
Nando mengetuk pintu rumah nya, tampak lah Bik Sum yang membuka pintu
"Marsya mana bik?"
"eehhh ituuu, aanuuu...mbak Marsya lagi beberes di atas, mungkin sekarang di tempat jemuran"
"haah, sejak kapan dia begitu"
"sejak pagi Mas"
Nando masuk ke rumah, dan tampak lah Inah yang sedang di duduk di dapur..."inah lagi apa?
"maaf Bapak, katanya ina juga disuruh diam saja sama ibuk, nda boleh bantuin katanya"
"iya Mas Nando, kita berdua disuruh libur hari ini"
"haah....yasudah aku keatas dulu"
Nando menyusul Marsya ke halaman belakang di lantai dua, diapun melihat istrinya yang sibuk menjemur baju di bawah terik matahari..
"sebosan itu kamu diam dirumah aja, sampai kerjaan ART pun kamu kerjakan"
"saayang, kamu pulang" Marsya menyimpan kembali jemuran yang dipegangnya, lalu berhambur masuk ke pelukan Nando "Aku tahu kamu pasti pulang"
"kamu merindukanku?"
"tentu saja"
"maaf aku terlambat, kamu pasti bosan nunggu aku"
"kamu tidak pernah terlambat sayang, kamu selalu datang di waktu yang tepat dalam hidupku"
"ayo kita turun"
"iyaa"
mereka bejalan sambil berpegangan tangan, ketika melihat Bik Sum, Marsya meminta bik sum melanjutkan pekerjaan nya dilantai atas dan hari libur mereka dibatalkan.
kedua ART itu tersenyum dan segera ke lantai dua
ketika di kamar Nando bertanya "apa itu?" kue ulang tahun untukku"
Marsya menganggukan kepalanya
__ADS_1
"tapi siapa yang sudah tiup lilinya?"
"akuu" ucap Marsya sedih
"terima kasih sayang, trus kado ku mana?"
"gak ada, aku belum beli, maaf"
"its oke, kamu bisa berikan kado lain yang aku mau nanti"
"apa itu?"
"nantiii aku akan minta langsung, tapi tidak sekarang, ooiya denis dan rossa belum pulang?"
"belum, aku sengaja meminta mama menjaga deni lagi, aku tidak mau dia melihat kalau kita bertengkar.."
"kenapa kamu fikir kita akan bertengkar?"
"sayang, soal semalam aku bisa jelaskan semuanya"
"tidak perlu, aku sudah mengerti maksudmu, karena aku yakin kamu akan berkorban hal yang sama demi aku kan?"
marsya menggahukan kepalanya "tentu saja, kamu suamiku aku akan berkorban apapun untuk mu"
Marsya menatap Nando dengan yakin "baiklah, bila kamu memintanya, aku akan bubarkan galery ku secepatnya lalu aku akan menjadi ibu rumah tangga saja"
"hahahahaa, tidak usah sayang, lakukan apapun yang kamu inginkan. kamu mau bekerja atau tidak, itu terserah padamu aku selalu mendukungmu"
"apa itu artinya larangan keluar rumah sudah di cabut?"
"yaa, semua kembali seperti sebelum nya"
"terima kasih sayangku"
"oohh iyaa satu lagi, aku sudah bereskan masalah di hotel, semua menunggu kamu untuk berdamai, kamu mau memaafkan mereka kan?"
"tentu saja sayang, malahan aku berencana meminta maaf duluan bila mereka masih marah padaku, aku tidak mau fikirannmu terpecah antara keluarga dan rumah tangga"
"istirku yang baikkk" Nando pun memeluk Marsya eraat..
"suamiku lebih baik lagi, sayangku sudah makan?" bertanya sambil menguap
"sudah, kamu ngantuk?"
__ADS_1
"hmmm, semalaman aku tidak tidur menuggumu"
"kenapa gak tidur dari tadi, malah sibuk beresin rumah"
"aku beresin rumah karena gak bisa tidur"
"yaudah sekarang kita tidur aja yuukk.."
"hmmmm, aku ambilkan baju gantimu dulu"
Marsya masuk ke walk in closetnya, sementara Nando menghubungi Doni, meminta disiapkan tempat dihotel karena nanti malam dia akan membawa Marsya ke sana untuk berdamai bersama semuanya.
"sayang kamu telepon siapa?ini bajumu"
"Doni" sambil berganti baju dan meletakan baju bekas pakainya sembarangan
Biasanya Marsya akan bergegas mengambil dan meletakan ke tempat cucian tapi kali ini dia hanya melihat malas dan malah naik ke tempat tidur
setelah selesai Nando pun ikut naik ke tempat tidur dan menepuk dada nya agar Marsya tidur di situ
"sayaang, aku ngantuk banget, apa boleh siang ini kita tidur pakai baju aja?"
Nando tersenyum, dasar penurut batinnya...dia mengecup kening istrinya lalu berkata "Buka semuanya"
"aaahh kenapa sih kamu gak fleksibel banget, okee tapi kita hanya tidurr, gak lebihhh" langsung bangun dan melepas semua pakaian nya "aaah percuma aja aku ambilkan kamu baju tadi, kamu juga buka semuanya"
"okee kalo itu maumu, tapi gimana kalo ada yang bangun kalau aku buka baju" sambil melepas kembali pakaian yang baru dikenakannya dan lagi lagi melempar sembarangan
"saayaaaangg, aku ngantukkkk"
"hahahahahaha, oke2 kita tidur aja sini pelukan lagi"
"okeehh"......
dan tak butuh waktu lama, Marsya pun langsung terlelap.
kalau kamu sengantuk itu, ngapain tadi panas2an ngejemur baju...huuh sayangkuuu
dan Nandopun ikut terlelap sambil memeluk istri ya.
.............
semudah ituu mereka berdamai
__ADS_1
..........