
Lelaahh...setelah berlarian dan saling dorong, akhirnya para lelaki itu kelelahan dan duduk di tepi kolam, mereka tertawa dan saling meledek cara mereka jatuh ke kolam tadi.
Inilah kekompakan keluarga Alsyech yang sesungguhnya, sebenarnya semua memiliki sifat jahil dan konyol dengan caranya masing2, tidak ada perbedaan mengenai siapa paling sukses atau siapa yg gagal, semua berbaur menjadi satu seperti anak anak yang bermain tanpa beban.
Namun bagi Marsya yang baru bergabung dengan keluarga itu, kata ceplas ceplos dari keluarga, menjadi terlalu kasar untuk nya. Sepertinya Marsya harus banyak belajar untuk tidak terlalu baper saat sedang berkumpul, atau keluarga besar Alsyech yang harus belajar untuk menjaga hati orang lain
Entahlaah....siapa yang salah dalam kasus Marsya dan Eliza yang pasti saat ini mereka sudah berdamai, dan semoga kedepan nya tidak ada lagi perselisihan yang terjadi dalam keluarga besar itu.
tiba tiba sepupu lelaki termuda, Ilham berdiri lalu berkata....."gengss....sekarang waktunya tangkap para wanitaa"
"yeaaaaayyyy" semua berdiri dan langsung memburu para istri dan saudara wanitanya...
"heeeiiii....ini gak ada dalam rencana kitaaa, awass yaa kalo berani" bentak kak Nisya marahh
Namun sekuat apapun mereka menghindar, tetap saja mereka tertangkap dan terjun bersama, bahkan ada yang memilih terjun sendiri dengan suka rela, percuma buang tenaga berlari, toh akhirnya akan jatuh juga.
Marsya yang mulai bisa tertawa, memperhatikan dan mulai menikmati aksi kejar kejaran mereka tak luput dari incaran para lelaki jahil itu...
"tinggal kak Marsya, ayoo tangkap dia"
apaahh, ternyata aku kena juga...aaah gimana ini
Nando yang berada di tengah kolam berenang pun tahu bahwa istrinya mulai jadi incaran, dan diapun berteriaakk "Para lelaki, dilarang menyentuh istriku!!!"
teriakan nya sontak membuat semua berhenti dan fokus pada Nando lalu semua bersoraakk "HUUUUUHhhhhhhhhhh"
"Nandoo gak asikkk!!!!"
"huuhhhhhhhh"
Nando hanya mengangkat sebelah alis nya saja, merasa tidak bersalah sama sekali dengan larangan nya itu tapi Nazwa dan Kak Nisya yang baru berhasil naik dari kolam berenang berkata "kalau kami?? kami kan bukan lelaki, jadi bisa kan?"
"oohhh siaalll, Marsyaaa lariiiiiiii"
"ayo girl, tangkap Marsya"
__ADS_1
"ayoooo"
"haaahh, gimanaa inii, Sayaaaaaanggg Tolong AKU......." Marsya pun secepat kilatt berlari ke dalam Ballroom
kerjar2an antar wanita berlanjut di dalam ruang Ballroom, para tetua yang menyaksikan hanya tertawa tidak mau ikut campur urusan anak mereka yang satu ini.
Hingga Marsya pun tersudut di ujung ruangan yang besar itu
"ayolah Marsya, ini menyenangkann"
"akuu sedang pengan barang2nya Nando, aku gak boleh kebasahan" sambil menyodorkan hp, dompet dan milik Nando
"aahh, letakan saja sembarangan lagi pula siapa yang berani mencuri di area ini"
"gak bisa, ini milik suamiku"
Kak nisya memberi aba2 pada salah satu bodyguard yang ada di dekat mereka untuk mendekat "kamu titip sama dia"
dia kan bodyguard mertuaku, heii kamu penghianat harusnya kamu bela aku, aahh tapi yang nyuruh juga kakak iparku...percuma
"sudah kalian hentikann" ucap Nando di belakang mereka
"aaahh pahlawan nya datang lagii, gak asikkkk" ujar Nazwa kecewa
Nando mendekat, lalu meminta barang2 yang dipengang Marsya dan menyerahkan pada Bodyguard yang masih setia menunggu.
"sayaang, aku gak mau masuk kekolam" Marsya memelas
"mereka gak akan berhenti sampai kamu basah"
"tapi aku gak bisa berenang"
Nando tersenyum "kamu percaya padaku kan?"
Marsya menggangukkan kepalanya, lalu Nando mulai menggendong nya ke depan pangkuannya, dan berjalan keluar diikuti para wanita yang masih penasaran ingin melempar Marsya ke kolam berenang.
__ADS_1
heii sayang, kenapa kita keluar lagi, kamu beneran mau lempar aku ke kolam? haahh, aku kan udah bilang aku gak bisa berenang
Marsya langsung mengikatkan kedua tangannya ke leher Nando, pasrah mungkin kalau tenggelam setidaknya mereka masih punya hati bisa memanggil ambulance kemari, begitu fikirnya
begitu tiba di samping kolam, semua berteriak "lempar, lemparr, lempaarr"
Lalu, Byuuuuurrrr.............
ternyata Marsya tidak dilempar begitu saja, Nando justru membawa nya terjun bersama ke tengah kolam, lalu Nando langsung memegang pinggang Marsya dan membantu istrinya itu untuk berdiri sempurna
kedalamannya hanya sebatas bahuku ternyata
Marsya langsung tersadar dr terkejutnya itu lalu memukul2 dada Nando dengan kesal,
"jadi ini maksudnya percaya padamu, kita bunuh diri bersama gitu, iiissshhhh"
Nando hanya tersenyum melihat kekesalan istrinya itu sambil bergumam
tahan Nando, tahaannn
"kenapa diam aja, nyebelinnn, kamu nyebelinn" masih dengan Marah nya lalu berteriak "aahhh ternyata segar jugaa " Marsya pun tertawa senang, dan melompat lompat kegirangan
tahan Nando, tahann...
mantra itu terus saja diucapkan Nando sambil memperhatikan tingkah istrinya didalam air
aaahhh sialann, kamu terlalu menggemaskan
lalu Nando menarik lengan istriny yang mulai berjalan menjauh, ia lalu melingkarkan sebelah tangannya kepinggang dan satu tangan lagi menyentuh dagu lalu mencium bibir nya....
Nando mencium lembut bibir Marsya didepan semua mata yang hadir disitu, bahkan di depan kedua orang tuanya...
Marsya sudah berusaha mengingatkan, Namun tidak berhasil, suaminya terlalu sibuk dengan gairahnya sendiri malah ciumannya semakin menjadi ditengah tepuk tangan keluarga yang menyaksikan ciuman mereka..
"wooiii, kekamar sana!!!"
__ADS_1
....................