ela, marsya hanya diam. dan pendataan keluarga inti pun dilakukan untuk memberikan seragam yang sesuai dengan tema acara
**aku bahkan baru tau kalo dia punya 2 kakak perempuan, smua sudah berkeluarga dan punya anak masing masing
__ADS_1
lakukan lah sesuka kalian team ku, sungguh job wedding kali ini aku tidak ingin terlibat, bahkan bila bisa, aku tidak ingin menjadi pemeran utama wanita nya.
.............