Jodoh Di Dalam Mimpi

Jodoh Di Dalam Mimpi
Siapa Aku Bagimu?


__ADS_3

Marsya selesai dengan pekerjaan nya, waktu live masih tersisa 3menit lagi, lalu dia menghadap kamera dan menjawab pertanyaan2 netizen budiman yang setia menyaksikan live itu, bahkan viewers penontonnya meningkat 2 kali lipat di menit menit akhir.


entah kekuatan sosmed karena Masya yang akan mengumumkan siapa Nando di akhir live nya, atau karena kebetulan saja.


"hai gaes, msh ada waktu 3 menit nih buat kita talking talking about hmmmm nungguin yaaa....hahahaa"


"oke aku akan jawab siapa itu pria centang biru yang bikin salfok per komenan disini"


"kalo dari nama, udah jelas banget yaa..tertulis jelas di akunnya, dan ada centang biru nya jd udh jelas dia itu asli bukan kawe2, hihii"


"tapi kalo di tanya siapa dia buat aku, naah dia itu adalaahhhhh...............aduhh aku jadi deg degan nih ngejawab nya"


komen live makin menggila dengan rasa penasaran para viewers,


*siapa kak


cepetan dong


aku sabar menanti nii


siapa Nando Alfariz Syech buat kaka


apa kalian pacaran? kok dia panggil sayang sm kak Marsya*


"hahahaa, sabar dong gaes nanya nya satu2....dia itu bukan pacar aku, karena lebih tepatnya dia itu suami aku" Marsya tersenyum cantik saat mengatakan itu lalu dia menunjukan satu foto di hp nya, foto saat mereka menikah


"kapan nikahnya? itu rahasiaa...hahaa"


"oiyaa, dia jg lagi nonton live kita niih...halo saayang tolong sapa followers aku dong disini..."


*kak Nando sapa dong


wah Pangeran Alsyech Grup*


dan, komentar pria centang biru itu pun masuk

__ADS_1


Nando Alfariz Syech : halo semua 🙂


"oke gaess....waktunya udh mau habis nii, sekian dulu live hari ini, dan buat jaga privasi suami aku, jd aku minta maaf live hari ini gakan aku save....huhuu, dont cry gaes...next time kita lanjut lagi, bye bye asalamualaikum"


..................


Doni yang setia menyaksiakan streaming itupun akhirnya bertepuk tangan saat Masya menutup acaranya...


"hebat, strategi marketing yang hebat, bikin views meningkat dan tetep stay sampai akhir cuma bikin orang nunggu siapa sih tuan Nando itu buat Marsya"


"sekarang dia milikku kan, di dunia apapun" ucap Nando bangga


"tapi Don, aku fikir aku akan go publik melalui majalah Bisnis atau sebuah konfrensi pers didepan media tp kenapa malah gara2 hal konyol kaya gini ya"


"Nahh, itu juga yang aku bingung dari tadi, knp Bos ku yang cool calm ini, mendadak haus akan sebuah pengakuan?"


"gara2 kamu yang bilang aku bukan siapa2nya saat ini! jelas jelas dia milikku, diamanapun dia berada"


"hahahahaaaaaa............" Doni tertawa puas "oke2 sepertinya sebentar lagi tlpku akan sibuk dari media media, jadi kita mau pers confrence dimana nanti?"


"kenapa? aku bisa buat yg megah untukmu dan akan tayang di smua TV nasional"


"ini strategi Marketing, aku kan harus dukung karier istri, aahh tp knp dia gak save live tadi ya?"


"mana kutahu, dia bilang jaga privacy km Nando"


"kan dari awal aku memang mau kenalkan dia ke semua dunia, dia aja nolak mulu, aahh aku benci banget kata2 TIDAK ADA RESEPSI"


hahahaaaa, Doni tertawa puas meledek bos sekaligus sahabat nya itu....


.................


Bosan sendirian di kamar hotel, Nando akhirnya menelpon Mama Nur untuk menanyakan kabar Denis, karena dia jg tahu tidak mungkin mengganggu Marsya saat ini, dia pasti masih sibuk dengan pekerjaan nya.


"Asalamulaikum mama, Denis lagi apa?"

__ADS_1


"waalaikum salam Nando, itu Denis nya baru selesai trus ketiduran tuh di sofa"


"yaaaahh, padahal aku kangen pengen ngobrol, tumben dia tidur cepet"


" tadi siang banyak main, jdnya capek, oiyaa Nando sampai kapan di luar kota?"


" kalo selesai cepat, mungkin senin aku pulang ma , tp gatau jg niihh kerjaan aku banyak soalnya disini, besok aja minggu masih harus audit"


"ooh gitu, semoga cepat beres ya kerjaan km..tp Nando, mama mau tanya waktu km pergi, apa Marsya baik2 aja, mama sedikit kuatir soalnya"


"waktu aku pergi dia emang sedih gitu sih, hehee tp sekarang udh biasa aja ma, udh bisa ngomel2 lg di tlp tadi. mungkin dia belum terbiasa aku tinggalin aja ma"


"sebenernya mama agak terkejut jg sih km bisa terbang keluar kota, tp aah yasudah lah kalo Marsya udh baik2 aja skrg, mama takut Traumanya datang lagi"


"trauma? siapa? Marsya punya trauma?"


"memang kamu gak tau, dia gak pernah cerita apa2 sm kamu soal kejadian itu"


"kejadian apa ma, tolong cerita sama aku, biar aku bisa lebih hati2 kedepannya"


"aduhh, sebenernya mama gamau cerita masa lalu, tp km harus tau karena kamu sekarang orang yg penting jg buat Marsya"


"kenapa ma?"


"Nando, almarhum ayahnya Denis meninggal dalam kecelakaan pesawat 6 tahun lalu, buat kronologis nya nanti mama ceritain kalo ketemu langsung ya. bukan mama nakutin atau gmana, itu memang sudah takdirnya seperti itu, tp semenjak hari itu Marsya sangat alergi mendengar kata terbang, pesawat atau apalah."


"inalillahi waina lillahi rojiun, terus aku harus gimana ma, aku betulan gak tau kalo Marsya punya pengalaman menyedihkan kaya gitu, kalo aku tau di awal, aku gakan pernah tinggalin dia buat datang kesini"


"gak apa2 Nando, itu kan tanggung jawab kerjaan km. Kamu yakinkan Marsya perlahan lahan aja, kalo gak semua flight itu berbahaya, semua aman, dan yang terjadi dulu memang itu sudah Takdir Tuhan."


"pasti ma, aku akan coba sembuhkan Trauma nya perlahan lahan, terima kasih banyak sudah kasih tau aku"


"iya Nando, jaga diri disana ya. mungkin mlm ini Marsya sm Denis nginap disini"


"ya ma, nanti Nando tlp Marsya kalo dia sudah selesai kerjanya"

__ADS_1


......


__ADS_2