
"waaah selamat bu Marsya, alhamdulillah akhirnya Mas Denis punya adik juga" ucap salah satu pegawainya Marsya
"iyaa bu, selamat atas kehamilannya..juga Pak Nando selamat bergabung di Galery ini" ucap Haris bahagia punya Bos baru.
"waahh benarr, semoga kalau Pak Nando bergabung di galery ini, kita bisa sesukses Alsyech Grup" timpa Ela
Nando hanya diam dan tersenyum, tidak menjawab sama sekali ocehan para pekerja Marsya, memang seperti itu kan sifatnya, mana mungkin dia bisa nyerocos panjang lebar selain dengan orang2 terdekatnya saja. Dikantornya saja dia bicara hanya seperlunya, apa lagi di tempat kerja istrinya.
"kalian salah faham, suamiku tidak bergabung dalam pekerjaan kita, dia disini akan melakukan pekerjaannya sendiri" Marsya mencoba menjelaskan
"maksudnya bu?" semua mulai kebingungan kan
"jadii, suamiku akan bekerja disini bersamaku tapi dia melakukan pekerjaannya sendiri, bukan pekerjaan aku..aduh gimana ya, menjelaskannya" ikutan bingung deh
"aku hanya numpang kantor disini, jadi tidak ada hubungan dengan aktivitas galery ini...maaf sudah mengecewakan, mungkin lain kali kalau istriku buka lowongan pekerjaan, aku orang pertama yang melamar"
Nando akhirnya membuka suara
hahahahaa, berapa aku harus menggajimu kalau kamu kerja disini, gila kali yaa....
"oohh...sayang sekali, kami fikir Pak Nando juga ingin ikut terlibat dalam bisnis Wedding" ucap Haris
"sudah sudahh, kita mulai bekerja sekarang yaa...ayoo pejuang subuhh, semangat lagii" Marsya pun membubarkan para karyawannya untuk memulai aktivitas nya kembali
Lalu dia membawa Nando ke ruang kerjanya..
"oke sayang, mulai sekarang ruangan ini jadi milik kita...kita berbagi aja yaa, karena tempat di galery ini udah penuh sama perlengkapan wedding jadi aku gak bisa siapkan ruangan baru untuk kamu"
__ADS_1
"tidak masalah" jawab Nando cuek lalu langsunh duduk di meja kerja Marsya dan mengeluarkan Laptop nya
begini lebih baik jadi aku bisa mantau kesehatan kamu terus
Marsya mengambil laptop nya diatas meja yang ditempati Nando lalu duduk di sofa kecil sambil manyun2
aku pemilik ruangan ini tapi sekarang seperti aku yang menumpang. jadwalku belum banyak, janji ketemu client juga belum ada, jadi hari ini aku mau ngapain?
"sayaangg"
"hmmmm" jawab Nando singkat
"aku belum ada pekerjaan penting"
"terus? mau pulang lagi? ayokk"
"bukan begitu, apa kamu sibuk? ada yang bisa aku bantu buat kamu? mengetik sesuatu misalnya" jawab Marsya mencoba menawarkan jasanya
"eehh, biarpun begini tapi aku diploma, jadi aku bisa laah bantu bantu kamu urus seusatu soal pekerjaan"
"yaa, bantu aku agar adik bayi sehat...jadi kalau kamu gak ada pekerjaan dan gak mau pulang, kamu bisa tidur di situ yang nyenyakk"
"ya ampun itu lagi, harus bawa dokter juga kali ya kemana mana biar kamu percaya aku sehat."
"ide bagus, Nanti aku tanya dokter Silvy apa dia bisa jadi dokter pribadimu aja" jawab Nando serius
"hahaha..haha, lucuuu banget, sayaang kenapa sii kaku banget, susah diajak becandanya, Awass kalo kamu lakuin itu!!!"
__ADS_1
"kenapa engga, buat kamu sama baby kok dan lagi kamu itu selama kita menikah, batuk pilek aja gak pernah, tapi kenapa saat hamil malah pingsan terus..wajar dong aku khawatir"
"bawaan kehamilan, ya ampunnn. kan tiap baby bawaan nya beda beda...dulu waktu hamil Denis, setiap hari aku mual parah gak bisa makan dengan benar selama 4bulan pertama, justru baby yang sekarang baik, aku muntah aja gak pernah dan makan ku banyakk, lihat aku sehat."
"tapi kamu pingsan dua kali dalam 10 hari" ucap Nando mengingatkan
"sayaang, gemess deh sm kamu...aku baik2 saja bawaan hamil oke, lagi pula sekarang ada suami siagaku ini yang 24jam selalu mendampingi.. jadi gausah berlebihan soal dokter itu yaa"
Hp Nando berdering, Marsya tahu itu pasti hal pekerjaan maka dia memutuskan untuk keluar ruangan untuk ke lantai atas mengecek kebaya2 yang baru selesai di jahit
"kamu mau kemana?"tanya Nando saat Marsya hendak membuka pintu
"ke atas, ruang jahit, kamu juga kayanya sudah mulai sibuk tuu, selamat bekerja sayangkuu"
"hmm okee" lalu Nando menjawab telfon nya dan mulai berbicara dengan penelpon tersebut
huhh, malas banget aku dengar obrolan tentang bisnisnya, tadinya aku mau nyontek cara dia lebarkan sayap gimana, tp gimana mau ngerti ngebahas apaan, bahasanya aja bikin bingung...kenapa laah setiap telepon masuk ke hpnya gak pakai bahasa yang baik dan benar yang bisa aku mengerti...kadang bahasa inggris kadang bahasa arab, mana aku faham.
ketika diluar Marsya terkejut dengan penampakan Doni yang sudah berkutat dengan Laptop nya dan duduk di meja bulat dekat ruang kerjanya
"Selamat pagi nyonya Bos" ucap Doni menyapa sambil segera berdiri
"lagi lagi kamu panggil begituan, sejak kapan kamu disini?"
"20 menit yang lalu, maaf nyonya bos karena ini jam kerja, jadi saya harus seperti ini. oiyaa mulai saat ini, saya minta ijin meja bulat ini akan menjadi tempat kerja saya, karena ini yang paling dekat dengan ruangan Pak Bos"
"lakukan sesukamu Doni......aku tinggal dulu" jawab Marsya cuek...
__ADS_1
yayaa, bos nya kerja disini sudah pasti bayangan akan selalu ikut
..............