
besok suamiku ulang tahun, aku belum siapkan hadiah apa apa, tapi dia punya segalanya aku harus kasih apa ya? tahun ini juga pertama kalinya dia ultah sama aku, aku gak tau dulu dulu perayaan nya kaya gimana ya. apa aku siapkan diner romantis aja pakai lilin2 gitu...aaaahh aku bingung
pokonya aku mau pulang cepat aja hari ini, cari kado dulu..
Suara hati Marsya yang kebingungan sendiri di ruang kerja nya. Seaching di internet sudah dia lakukan untuk memilih kado yang tepat untuk suaminya. Tentu saja Marsya ingin memberi hadiah terbaik, tapi semua barang yang dimiliki Nando dirumah harganya tidak manusiawi bagi Marsya, apa mungkin Nando mau memakai barang pemberian darinya.
aaahh beli ajaa lahh yang bagus nanti, peduli amat sama harganya, toh pake uang Nando juga...hiiihihii
yuup akhirnya Marsya memutuskan sendiri jwbanya, beli aja apa yg dia suka nanti.
sebelum jam makan siang, Marsya bersiap meninggalkan galerry untuk berburu kado dan kulineran sendiri di Mall namun suara hp nya berdering dari "SAYANG"
"halo Marsya udah siap? nanti abis zuhur aku jemput ke galery yaa"
"haahh, siap kemana?"
kok Nando tau aku mau pergi, aduuh padahal aku gak bilang siapa2 loh..
"kita kan ada acara lunch bareng sm keluarga besarku hari ini"
"kenapa mendadak, kok aku gak tau, kamu gak bilang2 juga tuuh"
waah kacau, rencana ku kacauu, mana sempat beli kado kalo kayak gini
"kamu baca doong di grup keluarga, gak mendadak jg kok, udh acara tahunan menyambut bulan suci ramadhan"
"grup keluarga? laah aku kan gak masuk ke dlm grup itu, mana aku tau kalo kamu gak bilang"
"masa sihh, yaudah siap2 sekarang ya, aku jemput 1 jam lagi"
"eeiitt tunggu, acara keluarga ada dress code nya dong, apaan kasih tau dulu, jng sampai aku salah kostum"
__ADS_1
"gada dress code, biasa ajaa"
telpon terputus dan Marsya bingung lagi
biasa aja maksud dia gimana ya? aahh makeup dulu dehh, yang penting jangan buluk aja kali
.........
Marsya keluar galerry, karena Nando sudah menunggunya di tempat parkir sebelum berangkat dia sudah berpesan pada Ela, untuk membeli kue ulang tahun dan di kirim ke rumah nya, jaga jaga kalau dia tidak sempat beli sendiri
"sayaang, kok gak kasih tau dari kemarin kemarin, aku gak ada persiapan apa2 nih, penampilan aku kayak gini gak sempat ganti baju juga, aku pakai yg td pagi dr rumah"
"ga apa2, kamu udh cantik dimata aku kokk, eeiittss apaan itu di mata kamu, kenapa mata kamu begitu"
"ini softlens dan bulu mata palsu, aku dah pakai yang paling natural, pliiss jangan suruh copot"
Nando memperhatikan makeup Masya dengan detail, padahal Marsya hanya memakai makeup tipis yang flawles, tapi menurut Nando yang selalu rewel memaksa Marsya jangan berdandan cantik bila diluaran, itu sudah berlebihan.
"Repot kalau begini"
"apanyaaa yang repot" tanya Marsya polos
"kalo kamu terlalu sering keluaran dng wajah cantik begini, aku repot jagainnya"
cantikk, dari mana nya coba..jelas jelas aku mau ketemu keluarga besarnya yang mukanya kaya berbie semua, kalo ga makeup, hancur sudahh karier akuu
"sayaang, kan aku keluarnya juga barengan kamu" memeluk, merayuu, sok imuut, dan segala macam jurus dipakai demii makeup tipiss itu bisa lolos seleksii
ayolaah aku malu nii di depan galleryku gelendotan begini, karyawanku bisa liat jelas dr dalam ruko apa yang aku lakuin sekarang
"huuft oke, mana kunci mobilmu, kasih sama Doni"
__ADS_1
"Doni, dia juga ikut...mana dia?"
"tuuh dalam mobil, kamu ikut aku, nanti dia bawa mobil kamu"
aaaiisshh siaall, dia juga nonton dari tadi kelakuan recehh ku...
........
Mobil melaju, menuju hotel mewah bintang lima yang paling besar di kota B tempat Marsya dan Nando tinggal, hotel itu sudah dipesan oleh keluarga besar Alsyech, seluruh keluarga yang tinggal diluar kota bahkan diluar Negeri sudah berkumpul disana.
karena acara ini merupakan salah satu acara tahunan yang wajib dihadiri oleh semua anggota keluarga. Walaupun tahun ini sedikit berbeda karena special request dari Nando harus diadakan didalam Negeri dan di kota tempat tinggal nya.
setibanya di hotel, Doni langsung menuju resepsionis dan mendapatkan 2 kunci kamar, satu untuk Nando, satu lagi untuk nya. lalu menghampiri Nando dan Masya yang sedang menunggu di lobby hotel.
melihat dua kunci di tangan Doni, Marsya kebingungan sendiri, emangnya lunch doang harus pake nginap ya.
"ini kunci anda bos, ayo kita ke ballroom, semua keluarga sudah menunggu disana"
"oke" Nando mengambil kunci lalu menyerahkan pada Marsya dan mereka berjalan menuju lift
"Marsya tadi aku udah telfon mama Nur buat ajak Denish, tapi Denish nya gak mau ikut, gak apa2 kan buat malam ini kita tanpa Denish dulu?"
"iyaa kalau Denish maunya begitu, yaa gak apa2"
Nando tersenyum lalu berbisik di telinga Marsya
"sekalian kita bulan madu disini"
diaamm diaamm diammmm, punya suami kok kesitu mulu fikiran nya, tolong aku masih syok saat ini, aku gak ada persiapan apa2 untuk bertemu keluarga besar nya lagi? keluarga yang aku kenal bisa dihitung jari, dan acara apaan ini, makan siang bersama menyambut bulan suci apa harus di hotel super mewah begini? nikahan ku aja lewaatt gak ada apa2 nya.
.........
__ADS_1